Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Cegah Kenakalan Remaja, Jendela Pendidikan Nusantara Gencarkan Edukasi Karakter

Cegah Kenakalan Remaja, Jendela Pendidikan Nusantara Gencarkan Edukasi Karakter

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG SELATAN, CUPLIKAN.CO.ID – Founder Jendela Pendidikan Nusantara, Julia Putri Noor, menegaskan bahwa pendidikan karakter adalah kunci utama dalam mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikannya dalam Seminar dan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Kenakalan Remaja, seperti bullying, narkoba, kekerasan anak, dan LGBT, yang diadakan di SMP Negeri 18 Tangerang Selatan pada Kamis (30/01/2025).

Dalam paparannya, Julia menyoroti kondisi saat ini di mana Indonesia mengalami darurat akhlak dan karakter. Menurutnya, banyak anak usia sekolah yang belum memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moral, kepemimpinan, serta nasionalisme. Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa berdampak serius bagi masa depan bangsa.

“Bagaimana kita bisa menyiapkan masa depan Indonesia jika anak-anak sekolah saja tidak memahami apa itu karakter baik? Mereka harus mengenali ciri-ciri pemimpin yang baik, memiliki integritas, dan bisa mengendalikan emosinya sebelum kelak menjadi pengayom bangsa,” ujar Julia.

Ia menegaskan bahwa sebelum anak-anak bisa memimpin orang lain, mereka harus mampu memimpin diri sendiri. Mereka perlu belajar mengelola emosi, berpikir jernih dalam mengambil keputusan, serta memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Namun, Julia menyayangkan bahwa hal-hal mendasar seperti ini tidak banyak diajarkan dalam kurikulum pendidikan formal.

Sebagai seorang pemerhati pendidikan, Julia menyoroti minimnya edukasi terkait karakter dan etika di sekolah-sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga membentuk kepribadian yang kuat. Nilai-nilai seperti menghargai sejarah, menghormati para pendahulu, serta berperilaku sopan terhadap orang yang lebih tua harus ditanamkan sejak dini.

Selain masalah karakter, Julia juga menyoroti bahaya kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan fenomena LGBT yang semakin mengkhawatirkan. Ia menilai bahwa semua pihak, termasuk pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua, harus bersinergi dalam memberikan edukasi yang intens kepada generasi muda.

“Jika kita tidak segera bertindak, bangsa ini akan dihancurkan secara perlahan oleh generasi yang tidak memiliki kesadaran akan tanggung jawab mereka ke depan. Bahaya narkoba, kekerasan, dan perilaku menyimpang harus dicegah sejak dini dengan pendekatan yang tepat,” tegasnya.

Julia juga menyinggung fenomena meningkatnya ketidakpatuhan anak terhadap orang tua dan guru, bahkan dalam dunia kerja. Menurutnya, kurangnya pendidikan karakter sejak dini berpotensi menciptakan generasi yang tidak memiliki etika dan mudah terjerumus ke dalam praktik korupsi serta gaya hidup hedonisme yang merusak nilai-nilai moral bangsa.

Ketua Umum JPN, Julia Putri Noor.

Ketua Umum JPN, Julia Putri Noor.

Sebagai Founder Jendela Pendidikan Nusantara sekaligus Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia (ALPEKSI), Julia berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pendidikan karakter bagi anak-anak dan remaja. Ia berharap lebih banyak pemerhati dan relawan yang ikut serta dalam gerakan ini untuk membimbing anak-anak agar menjadi pribadi yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Kami ingin membentuk generasi yang memiliki pola pikir visioner, berakhlak baik, dan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Jika pendidikan karakter dijalankan dengan baik, maka Indonesia tidak hanya akan maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki pemimpin yang berintegritas,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Jendela Pendidikan Nusantara berencana untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pusat dalam menciptakan program edukasi karakter yang lebih terstruktur. Julia mengajak berbagai pihak untuk turun langsung ke sekolah-sekolah, memberikan motivasi, dan menjadi teladan bagi generasi penerus.

“Jendela Pendidikan Nusantara hadir untuk mencegah, mendidik, dan mendampingi. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan jiwa kepemimpinan yang tinggi. Mari kita bersama-sama muliakan Indonesia melalui pendidikan karakter yang lebih baik,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

    Ghalibaf Ancam Israel: “Neraka Akan Kami Timpakan Padamu!”

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengeluarkan peringatan keras kepada Israel di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Dalam pidatonya di sidang terbuka parlemen pada Senin, Ghalibaf menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran akan membuat musuh “biadab” itu lumpuh dan menderita, karena Israel tidak memegang komitmen terhadap batas-batas moral apa pun. “Dalam beberapa […]

  • Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi

    Jenderal Iran : Jika Israel Melakukan Kesalahan, Balasannya Lebih Keras

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, memperingatkan rezim Zionis Israel agar tidak membalas serangan rudal Iran pada hari Selasa (1/10/2024) lalu dengan mengatakan bahwa angkatan bersenjata Iran akan memberikan balasan yang lebih keras. “Zionis berpendapat bahwa mereka telah menghancurkan Hezbollah dengan membunuh syahid [Hassan] Nasrallah dan komandan-komandan lainnya, tetapi […]

  • Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto

    KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Anwar Sadad

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024, Anwar Sadad, terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pengurusan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, menyebutkan fokus pemanggilan adalah menelusuri kemungkinan aliran dana kepada Anwar. “Terkait aliran dana kepada saudara AS, ditunggu saja. Dalam […]

  • Afdhal Alattas

    Afdhal Alattas: Menenun Riset, Teknologi, dan Harapan dari Timur

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di antara riuh kota-kota besar yang kerap jadi pusat lahirnya inovator, seorang anak muda dari Palopo, Sulawesi Selatan, melangkah dengan keyakinan yang kukuh bak batu karang. Namanya Afdhal Alattas, sosok yang pelan-pelan namun pasti membangun jembatan antara dunia riset, kebijakan, dan teknologi melalui tiga pilar gagasannya: Integritas Riset & Consultant (IRC), PT […]

  • Urun Rembug DPP AMP bertajuk Masa Depan Partai Golkar dan Sistem Pemilu di Indonesia di AMPI Media Centre, Menteng, Jakarta pada Kamis (31/7/2025).

    Kader Muda Golkar Diminta Siap Hadapi Tantangan Sistem Pemilu Baru

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Guru Besar dan Pengamat Politik LIPI, Prof. Siti Zuhro, mengingatkan pentingnya kesiapan kader muda Partai Golkar menghadapi perubahan dinamika pemilu dan sistem politik di Indonesia. Pesan itu ia sampaikan dalam acara Urun Rembug DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) bertajuk “Masa Depan Golkar dan Sistem Pemilu di Indonesia” yang berlangsung di AMPI […]

  • KPK Sita Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq, Termasuk Tanah 1 Hektare dan Toko Ritel

    KPK Sita Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq, Termasuk Tanah 1 Hektare dan Toko Ritel

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan. Aset yang disita mencakup lahan seluas sekitar satu hektare, rumah, salon kecantikan, hingga sejumlah toko ritel waralaba yang tersebar di wilayah […]

expand_less