Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Serangan Israel Picu Kekhawatiran Kontaminasi Nuklir di Iran

Serangan Israel Picu Kekhawatiran Kontaminasi Nuklir di Iran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran memicu kekhawatiran komunitas internasional, lembaga pengawas energi atom, serta para ahli mengenai potensi kontaminasi radioaktif dan kimia.

Pada Senin (16/06), Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menyatakan terdapat kemungkinan terjadinya kontaminasi dari instalasi nuklir Natanz yang rusak akibat serangan. Natanz merupakan pusat utama program nuklir Iran.

Sementara itu, para pemimpin kawasan dan dunia memperingatkan bahwa serangan militer Israel, yang dimulai sejak Jumat lalu, berisiko semakin mendestabilisasi kawasan dan meningkatkan potensi konfrontasi nuklir.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi tersebut. Ia menegaskan, meski Uni Eropa menolak kepemilikan senjata nuklir oleh Iran, jalan diplomasi — bukan aksi militer — harus dikedepankan.

Langkah Netanyahu, yang telah lama menyerukan penghentian program nuklir Iran melalui kekuatan militer, dilakukan di tengah berlangsungnya perundingan antara Washington dan Teheran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah keterlibatan dalam serangan, tetapi kembali menegaskan bahwa negaranya tidak akan membiarkan Iran memperoleh senjata nuklir. Iran sendiri menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk keperluan sipil.

IAEA: Risiko Radiasi dan Gas Kimia Sangat Nyata

Dalam sesi darurat Dewan Gubernur IAEA di Wina, Grossi menyampaikan bahwa tingkat radiasi di luar instalasi Natanz dan Isfahan – dua lokasi yang menjadi target serangan Israel – sejauh ini masih normal. Namun, ia memperingatkan bahwa eskalasi militer dapat meningkatkan risiko pelepasan zat radioaktif.

Grossi juga mengungkapkan bahwa serangan tersebut telah menghancurkan bagian atas fasilitas Natanz. Meski fasilitas utama pengayaan uranium di bawah tanah tidak terkena langsung, sistem kelistrikannya padam akibat serangan, yang kemungkinan dapat merusak sentrifugal pengayaan uranium.

Gas uranium heksafluorida yang digunakan dalam sentrifugal sangat volatil dan korosif — mampu membakar kulit dan berbahaya jika terhirup. Hingga kini belum diketahui apakah ada kebocoran akibat pemadaman listrik tersebut.

Grossi menegaskan pentingnya informasi teknis yang cepat dan berkala dari Iran agar IAEA dapat menilai kondisi secara akurat serta memberikan bantuan yang diperlukan. Tanpa informasi itu, IAEA tidak bisa menilai risiko terhadap penduduk dan lingkungan secara menyeluruh.

Serangan terhadap Fasilitas Nuklir: Bukan yang Pertama

Sepanjang sejarah, fasilitas nuklir sering menjadi sasaran serangan saat masih dalam tahap konstruksi, terutama di Timur Tengah. Contohnya, pada 1980 Iran menyerang reaktor Osirak milik Irak, yang kemudian dihancurkan Israel setahun kemudian. Amerika Serikat juga menyerang fasilitas itu dalam Operasi Desert Storm.

Israel juga pernah menyerang reaktor Suriah di Deir Az Zor pada 2007 yang dibangun Korea Utara, sementara kelompok separatis ETA di Spanyol pernah menyerang proyek PLTN Lemoiz pada akhir 1970-an.

Kasus lain terjadi di Prancis dan Afrika Selatan, namun semuanya dilakukan sebelum reaktor mulai beroperasi. Hingga saat ini, belum ada catatan serangan langsung terhadap instalasi nuklir operasional yang mengakibatkan pelepasan zat radioaktif secara besar-besaran.

Dunia Pernah Nyaris Menghadapi Insiden Nuklir

Kepala Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) Dan Smith, sebagaimana dilansir dari Al-Jazeera, menyebut bahwa ancaman terbesar justru berasal dari kesalahan perhitungan, bukan serangan terencana.

Ia mencontohkan insiden Petrov tahun 1983 ketika sistem peringatan dini Soviet keliru mendeteksi peluncuran rudal balistik AS. Seorang insinyur bernama Stanislav Petrov menolak meneruskan informasi itu ke atasannya dan berhasil mencegah kemungkinan perang nuklir besar.

Smith mengingatkan bahwa dalam situasi tekanan tinggi dan retorika bermusuhan, keputusan impulsif dapat berujung fatal. Menurutnya, risiko semacam ini bahkan lebih mengkhawatirkan dibanding serangan nuklir yang disengaja.

Perang Rusia-Ukraina dan Ancaman Nuklir Baru

Ancaman kontaminasi nuklir juga muncul dalam konflik Rusia-Ukraina. Pada Maret 2022, Rusia menguasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, pembangkit terbesar di Eropa. Ukraina melaporkan bahwa Rusia menempatkan pasukan bersenjata di sekitar reaktor dan menggunakan lokasi tersebut untuk meluncurkan serangan ke wilayah Nikopol, yang meningkatkan risiko serangan balasan yang bisa menghantam fasilitas nuklir.

Pada Agustus 2022, Energoatom – badan tenaga nuklir Ukraina – melaporkan bahwa serangan artileri Rusia telah merusak sistem nitrogen-oksigen di PLTN tersebut, sehingga memunculkan risiko kebocoran hidrogen dan penyebaran zat radioaktif.

IAEA kemudian turun tangan untuk memastikan seluruh reaktor dalam kondisi mati dan meredakan ketegangan di sekitar lokasi. Namun, fasilitas itu tetap memerlukan pasokan listrik dan air yang stabil untuk mendinginkan batang bahan bakar yang sudah digunakan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum DEPINAS SOKSI, Mukhamad Misbakhun

    SOKSI Bangga Putri Komarudin Masuk Bursa Menpora Prabowo

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Mukhamad Misbakhun, mengaku bangga dengan masuknya kader SOKSI yang juga Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, dalam bursa calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Namun, ia menegaskan bahwa penunjukan menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. “Kami bangga kalau itu memang […]

  • Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Kantor Presiden Jakarta, Senin (2/6/2025).

    Diskon Listrik Batal! Pemerintah Ubah Skema, Warga Kecewa

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Rencana pemberian diskon tarif listrik sebesar 50 persen untuk periode Juni–Juli 2025 resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah proses penganggaran dinilai tidak memungkinkan untuk dijalankan tepat waktu. “Kita sudah rapat dan memutuskan, karena penganggaran diskon listrik butuh waktu lebih lama, maka tidak bisa dijalankan di bulan Juni–Juli,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani […]

  • Nadiem Makarim Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

    Nadiem Makarim Ajukan Banding Usai Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id  – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding setelah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam perkara korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek. Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem kepada awak media usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tindak […]

  • Forum Halaqah Ulama di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Semarang, Sabtu (3/05)

    PPP Buka Peluang Figur Eksternal Pimpin Partai

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SEMARANG, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberi sinyal kuat akan terbuka terhadap kehadiran figur eksternal dalam kepemimpinan partai ke depan. Hal ini menjadi salah satu poin penting yang disepakati dalam Forum Halaqah Ulama dan Kader PPP yang digelar di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Semarang, Sabtu (3/5/2025). Dalam forum yang dihadiri para tokoh senior, pengurus […]

  • Selly Andriani Gantina

    Anggaran Pendidikan Keagamaan Hanya Rp36 Triliun, DPR Soroti Ketimpangan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Badan Legislasi DPR RI Fraksi PDIP, Selly Andriani Gantina, menyoroti minimnya alokasi anggaran untuk pendidikan keagamaan di Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Selly mengungkapkan bahwa dari total Rp86 triliun anggaran Kementerian Agama, hanya Rp36 triliun yang dialokasikan untuk sektor pendidikan. “Jumlah itu harus […]

  • Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat berpose bersama 60 tukang becak penerima zakat.

    Ra Hamid Bagikan Zakat Ramadan untuk 600 Abang Becak

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, atau yang akrab disapa Ra Hamid, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu. Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, sebanyak 600 abang becak di Bondowoso menerima zakat sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Acara yang berlangsung di halaman Pendopo Raden Bagus Assra, Selasa (18/3/2025), dipenuhi […]

expand_less