Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » CSIS Nilai Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo Masih Rapuh

CSIS Nilai Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo Masih Rapuh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga penelitian Center for Strategic and International Studies (CSIS) menilai bahwa stabilitas politik yang tampak selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum sepenuhnya kokoh.

CSIS menilai stabilitas tersebut bersifat jangka pendek, karena lebih banyak ditopang oleh kompromi politik dan negosiasi koalisi di parlemen ketimbang kesamaan platform atau arah kebijakan antarpartai.

“Kami melihat stabilitas politik memang terjadi, tetapi kekhawatirannya adalah stabilitas ini hanya bersifat jangka pendek,” ujar Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, dalam media briefing di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

“Koalisi dibangun atas dasar kebutuhan dukungan di DPR, bukan karena kesamaan visi dan platform,” lanjutnya.

Koalisi Politik Didominasi Kepentingan Jangka Pendek

CSIS mencatat bahwa struktur kabinet yang sangat besar — dengan 49 kementerian dan 118 posisi strategis — merupakan hasil kompromi politik untuk menjaga keseimbangan kekuatan partai-partai pendukung di parlemen.

Langkah itu dinilai memang mampu menciptakan stabilitas politik dalam jangka pendek, namun berpotensi menimbulkan gesekan di masa depan.

“Model koalisi seperti ini sangat rentan. Menjelang pemilu, partai-partai bisa saja mengubah arah dukungan,” kata Arya.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan aturan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara nasional berpotensi meningkatkan manuver politik partai menjelang Pemilu 2030.

“Dengan aturan baru MK, setiap partai kini punya peluang mencalonkan presiden sendiri. Ini bisa memicu pergeseran dukungan di koalisi,” tambahnya.

Kabinet Gemuk Jadi Simbol Kompromi Politik

Dalam laporan CSIS, terbentuknya kabinet gemuk dengan 49 kementerian dianggap sebagai bentuk trade-off antara efisiensi pemerintahan dan kebutuhan menjaga stabilitas politik.

Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang hanya memiliki 34 kementerian.

“Keputusan memperluas kabinet jelas terkait kebutuhan menjaga keseimbangan politik di DPR, bukan semata efisiensi birokrasi,” jelas Arya.

CSIS menilai model koalisi besar yang saat ini menopang pemerintahan Prabowo-Gibran berpotensi mengalami retakan menjelang kontestasi elektoral berikutnya.

Partai-partai, kata Arya, cenderung menjaga posisi di kabinet selama masa pemerintahan, namun bisa berpindah haluan bila konstelasi politik berubah.

“Koalisi saat ini dibangun dengan logika kekuasaan, bukan ideologi. Maka ketika insentif politik bergeser, arah dukungan pun bisa berubah,” tuturnya.

Menurut CSIS, salah satu tantangan terbesar pemerintahan Prabowo-Gibran di tahun-tahun mendatang adalah bagaimana menjaga kohesi politik di tengah beragam kepentingan partai pendukung.

Jika stabilitas politik yang ada tidak diperkuat dengan fondasi kebijakan yang solid, maka konsolidasi pemerintahan akan sulit dijaga hingga akhir masa jabatan.

“Tantangan Prabowo-Gibran bukan hanya soal kebijakan ekonomi, tetapi bagaimana memastikan stabilitas politik yang berkelanjutan,” pungkas Arya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PGMM, Tedi Malik

    PGMM Desak DPR Amandemen UU ASN dan Guru Diskriminatif

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perkumpulam Guru Madrasah Mandiri (PGMM) mendesak DPR RI segera mengamandemen Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Undang-Undang Guru dan Dosen yang dinilai diskriminatif terhadap guru madrasah swasta. Hal itu disampaikan Ketua Umum PGMM, Tedi Malik, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Legislasi DPR RI, Selasa (30/9/2025). Menurut Tedi, kedua regulasi […]

  • Raja-Raja Bali saat Mendukung Pembangunan Bandara Utara Singaraja

    Raja-Raja Bali Dukung Bandara Utara dibangun di Laut

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    GIANYAR, CUPLIKAN.CO.ID– Rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara mendapat dukungan penuh dari para raja di Pulau Dewata. Mereka mendukung konsep reklamasi laut di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, demi melindungi kelestarian situs budaya dan peradaban kuno di daratan. Raja Puri Agung Klungkung sekaligus Ketua Paguyuban Raja-Raja se-Bali, Ida Dalem Semara Putra, menekankan pentingnya menjaga kesakralan Pura Penegil […]

  • KPK Periksa Pihak Swasta Terkait Kasus Suap Proyek Bekasi

    KPK Periksa Pihak Swasta Terkait Kasus Suap Proyek Bekasi

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang pihak swasta untuk diperiksa sebagai saksi pada pengembangan penyidikan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. “KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi RIS selaku pihak swasta,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin. Budi mengatakan pemeriksaan terhadap RIS diagendakan bertempat […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping (tidak terlihat dalam foto) di Great Hall of The People di Beijing, China, 9 November 2024. REUTERS/Florence Lo

    Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Indonesia di Laut Cina Selatan

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia akan “selalu menjaga kedaulatan” Indonesia saat ditanya mengenai isu Laut Cina Selatan. Prabowo juga menekankan pentingnya kemitraan dibanding konflik. “Kami menghormati semua kekuatan,”ujar Prabowo, Kamis (14/11/2024). Pernyataan Prabowo ini disampaikan di Washington pada hari Rabu, setelah Kementerian Luar Negeri Indonesia mempertegas bahwa Indonesia tidak mengakui […]

  • Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan

    Dikabarkan PAN Dapat 5 Jatah Menteri, Zulhas : Itu Hak Prerogatif Presiden

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jumlah menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran diperkirakan akan mengalami penambahan dibandingkan kabinet pada pemerintahan sebelumnya. Demikian dikatakan Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dzulkifli Hasan, saat menanggapi pernyataan Ketua MPR RI yang juga politisi  Golkar, Bambang Soesatyo, yang menyebut menteri pemerintahan terpilih Prabowo-Gibran akan menjadi 44 nantinya. “Jumlah pastinya […]

  • Kepala Kantor Staf Presiden, M.Qodari

    Dilantik Prabowo, Qodari Dapat Pesan Khusus Soal KSP

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengaku mendapat pesan khusus dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (17/9/2025). Pesan itu menekankan pentingnya peran KSP dalam memperkuat komunikasi terkait program pemerintah kepada publik. “Kemarin ada pesan dari Jenderal (Letkol) Teddy untuk lebih KSP membantu […]

expand_less