Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Iran Harus Perkuat Angkatan Udara

Iran Harus Perkuat Angkatan Udara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Brigadir Jenderal Hossein Khalili*

Perang selama dua belas hari antara Iran dan Israel memang telah berhenti dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata. Namun, potensi konflik kembali masih sangat mungkin terjadi kapan saja. Karena itu, penting untuk mengkaji secara menyeluruh berbagai aspek dari konflik terakhir ini—mulai dari titik lemah yang perlu diperbaiki, hingga kekuatan nasional yang harus diperkuat.

Jika kita menelusuri sejarah militer Israel, terlihat jelas bahwa mereka lebih suka berperang dalam waktu singkat dan cepat. Israel selalu berusaha menghindari konflik jangka panjang yang menguras tenaga dan sumber daya. Perang di Gaza bisa dibilang pengecualian. Tindakan brutal Israel di wilayah itu lebih menyerupai pembersihan etnis daripada peperangan biasa. Tujuannya tampak jelas: menghapus Gaza dari peta perlawanan dan menganeksasinya ke wilayah yang dikuasai Israel, dengan cara mengusir paksa penduduk Palestina.

Namun dalam perang melawan Iran, sangat tampak bahwa Israel sama sekali tidak berniat—dan tidak mampu—terlibat dalam konflik jangka panjang. Ini bukan hanya soal keengganan, tapi juga keterbatasan nyata. Israel tidak memiliki kapasitas struktural dan demografis untuk mempertahankan perang yang panjang. Bandingkan dengan Iran yang pernah menghadapi perang delapan tahun melawan rezim Ba’ath Irak dan mampu bertahan serta menang. Itu menunjukkan kekuatan ketahanan nasional Iran.

Secara geografis pun Israel sangat kecil. Wilayahnya bahkan tidak lebih besar dari Provinsi Qom di Iran. Dalam satu jam saja, orang bisa melintasi Israel dengan mobil. Lebarnya hanya antara 15 hingga 60 kilometer, dan panjangnya sedikit lebih dari 100 kilometer. Penduduknya pun relatif sedikit, sebagian besar adalah imigran yang datang dengan harapan hidup yang lebih baik. Mereka tentu tidak datang untuk tinggal di bawah ancaman rudal atau perang berkepanjangan.

Oleh karena itu, Israel tidak punya cadangan personel cukup untuk perang jangka panjang. Mereka sangat bergantung pada keunggulan angkatan udara—yang didukung penuh oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat. Namun dalam konflik 12 hari kemarin, serangan rudal Iran yang terus-menerus membuat sistem pertahanan udara Israel kewalahan. Secara perlahan, kemampuan Israel untuk menangkis serangan menurun drastis.

Iran kini harus memperluas penyebaran titik peluncuran rudalnya ke berbagai wilayah untuk menyulitkan musuh mendeteksi dan menghancurkan lokasi peluncuran atau terowongan rudal. Iran juga harus memakai strategi peluncuran yang beragam untuk mengelabui sistem pertahanan Israel. Tak selalu butuh banyak rudal dalam sekali serang. Bahkan satu rudal pun cukup untuk mengaktifkan sistem pertahanan musuh dan menimbulkan tekanan psikologis.

Keterbatasan geografis Israel membuatnya sangat rentan terhadap serangan rudal berkepanjangan. Kerentanan ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga menghantam ekonomi mereka. Biaya untuk mempertahankan pertahanan udara yang intens sangat membebani keuangan Israel.

Dalam waktu bersamaan, Iran juga harus memprioritaskan penguatan Angkatan Udara. Seperti terlihat dalam perang terakhir, dominasi di udara menjadi kunci penting dalam perang modern. Meskipun Iran menghadapi sanksi dan tekanan dari negara Barat yang menghambat pembelian jet tempur canggih, Iran masih bisa membangun kerja sama pertahanan dengan negara sahabat seperti Tiongkok dan Rusia.

Hal lain yang tak kalah mendesak adalah pemberantasan jaringan mata-mata dan infiltrator dalam negeri. Beberapa keberhasilan Israel dalam serangan kemarin diduga kuat dibantu oleh informasi dari agen-agen di dalam wilayah Iran sendiri.

Namun dari semua aspek konflik ini, pencapaian terbesar justru datang dari dalam negeri: persatuan nasional. Bahkan kelompok oposisi dan tokoh-tokoh yang biasanya mengkritik pemerintah, kali ini ikut bersatu mendukung Angkatan Bersenjata Iran dan menunjukkan sikap patriotik melawan musuh bersama.

Persatuan semacam ini sangat penting dalam masa-masa krisis. Kebersamaan lintas kelompok politik dan sosial adalah kekuatan utama untuk menghadapi ancaman eksternal. Perang 12 hari ini telah memperkuat ikatan itu, dan kini tugas kita bersama adalah menjaganya serta memperkuatnya untuk masa depan bangsa.

*Penulis adalah Mantan pilot Angkatan Darat Iran

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepang Desak Israel Tahan Diri dan Dukung Implementasi Kesepakatan AS-Iran

    Jepang Desak Israel Tahan Diri dan Dukung Implementasi Kesepakatan AS-Iran

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Tokyo, editoria.co.id  – Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mendesak Israel untuk menahan diri dalam operasi militernya terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon serta mengambil langkah-langkah yang mendukung implementasi kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik di kawasan. Desakan tersebut disampaikan Motegi dalam percakapan telepon selama sekitar 20 menit dengan Menteri Luar […]

  • Digital Realty Bersama Gandeng Xenith IG Perkuat Infrastruktur AI di Jakarta

    Digital Realty Bersama Gandeng Xenith IG Perkuat Infrastruktur AI di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Digital Realty Bersama dan Xenith IG resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat infrastruktur digital dan konektivitas AI-ready di Jakarta melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Selasa (6/5/2026). Kolaborasi ini menggabungkan pusat data carrier-neutral milik Digital Realty Bersama dengan jaringan dark fiber Xenith IG guna mendukung kebutuhan komputasi dan transfer data berkapasitas besar di […]

  • Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi

    Mahfud MD Bergabung Komite Reformasi Kepolisian Bentukan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Komite Reformasi Kepolisian yang dibentuk pemerintah akan beranggotakan sembilan tokoh nasional. Salah satu tokoh yang telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung adalah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. “Belum ada penunjukan ketua, tapi alhamdulillah Pak Mahfud sudah menyampaikan kesediaan untuk ikut serta,” kata Prasetyo di kompleks parlemen, […]

  • Donald Trump. Sumber foto : The Guardian

    Trump : Biden Gila Karena Menolak Serang Situs Nuklir Iran

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    NEWYORK, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Presiden Joe Biden keliru ketika mengatakan bahwa AS tidak akan mendukung serangan Israel terhadap program nuklir Iran. Pernyataan ini disampaikan Trump dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (3/10), menyoroti perbedaan besar antara pemerintahan Demokrat pimpinan Biden yang cenderung lebih damai dan upaya Trump […]

  • Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani

    Muzani: Harga Bawang Stabil, Petani Brebes Harus Sejahtera

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BREBES, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap petani bukanlah retorika belaka. Dalam apel dan konsolidasi kader Gerindra Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (28/6/2025), Muzani menyampaikan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi ukuran keberhasilan kebijakan pemerintah. “Kita ingin petani Brebes bisa hidup sejahtera, tidak sekadar cukup makan. Maka […]

  • Fahri Ketua Dekot Jakarta Barat; Mendukung dan Apresiasinya Program “Sekolah Kembali” di Kota Jakarta Barat

    Fahri Ketua Dekot Jakarta Barat; Mendukung dan Apresiasinya Program “Sekolah Kembali” di Kota Jakarta Barat

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat resmi meluncurkan program “Sekolah Kembali” sebagai langkah nyata menekan angka anak putus sekolah dan membuka kembali akses pendidikan bagi warga usia sekolah di Jakarta Barat. Program tersebut diluncurkan di Ruang MH Thamrin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026), disaksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta […]

expand_less