Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pemira Ajak Pemuda Non-Partisan Bermigrasi ke Partai Politik, Konsolidasi Nasional Digelar 8 Oktober

Pemira Ajak Pemuda Non-Partisan Bermigrasi ke Partai Politik, Konsolidasi Nasional Digelar 8 Oktober

  • account_circle YRI
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemuda Mahasiswa Indonesia Raya (Pemira) akan menggelar konsolidasi nasional yang melibatkan 88 entitas pemuda dari berbagai latar belakang profesi, agama, dan golongan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat, pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Koordinator Pemira Bintang Wahyu Saputra mengatakan, forum tersebut akan membahas draf manifesto pemuda menuju Indonesia 2045. Setelah itu, Pemira akan mengajak anak muda yang selama ini non-partisan untuk terjun ke partai politik.

“Kita akan mengajak anak-anak muda non partisan menjadi partisan,” ujar Bintang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).

Bintang menjelaskan, migrasi besar-besaran yang dimaksud akan diarahkan ke partai yang dinilai berpihak pada rakyat dan kepentingan pemuda, serta sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda. Namun, ia belum menyebut partai tertentu yang akan dituju. Penentuan, menurutnya, akan dilihat setelah konsolidasi pada 8 Oktober.

Sebanyak 88 entitas yang diundang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mewakili kelompok, organisasi, organisasi kepemudaan (OKP), aktivis, hingga komunitas, termasuk selebgram dari komunitas e-sport.

Pertemuan di TIM ini merupakan langkah awal menuju agenda puncak bertajuk “Konsolidasi Kekuatan Aktivis, Pemuda, Mahasiswa, Lintas Profesi, Agama, dan Golongan Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka menyambut peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.

Pemira memaknai Sumpah Pemuda 1928 sebagai lompatan kesadaran ketika generasi terdahulu mampu melampaui sekat identitas demi satu identitas kebangsaan. Menjelang satu abad peristiwa tersebut, Bintang menyebut tantangan generasi muda kini telah bergeser, dari merebut kemerdekaan menjadi mengisi kemerdekaan. Hal itu mencakup penegakan kedaulatan di bidang pangan, energi, teknologi, industri, dan data, serta pembangunan keadilan sosial.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi ini tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan organisasi maupun pandangan. Tujuannya adalah merumuskan titik temu perjuangan demi agenda kebangsaan yang lebih besar di atas kepentingan sektoral.

Pemira juga menyoroti sejumlah tantangan yang dinilai mendesak untuk disikapi generasi muda, yakni polarisasi sosial akibat politik identitas, kesenjangan ekonomi yang melebar, serta maraknya disinformasi di era digital. Selain itu, ketergantungan pada penguasaan teknologi asing dan krisis lingkungan turut menjadi perhatian. Menurut Bintang, kondisi tersebut menuntut pemuda untuk tidak lagi menjadi penonton pasif.

Dihadiri Tokoh Lintas Elemen

Pertemuan di TIM dihadiri sejumlah tokoh pemuda lintas organisasi, antara lain:

  • Bintang Wahyu Saputra, Ketua Umum PB Serikat Mahasiswa Muslimin periode 2018–2026
  • I Wayan Darmawan, Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia periode 2023–2025
  • Muhammad Natsir Sahib, Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Santri
  • Muzammil Ikhsan, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia periode 2025/2026
  • Muh Ageng Dendy, Sekjen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia periode 2019–2025
  • Ravindra, Sekjen Himpunan Mahasiswa Budhis Indonesia periode 2021–2024
  • Zaki Nugraha, Sekjen Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah periode 2021–2023
  • Arven Marta, Ketua PB HMI periode 2022–2024
  • Rizky dari Pemuda Muslimin Indonesia
  • Yaumal Akbar, alumni Pelajar Islam periode 2021–2023
  • Ignatius Arie Titahelu dari Pemuda Katolik

Menurut Bintang, kehadiran para tokoh lintas elemen tersebut menunjukkan soliditas barisan pemuda yang siap mengawal arah masa depan bangsa.

 

  • Penulis: YRI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua MPR RI sekaligus Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kiri)

    Sekjen Gerindra : Prabowo Titip Pesan Spesial untuk Megawati Lewat Dasco!

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI yang juga Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, akhirnya buka suara soal pertemuan politik yang menyita perhatian: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Mensesneg Prasetyo Hadi mendatangi kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Di balik kunjungan tersebut, rupanya terselip pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. “Pesan dari Pak […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono

    Riyono Tegaskan Komitmen Dampingi Petani Ponorogo Secara Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para petani di Kabupaten Ponorogo. Hal ini disampaikannya saat menyalurkan benih padi varietas Inpari 32 yang dibagikan kepada kelompok tani di 15 kecamatan se-Ponorogo, Senin (3/11/2025). Riyono menekankan bahwa dukungan terhadap petani tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan fisik […]

  • Nadiem Makarim.

    Nadiem Bongkar Fakta Mengejutkan! Jaksa Ternyata Awasi Proyek Chromebook!

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Skandal dugaan korupsi pengadaan 1,1 juta unit laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menjadi sorotan. Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, akhirnya angkat bicara, menyebut bahwa proyek raksasa tersebut sejak awal dikawal oleh dua lembaga negara: BPKP dan Jamdatun Kejagung. Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta Selatan, Selasa […]

  • Peluncuran dan Bedah Buku “Kyai Faqih Maskumambang: Peradaban Santri dan Altar Kebangsaan”, yang digelar di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

    Menulis Sejarah Ulama, Meneguhkan Identitas Islam Kebangsaan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Langkah pemerintah melalui Bappenas dalam menulis dan menerbitkan biografi para ulama, seperti Kyai Faqih Maskumambang, menuai apresiasi dari kalangan pesantren dan tokoh agama. Tak sekadar pengakuan terhadap kontribusi ulama dalam sejarah bangsa, inisiatif ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat jati diri kebangsaan yang berbasis nilai-nilai Islam Nusantara. Hal ini mengemuka dalam […]

  • Direktur Lokataru, Delpedro Marhaen

    Delpedro Marhaen Tulis Surat Dari Tahanan, Tegaskan Perlawanan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Lokataru, Delpedro Marhaen, menulis sebuah surat dari balik tahanan Polda Metro Jaya setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penghasutan. Surat itu dititipkan kepada tim Pedeoproject dan disebarkan luas melalui media sosial, Rabu (3/9). Dalam suratnya, Pedro mengaku telah menjalani pemeriksaan selama 24 jam dengan 98 pertanyaan usai ditangkap pada […]

  • Salah Satu Kilang Minyak Iran

    AS: Pertimbangkan Serangan ke Fasilitas Minyak Iran Setelah Serangan Misil ke Israel

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JERUSALEM, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden AS Joe Biden mengatakan pihaknya sedang mendiskusikan kemungkinan serangan terhadap fasilitas minyak Iran sebagai balasan atas serangan misil Teheran ke Israel. Sementara itu, militer Israel melancarkan serangan udara baru di Beirut dalam upayanya melawan kelompok bersenjata Hizbullah yang berbasis di Lebanon. Ketika Israel mempertimbangkan opsi-opsinya setelah Iran, musuh bebuyutannya, melancarkan serangan […]

expand_less