Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Urgensi Koalisi Permanen

Urgensi Koalisi Permanen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : M Shoim Haris*

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Telah menjadi adagium dalam governance studies bahwa sebuah pemerintahan membutuhkan dukungan politik yang kuat—baik dari masyarakat maupun dari partai-partai politik pendukungnya. Dukungan ini merupakan political energy yang menggerakkan mesin pemerintahan, sehingga kebijakan dapat dijalankan secara efektif dan efisien. Di Indonesia, dimana political configuration bersifat sangat beragam, kebutuhan akan dukungan dan kolaborasi lintas kekuatan politik menjadi semakin urgensif. Tanpa itu, agenda pembangunan akan mengalami friksi yang tidak perlu.

Ini sama sekali tidak berarti meniadakan fungsi checks and balances. Namun, dalam konteks global geopolitical and economic volatility yang terus meningkat, negara membutuhkan kemampuan untuk merespons dengan cepat, bertahan (survive), dan tetap tumbuh. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi dan kerja sama politik lintas partai menjadi semakin relevan.

Konsistensi, Stabilitas Politik dan Pembangunan Nasional

Dalam pidato puncak HUT Partai Golkar, Ketua Umum Partai Golkar Bung Bahlil Lahadalia mengusulkan pembentukan permanent coalition yang bekerja dalam keadaan “suka maupun duka.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya political chemistry antarkekuatan politik agar tetap konsisten dalam lanskap politik yang ditandai high volatility—ciri utama zaman ini.

Koalisi permanen memberikan ruang bagi measured political management di antara partai-partai yang berkoalisi. Dengan adanya structured coordination, penyamaan persepsi terhadap isu strategis menjadi lebih mudah. Koalisi permanen dapat berfungsi sebagai long-term political framework, sehingga tidak mudah terpecah oleh isu-isu temporer atau tekanan populisme jangka pendek.

Tanpa kerangka permanen, koalisi mudah retak akibat populist-driven issues yang sesungguhnya tidak selalu relevan bagi kepentingan pembangunan jangka panjang. Padahal, pemerintahan tidak dapat bekerja hanya berdasarkan isu populis; ia harus berorientasi pada national long-term development interest. Di sinilah koalisi permanen memainkan peran sebagai bridging mechanism yang menjaga konsistensi diskursus, memastikan dialog tetap produktif dan berorientasi masa depan.

Bung Bahlil memahami esensi kekuasaan yang diemban Presiden Prabowo Subianto: “Power didn’t work for itself, but power is operated to achieve people’s welfare.” Kekuasaan digunakan bukan untuk mempertahankan kekuasaan, tetapi untuk membangun, memperbaiki, dan menciptakan kesejahteraan yang lebih luas.

Untuk itu, Presiden membutuhkan dukungan koalisi yang konsisten. Stabilitas politik merupakan necessary condition bagi pembangunan. Tidak ada pembangunan yang berkelanjutan tanpa stabilitas politik. Dalam perspektif political economy, stabilitas menentukan bagaimana kebijakan ekonomi makro, investasi, pembangunan infrastruktur, dan reformasi kelembagaan dapat berjalan.

Karena politik bukan semata-mata kompetisi kekuasaan, melainkan arena untuk mewujudkan public justice dan general welfare, maka menjaga stabilitas politik adalah kewajiban kolektif. Pembentukan koalisi permanen menjadi instrumen demokratis yang sah untuk memastikan stabilitas tersebut.

Peran Golkar dan Fungsi Koalisi dalam Sistem Presidensial

Partai Golkar secara historis selalu berada di garis depan dalam memperkuat sistem presidensial di Indonesia. Golkar konsisten mendukung presiden dalam menjalankan visi-misi pemerintahannya, sambil tetap memegang prinsip checks and balances. Justru di sinilah letak tanggung jawab besar: mendukung presiden sekaligus mengawasi agar pelaksanaan pembangunan tidak melenceng dari visi besar yang telah ditetapkan.

Sesuai adagium “evil is in the detail”, potensi penyimpangan sering muncul pada tataran teknis. Karena itu, koalisi permanen dapat berfungsi sebagai joint secretariat yang memonitor pelaksanaan program secara kolektif. Dengan mekanisme seperti ini, koalisi tidak hanya menjadi kekuatan politik elektoral, tetapi juga menjadi policy guardian agar seluruh pelaksanaan pembangunan tetap berada di rel yang benar.

Di tengah kompleksitas global, politik Indonesia membutuhkan institutionalized cooperation yang mampu menahan guncangan populisme, volatilitas, dan fragmentasi politik. Koalisi permanen bukanlah upaya melemahkan demokrasi, melainkan strategi memperkuat daya tahan sistem presidensial, memastikan konsistensi kebijakan, dan menjaga orientasi pembangunan jangka panjang.

Pembangunan memerlukan stabilitas, dan stabilitas membutuhkan kedewasaan politik. Koalisi permanen adalah jalan institusional menuju kedewasaan itu.

*Penulis adalah Wakil Sekjend DPP Partai Golkar

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Sebut 5 Persen Cocok untuk Ambang Batas Parlemen

    Bahlil Sebut 5 Persen Cocok untuk Ambang Batas Parlemen

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menilai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yang ideal untuk diterapkan dalam Pemilu berada di angka 5 persen. Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di tengah bergulirnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di DPR. Meski demikian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebut pembahasan RUU tersebut […]

  • Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Jakarta, Kamis (24/7/2025) menyatakan bahwa pemindahan data pribadi lintas negara diperbolehkan untuk kepentingan yang sah, terbatas, dan dapat dibenarkan secara hukum. (Foto: Dok Kemkomdigi)

    Pemerintah Pastikan Transfer Data Pribadi ke AS Tak Bebas

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan digital dengan Amerika Serikat tidak berarti membuka keran penyerahan data pribadi warga negara secara bebas. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyusul pengumuman resmi Gedung Putih pada 22 Juli 2025 yang menyebutkan dimulainya finalisasi perjanjian tersebut. Isu perlindungan data pribadi kembali […]

  • Tangkapan layar video salah seorang pengurus DPC GRIB Jaya Tabanan usai pertemuan di Balai Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.(Instagram @tabanan.viral)

    GRIB Jaya Tabanan Bubar Total, Bali Tolak Hercules!

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TABANAN, CUPLIKAN.CO.ID – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Kabupaten Tabanan, Bali, resmi membubarkan diri. Keputusan itu diambil setelah pertemuan antara pengurus GRIB Jaya Tabanan dengan aparat desa adat Sanggulan dan perwakilan pemerintah setempat. Aksi pembubaran ini terekam dalam video yang viral di media sosial, memperlihatkan pernyataan “lockdown selamanya” dari pengurus GRIB […]

  • Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Tembus US,1 Triliun

    Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Tembus US$1,1 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id  – Elon Musk kembali mencatatkan namanya dalam sejarah dunia bisnis dan teknologi. Pendiri Tesla, SpaceX, xAI, dan platform media sosial X tersebut resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun, dengan total harta mencapai sekitar US$1,1 triliun menurut data Bloomberg Billionaires Index. Pencapaian ini menempatkan Musk jauh di atas para […]

  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait

    Maruarar Sirait Mulai Gerakan Gotong Royong Rumah untuk Rakyat

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memulai pembangunan rumah susun (Rusun) melalui acara peletakan batu pertama (groundbreaking) hari ini (1/11/2024) di atas lahan sumbangan Menteri PKP, Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara. Kegiatan ini menandai langkah awal Gerakan Nasional Gotong Royong Bangun Rumah untuk Rakyat yang diharapkan dapat memacu partisipasi pengembang […]

  • Reog Ponorogo yang dibawakan oleh seniman Reog dari Ponorogo tampil di markas besar UNESCO pada 14 Oktober 2025, saat pelaksanaan sidang Executive Board UNESCO.

    UNESCO Akui Ponorogo dan Malang Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PARIS, CUPLIKAN.CO.ID – Transformasi ekonomi kreatif Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional. Pada peringatan World Cities Day 2025, UNESCO menetapkan Ponorogo dan Malang sebagai dua kota baru dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan portofolio kota kreatif paling beragam di kawasan Asia. Penetapan Ponorogo dalam kategori Crafts and Folk Art serta […]

expand_less