Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » CSIS Nilai Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo Masih Rapuh

CSIS Nilai Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo Masih Rapuh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga penelitian Center for Strategic and International Studies (CSIS) menilai bahwa stabilitas politik yang tampak selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum sepenuhnya kokoh.

CSIS menilai stabilitas tersebut bersifat jangka pendek, karena lebih banyak ditopang oleh kompromi politik dan negosiasi koalisi di parlemen ketimbang kesamaan platform atau arah kebijakan antarpartai.

“Kami melihat stabilitas politik memang terjadi, tetapi kekhawatirannya adalah stabilitas ini hanya bersifat jangka pendek,” ujar Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, dalam media briefing di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

“Koalisi dibangun atas dasar kebutuhan dukungan di DPR, bukan karena kesamaan visi dan platform,” lanjutnya.

Koalisi Politik Didominasi Kepentingan Jangka Pendek

CSIS mencatat bahwa struktur kabinet yang sangat besar — dengan 49 kementerian dan 118 posisi strategis — merupakan hasil kompromi politik untuk menjaga keseimbangan kekuatan partai-partai pendukung di parlemen.

Langkah itu dinilai memang mampu menciptakan stabilitas politik dalam jangka pendek, namun berpotensi menimbulkan gesekan di masa depan.

“Model koalisi seperti ini sangat rentan. Menjelang pemilu, partai-partai bisa saja mengubah arah dukungan,” kata Arya.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan aturan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional berpotensi meningkatkan manuver politik partai menjelang Pemilu 2030.

“Dengan aturan baru MK, setiap partai kini punya peluang mencalonkan presiden sendiri. Ini bisa memicu pergeseran dukungan di koalisi,” tambahnya.

Kabinet Gemuk Jadi Simbol Kompromi Politik

Dalam laporan CSIS, terbentuknya kabinet gemuk dengan 49 kementerian dianggap sebagai bentuk trade-off antara efisiensi pemerintahan dan kebutuhan menjaga stabilitas politik.

Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang hanya memiliki 34 kementerian.

“Keputusan memperluas kabinet jelas terkait kebutuhan menjaga keseimbangan politik di DPR, bukan semata efisiensi birokrasi,” jelas Arya.

CSIS menilai model koalisi besar yang saat ini menopang pemerintahan Prabowo-Gibran berpotensi mengalami retakan menjelang kontestasi elektoral berikutnya.

Partai-partai, kata Arya, cenderung menjaga posisi di kabinet selama masa pemerintahan, namun bisa berpindah haluan bila konstelasi politik berubah.

“Koalisi saat ini dibangun dengan logika kekuasaan, bukan ideologi. Maka ketika insentif politik bergeser, arah dukungan pun bisa berubah,” tuturnya.

Menurut CSIS, salah satu tantangan terbesar pemerintahan Prabowo-Gibran di tahun-tahun mendatang adalah bagaimana menjaga kohesi politik di tengah beragam kepentingan partai pendukung.

Jika stabilitas politik yang ada tidak diperkuat dengan fondasi kebijakan yang solid, maka konsolidasi pemerintahan akan sulit dijaga hingga akhir masa jabatan.

“Tantangan Prabowo-Gibran bukan hanya soal kebijakan ekonomi, tetapi bagaimana memastikan stabilitas politik yang berkelanjutan,” pungkas Arya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo Institut Sarinah

    Institut Sarinah Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Institut Sarinah menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya sembilan korban jiwa dalam gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah Indonesia. Salah satu korban adalah seorang staf DPRD Sulawesi Selatan, yang menambah pilu tragedi sosial politik belakangan ini. “Kehilangan ini adalah luka bangsa yang harus jadi peringatan serius bagi semua pihak,” demikian pernyataan […]

  • Bambang Soesatyo

    Ketahanan Siber Indonesia Rentan, Perlu Angkatan Siber

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA,RADIANTVOICE.ID – Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa ketahanan keamanan siber di Indonesia masih sangat rentan dan perlu dilakukan peningkatan. Ia mengungkapkan bahwa kasus peretasan data nasional menunjukkan urgensi untuk memiliki lembaga pemerintah yang fokus pada keamanan siber serta peraturan hukum yang mendukung. Menurutnya, ancaman siber kini menjadi bagian dari realitas ancaman pertahanan […]

  • Tangkapan layar saat Hasto Kristiyanto menjadi narasumber di acara podcast Akbar Faisal Uncensored pada Jum'at (22/11/2024) malam.

    Hasto : Mobilisasi Partai Cokelat Merusak Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam podcast Akbar Faisal Uncensored pada Jumat (22/11/2024) malam, menyampaikan kritik tajam terhadap gaya kepemimpinan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasto menilai bahwa ambisi kekuasaan Jokowi telah menggerus nilai-nilai demokrasi dan kedaulatan rakyat. “Presiden Jokowi, yang seharusnya menjadi simbol kebaikan dan otoritas moral, justru terbukti menjadi elemen […]

  • Ari Sutrisno, saat bergabung ke Partai Golkar.

    Ari Sutrisno, Anak Kampung dari Jepara Menuju Rumah Besar Partai Golkar

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jakarta menyimpan banyak wajah, tapi hari menjelang maghrib itu ia menampakkan wajahnya yang paling hening. Di langit, lampu-lampu kota mulai bersinar pelan, menunggu pertandingan final Piala AFF U23 antara Indonesia dan Vietnam yang akan segera dimulai dalam hitungan jam. Namun, di sebuah sudut di Bilangan Menteng Jakarta, tepatnya di Sekretariat AMPI Media […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono (Kanan), saat menemui Himpunan Media Senayan Jawa Timur pada Kamis (7/11/2024) kemarin di Jakarta.

    Anggota DPR RI PKS, Riyono, Dorong Insentif untuk Tarik Minat Petani Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID –Dalam upaya mendukung target Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan, Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, mengajukan ide strategis untuk menarik generasi muda agar tertarik menjadi petani. Menurutnya, insentif berupa gaji dari pemerintah bisa menjadi daya tarik yang kuat bagi kaum muda untuk terjun ke sektor pertanian yang modern. Riyono menekankan bahwa […]

  • Politisi PDI Perjuangan, Said Abdullah

    PDIP Belum Ambil Sikap Soal Usulan Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menyatakan bahwa partainya belum mengambil sikap resmi terkait wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Wacana tersebut kembali mencuat usai Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyampaikannya secara terbuka dalam peringatan Harlah ke-27 PKB. “Kami akan mengkaji secara mendalam,” ujar Said kepada wartawan […]

expand_less