Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Heboh! Dana Rp14 Triliun Diduga Kendalikan Politik Nepal

Heboh! Dana Rp14 Triliun Diduga Kendalikan Politik Nepal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEPAL, CUPLIKAN.CO.ID – Nepal tengah diguncang krisis politik usai Perdana Menteri K.P. Sharma Oli mundur akibat gelombang protes besar-besaran yang dipimpin anak muda. Aksi yang menewaskan lebih dari 30 orang itu bukan hanya dipicu isu korupsi, pengangguran, dan pemblokiran media sosial, tapi juga dikaitkan dengan campur tangan asing—terutama Amerika Serikat.

Dokumen internal yang dibocorkan ke media menunjukkan sejak 2020, AS menggelontorkan lebih dari 900 juta dolar AS (setara Rp14 triliun) ke Nepal melalui berbagai program demokrasi, media, kesehatan, hingga reformasi politik. Dana ini sebagian besar disalurkan lewat konsorsium CEPPS, yang beranggotakan National Democratic Institute (NDI), International Republican Institute (IRI), dan International Foundation for Electoral Systems (IFES).

Sebagaimana dikutip dari The Sunday Guardian, besarnya alokasi ini dinilai janggal mengingat ukuran Nepal yang relatif kecil. Misalnya, pada Mei 2022 USAID menandatangani perjanjian senilai 402,7 juta dolar dengan Kementerian Keuangan Nepal, sementara Compact MCC bernilai 500 juta dolar masih berjalan meski menuai protes sengit.

Beberapa proyek yang dipertanyakan antara lain:

  • Proses Demokrasi: $8 juta, dijalankan NDI dan IFES.

  • Civil Society dan Media: $37 juta, lebih dari separuhnya sudah cair.

  • Kesehatan Reproduksi Remaja (ARH): $35 juta, disebut kritikus sebagai upaya pendekatan politik ke kelompok muda rentan.

  • Democracy Resource Center Nepal (DRCN): $500 ribu, dituding jadi corong propaganda.

Selain itu, surat resmi USAID ke Kementerian Keuangan Nepal menunjukkan ada lebih dari 100 LSM lokal yang menjadi sub-pelaksana, memperlihatkan bagaimana jaringan pendanaan ini bekerja hingga ke akar rumput.

NDI, IRI, dan IFES juga aktif melatih aktivis muda, mendorong reformasi partai, hingga membuat survei nasional yang memotret keresahan generasi muda Nepal. Ironisnya, kelompok inilah yang kini memenuhi jalanan Kathmandu dalam demonstrasi besar.

Kritikus menilai aliran dana jumbo itu lebih menyerupai rekayasa politik ketimbang bantuan pembangunan. Pola ini mirip dengan Bangladesh dan Kamboja, di mana program serupa dituding sebagai upaya perubahan rezim.

Kini, dengan lengsernya Oli, muncul pertanyaan besar: apakah gejolak demokrasi Nepal lahir murni dari rakyat, atau justru hasil intervensi sistematis yang didanai asing? (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Kompolnas sekaligus Menko Polkam Budi Gunawan saat konferensi pers usai memimpin rapat perdana Kompolnas RI di kantor Kemenko Polkam Jakarta Pusat pada Senin (11/11/2024).

    Menko Polkam Pastikan Proses Hukum 33 Oknum TNI dalam Kasus Deli Serdang Transparan

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan, memastikan kondisi Deli Serdang sudah kondusif pascainsiden penyerangan oleh 33 anggota TNI dari Yonarmed 2/Kilap Sumagan yang menewaskan seorang warga. Menurut Budi, proses hukum sedang berjalan, dan penyelidikan bersama pihak kepolisian dilakukan secara transparan. “Terkait dengan kejadian di Deli Serdang, memang betul […]

  • Ketua Yayasan Bina Insan Cita Depok, Ahmad Doli Kurnia, saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Silaturahmi dan Halal Bi Halal Yayasan Bina Insan Cita dan Alumni HMI di Graha Insan Cita Depok pada Minggu (27/4/2025)

    Ahmad Doli Kurnia Resmi Pimpin YBIC, Tekankan Komitmen Perkaderan dan Beasiswa

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DEPOK, CUPLIKAN.CO.ID — Ketua Yayasan Bina Insan Cita (YBIC) terpilih, Dr Ahmad Doli Kurnia Tandjung, resmi memperkenalkan jajaran pengurus baru dalam acara Silaturahmi Halalbihalal Keluarga Besar HMI dan YBIC. Acara berlangsung di Auditorium YBIC, Jl. Prof Lafran Pane, Depok, Jawa Barat, pada Minggu siang (27/4/2025). Doli, yang juga merupakan Presidium Majelis Nasional KAHMI, menyampaikan sambutan […]

  • Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Sumber foto : istimewa

    Bamsoet: Indonesia Harus Aktif Berkontribusi pada Perdamaian Global

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua MPR RI, menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia harus aktif berkontribusi terhadap perdamaian dunia. Dalam kuliah daring yang disampaikannya di Universitas Pertahanan RI (Unhan), Bamsoet menyebutkan bahwa politik bebas aktif yang dianut Indonesia memberi ruang bagi negara untuk mengambil peran penting dalam percaturan global. “Politik luar negeri kita […]

  • Nahdlatul Ulama'

    NU, dari Mobilisasi Politik ke Partisipasi Politik

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : Fathorrahman Fadli* Di dalam negara Republik Indonesia ini terdapat massa besar yang sangat potensial. Tokoh-tokohnya terdahulu juga ikut mendirikan dan menggagas secara aktif membangun bangsa. Mereka memiliki cara pandang yang positif dalam melihat bangsanya. Dan, selalu mengambil posisi moderat dalam pergaulan sosial. Massa itu bernama Nahdlatul Ulama ( NU). Dalam catatan IDR, Indonesia […]

  • Ir. H. Abdullah Rasyid, ME (Kiri)

    Geliat Properti Bali dan Waspada Imigrasi

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh: Ir. H. Abdullah Rasyid, ME Di antara Bali dan Keimigrasian telah terjalin “afliasi” yang sangat erat dan merekat. Jika Provinsi Bali menjadi salah satu “wajah-budaya” dan destinasi wisata utama di Indonesia, maka “Keimigrasian” merupakan upaya negara dalam menghadirkan penegakan hukum bagi setiap warga negara asing (WNA) agar “patuh” terhadap konstitusi positif perundangan Republik Indonesia. […]

  • Paus Fransiskus. Sumber foto : Reuters.

    Paus Fransiskus Wafat, Proses Pemilihan Paus Baru Dimulai

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    VATICAN, CUPLIKAN.CO.ID – Dunia Katolik berduka atas wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun, setelah memimpin Gereja Katolik Roma selama 12 tahun. Kepergiannya secara resmi memicu dimulainya proses bersejarah yang telah berlangsung selama berabad-abad: pemilihan Paus baru. Sebagai pemimpin spiritual umat Katolik sedunia, Paus memegang kekuasaan penuh atas ajaran, kebijakan, dan arah Gereja. Ia diyakini […]

expand_less