Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Yandri Susanto: Desa Bisa Swasembada dari A sampai Z, Jangan Jadi Penonton!

Yandri Susanto: Desa Bisa Swasembada dari A sampai Z, Jangan Jadi Penonton!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa-desa di Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pusat ketahanan pangan sekaligus kekuatan ekonomi mandiri, jika dikelola secara tepat dan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dalam acara Sharing Knowledge bertema Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa (10/6), Yandri menyampaikan pentingnya pemanfaatan Desa secara tematik. Ia menyarankan agar desa menanam atau mengembangkan komoditas unggulan sesuai kondisi lokal.

“Kalau bagus di padi, tanam padi. Kalau cocok jagung, ya tanam jagung. Tapi kalau unggul ayam petelur, silakan kembangkan itu. Jangan dipaksakan seragam, karena tiap desa punya kekuatan unik,” jelas Yandri.

Kebijakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto soal penguatan ketahanan pangan nasional. Yandri bahkan menyebut potensi desa bisa menjadi penyuplai utama bahan baku untuk program makan bergizi gratis yang kini sedang digalakkan pemerintah.

“Masak makanan bergizi, tapi berasnya dari luar desa, ikannya dari luar, cabai juga dari luar? Padahal uang yang berputar dari program itu besar. Harusnya desa bisa jadi pelaku utama, bukan cuma penonton,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai jembatan ekonomi desa. Koperasi ini bisa menjadi pihak yang menghimpun, membeli, dan menjual hasil produksi desa, menciptakan ekosistem ekonomi dari hulu ke hilir.

Sebagai contoh inspiratif, Yandri mengangkat praktik Desa Cibiru Wetan, Bandung, Jawa Barat yang memanfaatkan limbah rumah tangga untuk budidaya maggot. Maggot tersebut diberikan ke ayam petelur, yang kemudian menghasilkan telur sebagai sumber protein. Semua proses berlangsung di desa tanpa ketergantungan dari luar.

“Dari sampah, jadi maggot, jadi telur, jadi sumber gizi. Ini siklus ekonomi dan pangan yang ideal. Bahkan bisa jadi contoh nasional,” katanya.

Contoh lain datang dari sebuah desa di Gianyar, Bali, yang dulu gersang, kini berubah menjadi hijau dan produktif berkat inovasi masyarakatnya. Yandri mengajak seluruh desa untuk memaksimalkan potensi lokal dengan cerdas, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Panas makin gampang, hujan makin tak tentu. Desa harus inovatif, jangan pasif. Kita butuh kecerdasan lokal yang diangkat jadi kekuatan nasional,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumno FORMACI dalam sebuah pertemuan

    Forum Studi sebagai “College”

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Oleh : Zezen Zaenal Mutaqin* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Fakultas Studi Islam UIII baru saja kedatangan seorang peneliti tamu (research fellow) yang akan tinggal di Depok selama dua bulan. Ia lulusan Oxford dan sekarang bekerja di Muslim College, Cambridge. Ia adalah peneliti dan penulis biografi Imam Bukhari. Asalnya dari Mesir. Dalam obrolan ringan di pantry Fakultas, […]

  • migrasi Cegah Eks Jampidsus Bepergian ke Luar Negeri usai Jadi Tersangka

    migrasi Cegah Eks Jampidsus Bepergian ke Luar Negeri usai Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menjatuhkan tindakan pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) berinisial FA setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Selain FA, Ditjen Imigrasi juga memberlakukan pencegahan ke luar negeri terhadap […]

  • Ariza Patria (Mantan Wakil Gubernur Jakarta)

    Ariza Patria Digadang-Gadang Jadi Ketua Timses RK-Suswono

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Wakil Gubernur Jakarta, Ariza Patria, digadang-gadang akan menjadi Ketua Tim Sukses pasangan calon kepala daerah untuk Provinsi Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono. Munculnya nama Ariza Patria ini disampaikan Ridwal Kamil di kediaman resmi Sutiyoso, di kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (12/9/24). Menurut RK, ada dinamika di dalam timnya yang itu tidaklah […]

  • Bahlil Lahadalia, Sari Yuliati dan Sarmuji beserta jajaran pengurus DPP Partai Golkar dalam acara Senam Partai di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (16/11) menyambut HUT ke-60 Partai Golkar.

    Bahlil Instruksikan Golkar Kepung DKI untuk RIDO

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen penuh partainya dalam mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) di Pilkada DKI Jakarta 2024. Ia bahkan menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan untuk “mengepung DKI” demi memenangkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut. “Khusus untuk DKI Jakarta, saya perintahkan seluruh kader untuk mengepung wilayah ini dan memastikan […]

  • M.Romahurmuzy alias Romy

    PPP Dituding Jadi “Dagangan Politik” Rommy, Kader Jakarta Timur Meledak: Malu Rasanya!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Manuver politik M. Romahurmuziy (Rommy) menjelang Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menuai kontroversi. Kali ini, Ketua DPC PPP Jakarta Timur, Ahmad Rifa’i, angkat bicara dengan nada tajam menyebut Rommy telah merusak marwah partai dan memperlakukan PPP layaknya barang dagangan komoditi politik. “Malu rasanya mendengar PPP didagangin Rommy. Seolah-olah Partai Ulama […]

  • DPR Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak Tegas

    DPR Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna menilai meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tidak bisa semata-mata dianggap sebagai bencana alam akibat kemarau panjang dan fenomena El Niño. Menurutnya, ancaman karhutla telah diperingatkan sejak awal tahun, tetapi belum diikuti langkah pencegahan yang disiplin, terukur, dan mengikat hingga ke pemerintah […]

expand_less