Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » UI Tak Temukan Plagiarisme Disertasi Bahlil, Harkristuti: Sanksi Berdasarkan Etika Akademik

UI Tak Temukan Plagiarisme Disertasi Bahlil, Harkristuti: Sanksi Berdasarkan Etika Akademik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Harkristuti Harkrisnowo, menegaskan bahwa dalam kasus dugaan pelanggaran akademik yang tengah menjadi sorotan, pihaknya tidak menemukan adanya plagiarisme dalam disertasi Menteri ESDM dan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikannya dalam siaran podcast Akbar Faizal Uncensored pada Kamis (13/3/2025).

“Memang kami tidak menemukan ada plagiarisme di situ. Jadi, itu sebabnya datanya diambil kembali, karena kita melihat bahwa data itu tidak diambil sesuai dengan prosedur yang benar, tanpa informed consent,” ujar Harkristuti.

Ia juga membandingkan kasus ini dengan pencabutan gelar di Universitas Airlangga (Unair), yang terjadi karena unsur plagiarisme lebih dari 30 persen.

“Kalau di Unair dicabut gelarnya karena ada plagiarisme yang lebih dari 30 persen. Nah, kalau ini tidak. Kemarin itu, kira-kira 13 persen. Jadi, tidak ada alasan berdasarkan plagiarisme untuk mencabut gelarnya,” jelasnya.

Meski tidak ada unsur plagiarisme yang signifikan, Harkristuti menegaskan bahwa kasus ini ditelaah berdasarkan ketentuan etika akademik yang tertuang dalam Peraturan Rektor UI Nomor 4 dan 5 Tahun 2024.

“Di dalam peraturan itu disebutkan mengenai perbuatan yang bisa dikategorikan sebagai pelanggaran ringan, sedang, dan berat, beserta sanksinya. Jadi, kami mengambil ketentuan berdasarkan peraturan tersebut,” kata Harkristuti.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembahasan kasus ini di UI tidak hanya berfokus pada aspek etika akademik, tetapi juga mempertimbangkan aspek lain dalam penyusunan disertasi.

“Dalam rapat empat organ UI, diskusi cukup panjang karena yang dibicarakan bukan hanya masalah etik saja. Misalnya, status, peran, dan kedudukan mahasiswa dalam penyusunan disertasi juga menjadi bahan diskusi kami,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan untuk meminta Bahlil Lahadalia mengambil kembali data di lapangan merupakan langkah yang lebih tepat dibandingkan dengan langsung membatalkan gelar yang belum secara resmi diperoleh.

“Apabila kita mencabut gelar, padahal secara akademis gelar itu belum diperoleh, tentu ada ketidakadilan. Itu sebabnya kami meminta yang bersangkutan untuk mengambil kembali data di lapangan supaya bisa dianalisis dengan baik dan diajukan novelty dalam disertasinya,” tuturnya.

Harkristuti juga menekankan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan kualitas disertasi tetap setara dengan standar akademik di UI dan menghindari perlakuan diskriminatif terhadap mahasiswa lain.

“Kami berharap disertasinya memiliki kualitas yang setara dengan disertasi lain di UI, sehingga tidak ada aksi yang diskriminatif terhadap mahasiswa lain,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anas Urbaningrum dalam acara HUT PKN di Menteng Jakarta

    Anas Urbaningrum Serukan Pemerintahan Produktif Demi Rakyat di HUT ke-3 PKN

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menegaskan pentingnya pemerintahan yang produktif dan pro-rakyat dalam peringatan HUT ke-3 PKN yang bertema “Pemerintahan yang Efektif dan Perbaikan Hidup Rakyat bagi Kebangkitan Nusantara.” Peringatan ini digelar di Menteng, Jakarta Pusat, dan turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Nasional PKN. Acara HUT ini juga diisi […]

  • Menyingkap “Ekonomi Bayangan” Jakarta: Menakar Bocoran Pajak THM, Realitas Sosial Pekerja Malam, dan Cengkeraman Narkoba Menuju Kota Global 5 Abad

    Menyingkap “Ekonomi Bayangan” Jakarta: Menakar Bocoran Pajak THM, Realitas Sosial Pekerja Malam, dan Cengkeraman Narkoba Menuju Kota Global 5 Abad

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Zaki – Ketua Umum Solidaritas Masyarakat Untuk Keadilan (SMUK), dan Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI) Jakarta sedang bersiap merayakan usianya yang ke-500 tahun (5 abad). Di tengah transisi statusnya dari Ibu Kota Negara menjadi Kota Global (DKJ), megapolitan ini terus berbenah memoles wajahnya. Namun, di balik gedung-gedung pencakar langit dan gemerlap lampu kota, […]

  • Kader Muda Partai Golkar yang juga Mantan Ketua Umum PP GMKI Periode 2020-2024, Jefri Gultom. Sumber foto : AMPI Media Centre.

    Jefri Gultom: AMPI Harus Jadi Barometer Gerakan Kaum Muda Partai Golkar

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH, CUPLIKAN.CO.ID – Kader muda Partai Golkar, Jefri Gultom, menyambut hangat agenda silaturahmi dan roadshow Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) ke tiga provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur pada 2–6 Agustus 2025. Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI (2020–2024) itu menilai roadshow ini […]

  • Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Jakarta, Kamis (24/7/2025) menyatakan bahwa pemindahan data pribadi lintas negara diperbolehkan untuk kepentingan yang sah, terbatas, dan dapat dibenarkan secara hukum. (Foto: Dok Kemkomdigi)

    Pemerintah Pastikan Transfer Data Pribadi ke AS Tak Bebas

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan digital dengan Amerika Serikat tidak berarti membuka keran penyerahan data pribadi warga negara secara bebas. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyusul pengumuman resmi Gedung Putih pada 22 Juli 2025 yang menyebutkan dimulainya finalisasi perjanjian tersebut. Isu perlindungan data pribadi kembali […]

  • Paus terpilih Leo XIV, Kardinal Robert F. Prevost dari Amerika Serikat, muncul di balkon Basilika Santo Petrus di Vatikan, 8 Mei 2025. Sumber foto : REUTERS/Claudia Greco.

    Robert Prevost, Paus Pertama dari Ordo Agustinus Amerika

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus Leo XIV, menjadi Paus ke-267 dalam sejarah Gereja Katolik sekaligus Paus pertama dari Ordo Agustinus. Ia juga merupakan Paus kedua dari benua Amerika, setelah Paus Fransiskus dari Argentina. Namun berbeda dengan pendahulunya, Paus Leo XIV berasal dari Amerika Utara, tepatnya Chicago, Amerika Serikat. Latar […]

  • Mojtaba Khamenei, putra kedua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengunjungi kantor Hizbullah di Tehran, Iran, pada 1 Oktober 2024. Foto dari Kantor Pemimpin Tertinggi Iran/WANA (West Asia News Agency). Disiarkan melalui REUTERS

    Peta Suksesi Iran Memanas, Mojtaba dan Hassan Khomeini Menguat

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pertarungan internal di jantung kekuasaan Iran kini mengemuka, seiring akselerasi rencana suksesi Ayatollah Ali Khamenei yang sudah berusia 86 tahun. Konflik bersenjata dengan Israel dan ancaman pembunuhan terhadap Khamenei turut mempercepat pembentukan struktur suksesi yang selama ini bersifat rahasia dan sangat tertutup. Menurut laporan Reuters, sebuah komite tiga orang ulama senior—yang dibentuk […]

expand_less