Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Neng Eem Soroti Penolakan Rumah Sakit yang Tewaskan Ibu di Jayapura

Neng Eem Soroti Penolakan Rumah Sakit yang Tewaskan Ibu di Jayapura

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, menyampaikan keprihatinannya atas meninggalnya seorang ibu bernama Irene Sokoy dan bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua. Ia menilai peristiwa tragis tersebut mencerminkan masih buruknya kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama di kawasan timur.

“Kami berduka atas meninggalnya seorang ibu dan bayinya yang ditolak empat rumah sakit di Jayapura. Peristiwa ini menjadi cermin retaknya pelayanan kesehatan, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kami berharap kasus ini diusut tuntas untuk menemukan akar masalah dan mencegah kejadian serupa,” ujar Neng Eem di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Kasus bermula ketika Irene dibawa ke RS Yowari pada Ahad (16/11) siang dalam kondisi pembukaan enam dan ketuban pecah. Proses persalinan tidak dapat dilakukan karena ukuran bayi terlalu besar sehingga diperlukan rujukan segera. Namun, surat rujukan baru diterbitkan pada Senin (17/11) pukul 01.22 WIT.

Pasien kemudian dirujuk ke RS Dian Harapan dan RS Abe, namun keduanya menolak dengan alasan ruang perawatan penuh dan fasilitas sedang direnovasi. Upaya berikutnya dilakukan ke RS Bhayangkara, tetapi rumah sakit menolak karena keluarga tidak mampu membayar uang muka sebesar Rp4 juta. Irene akhirnya dibawa ke RSUD Dok II Jayapura, namun meninggal dalam perjalanan sekitar pukul 05.00 WIT.

“Kasus ini membuka mata bahwa kepedulian dan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil masih sangat rendah. Dalam kondisi darurat, seharusnya korban segera mendapat tindakan medis, bukan mengalami penolakan berulang saat berjuang menyelamatkan nyawanya,” tegas Neng Eem.

Ia meminta pemerintah memastikan pemerataan pelayanan kesehatan tanpa kesenjangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan memadai, tenaga medis spesialis, dan prosedur layanan kegawatdaruratan yang sederhana.

“Ini momentum bagi pemerintah untuk memastikan tidak ada lagi daerah yang tertinggal dalam pelayanan kesehatan. Semua warga Indonesia berhak mendapatkan layanan tanpa kesenjangan dan tanpa penolakan. Jangan biarkan kasus seperti ini terulang,” ujarnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan Rusia

    Ukraina Hadapi Krisis Listrik Akibat Serangan Rusia

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KYIV, CUPLIKAN.CO.ID – Pasokan listrik Ukraina terancam menghadapi kekurangan besar di musim dingin, setelah serangan Rusia yang berulang kali menghantam sektor energi negara tersebut, termasuk wilayah Sumy, pada Kamis. Serangan ini memperparah krisis energi yang telah mengganggu kehidupan jutaan warga sipil. Badan Energi Internasional dalam laporan terbarunya memperkirakan bahwa pasokan listrik Ukraina pada bulan-bulan musim […]

  • Seminar Kebangsaan Golkar

    Seminar Kebangsaan Golkar, Bamsoet Serukan Rekonsiliasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyampaikan pesan penting tentang pentingnya rekonsiliasi antar anak bangsa pada Seminar Kebangsaan HUT ke-60 Fraksi Partai Golkar MPR RI, Selasa (24/9/2024). Menurutnya, setiap presiden yang pernah memimpin Indonesia memiliki warisan masing-masing yang patut dihormati, tanpa terkecuali. Bamsoet menekankan bahwa sejak era Presiden Soekarno hingga Presiden […]

  • PT Bhakti Unggul Teknovasi saat menyelenggarakan kegiatan Workshop Cybersecurity Essentials: “Protecting Personal and Organizational Data” yang berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang pada Rabu (4/9/2024) lalu.

    Jasa Penetration Testing dan Manfaatnya untuk Keamanan Data Perusahaan

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam era digital yang serba terhubung, keamanan data menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan. Salah satu cara paling efektif untuk memastikan keamanan sistem adalah melalui jasa penetration testing. Penetration testing atau uji penetrasi adalah proses simulasi serangan terhadap sistem komputer, aplikasi, atau jaringan untuk mengidentifikasi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak […]

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, saat menyampaikan pemaparan dalam Webinar Refleksi Akhir Tahun bertema "Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas" yang diadakan oleh Universitas Insan Cita Indonesia pada Senin (30/12/2024).

    Menteri Wihaji: Ketahanan Keluarga Kunci Masa Depan Indonesia Emas

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam Webinar Refleksi Akhir Tahun bertajuk “Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas”, yang diselenggarakan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada Senin (30/12/2024), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai langkah strategis menghadapi tantangan masa depan. “Institusi keluarga adalah fondasi paling dasar yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Investasi […]

  • DPR: Kepemimpinan Baru BGN Harus Perkuat Tata Kelola Berbasis Kelembagaan

    DPR: Kepemimpinan Baru BGN Harus Perkuat Tata Kelola Berbasis Kelembagaan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN) didorong untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang telah diterbitkan BGN merupakan produk institusi, sehingga pertanggungjawabannya harus melekat pada lembaga, bukan pada individu yang memimpin. Pandangan tersebut disampaikan Zainul […]

  • KNPI Goes to Campus

    KNPI Goes to Campus: Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID  – Dalam rangka mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meluncurkan program Goes to Campus. Kegiatan ini dimulai di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta Timur, Kamis (21/11/2024), sebagai bagian dari safari pembangunan optimisme pemuda. Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen […]

expand_less