Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » KPK Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi Program MBG, Hormati Proses Hukum Kejagung

KPK Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi Program MBG, Hormati Proses Hukum Kejagung

  • account_circle DDY
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) lebih dahulu meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan sejumlah tersangka.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan lembaganya tidak akan melakukan aktivitas penyelidikan lanjutan selama proses hukum yang ditangani Kejagung masih berjalan.

“Saya kira kalau sudah ada upaya paksa atau segala macam, ya pasti kami untuk sementara waktu tidak perlu lakukan aktivitas lagi karena kan kami waktu itu tahapannya masih menyelidiki,” ujar Setyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Setyo, KPK menghormati proses hukum yang saat ini sedang berlangsung dan menaruh kepercayaan kepada Kejagung untuk menuntaskan perkara tersebut secara profesional.

“Kami percaya bahwa aparat penegak hukum melakukan tugasnya dengan semaksimal mungkin. Kita bisa melihat transparansinya, segala sesuatunya sudah dipublikasi dan itu bagian dari keterbukaan dalam proses penegakan hukum,” katanya.

Sebelum menghadiri rapat kerja di DPR RI, Setyo juga menegaskan bahwa KPK terus memantau perkembangan penanganan perkara yang dilakukan Kejagung. Ia tidak menutup kemungkinan adanya koordinasi antar lembaga apabila diperlukan di kemudian hari.

“Proses penyidikan sudah berjalan ya. Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Ya, sementara nanti kami lihat saja. Kalau memang perlu dikoordinasikan, ya dikoordinasikan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap KPK untuk menghindari tumpang tindih penanganan perkara sekaligus mendukung efektivitas proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG di BGN. Ketiganya adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya.

Dalam penyidikan yang dilakukan Kejagung, para tersangka diduga melakukan sejumlah penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Salah satu modus yang diungkap penyidik adalah penunjukan sejumlah yayasan yang diduga tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Yayasan-yayasan tersebut disebut memiliki keterkaitan dengan para tersangka dan diduga memberikan keuntungan kepada pihak tertentu.

Selain itu, Kejagung juga menduga adanya praktik penggelembungan harga (mark up) dalam sejumlah pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG. Dugaan penyimpangan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Sebelumnya, KPK mengakui sempat melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam program MBG di BGN. Informasi tersebut disampaikan KPK pada 8 Juni 2026, bertepatan dengan pengumuman penahanan mantan pimpinan BGN oleh Kejaksaan Agung.

Namun, dengan telah berjalannya proses penyidikan di Kejagung, KPK memilih untuk menghentikan sementara langkah penyelidikannya dan fokus memantau perkembangan kasus tersebut.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongres Advokat Indonesia

    Ketua MPR Bamsoet: Advokat Harus Jadi Solusi, Bukan Pemicu Masalah Hukum

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) masa bakti 2024-2029. Dalam sambutannya, Bamsoet menekankan pentingnya peran advokat dalam penegakan hukum dan keadilan. Ia menegaskan bahwa profesi advokat merupakan garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak individu dan menjamin setiap orang diperlakukan dengan adil di […]

  • Seorang pelayat bereaksi saat pemakaman tentara Israel Kapten Eitan Itzhak Oster, yang tewas dalam pertempuran di Lebanon, di tengah permusuhan antara Hezbollah dan Israel, di pemakaman militer Gunung Herzl di Yerusalem, 2 Oktober 2024. Sumber foto : REUTERS

    Delapan Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Lebanon Selatan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JERUSALEM, CUPLIKAN.CO.ID – Israel pada hari Rabu melaporkan bahwa delapan tentaranya tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan saat pasukan Israel memasuki wilayah utara tetangganya dalam kampanye melawan kelompok bersenjata Hezbollah. Kehilangan tersebut menjadi yang paling mematikan bagi militer Israel di front Lebanon dalam setahun terakhir setelah serangkaian bentrokan di daerah perbatasan antara Israel dan Hezbollah yang […]

  • KPU

    KPU Putuskan 16 Dokumen Capres-Cawapres Jadi Informasi Tertutup

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan 16 dokumen syarat pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) sebagai informasi yang dikecualikan atau tidak bisa diakses publik tanpa persetujuan pihak terkait. Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025 yang berlaku hingga lima tahun ke depan. Ketua KPU, Mochammad […]

  • Founder Jendela Pendidikan Nusantara (JPN) Julia Putri Noor saat foto bersama dengan siswa-siswi SMPN 18 Tangerang Selatan seusai Kegiatan Seminar dan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kenakalan Remaja : Bully, Narkoba, Kekerasan Anak dan LGBT di SMP Negeri 18 Tangerang Selatan pada Kamis (30/01/2025). Sumber foto : Istimewa.

    Cegah Kenakalan Remaja, Jendela Pendidikan Nusantara Gencarkan Edukasi Karakter

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN, CUPLIKAN.CO.ID – Founder Jendela Pendidikan Nusantara, Julia Putri Noor, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah kunci utama dalam mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikannya dalam Seminar dan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kenakalan Remaja, seperti bullying, narkoba, kekerasan anak, dan LGBT, yang diadakan di SMP Negeri 18 Tangerang Selatan pada Kamis (30/01/2025). […]

  • HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id  – Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dalam mengusut dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum HMB Jakarta, Deri Ardiansyah, menyusul perkembangan penyidikan yang telah menetapkan tiga pejabat BGN sebagai tersangka dalam perkara […]

  • Pengurus DPP PSI Periode 2025-2030

    Bestari Barus Kritik PDIP soal Penilaian Soeharto

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menyoroti keras sikap sebagian politikus PDI Perjuangan yang menolak usulan penetapan Presiden kedua RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. Ia menilai penolakan tersebut menunjukkan ketidakobjektifan dalam melihat sejarah bangsa. Bestari mengatakan penilaian terhadap sosok Soeharto seharusnya dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan kontroversi politik masa lalu. […]

expand_less