Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Geliat Properti Bali dan Waspada Imigrasi

Geliat Properti Bali dan Waspada Imigrasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ir. H. Abdullah Rasyid, ME

Di antara Bali dan Keimigrasian telah terjalin “afliasi” yang sangat erat dan merekat. Jika Provinsi Bali menjadi salah satu “wajah-budaya” dan destinasi wisata utama di Indonesia, maka “Keimigrasian” merupakan upaya negara dalam menghadirkan penegakan hukum bagi setiap warga negara asing (WNA) agar “patuh” terhadap konstitusi positif perundangan Republik Indonesia.

Sebagai sebagai salah satu pusat pariwisata global, Provinsi Bali memiliki aktivitas keimigrasian yang intens. Tingginya intensitas tersebut kemudian “rentan” terhadap berbagai pelanggaran keimigrasian WNA, seperti overstay, penyalahgunaan izin tinggal dan berbagai aktivitas kriminal. Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) dan proses deportasi yang telah berhasil dilakukan merupakan upaya dalam menjaga kedaulatan negara dari setiap pelanggaran pidana dan pelanggaran norma budaya Indonesia bagi setiap imigran yang berada di wilayah kedaulatan Indonesia.

Pada pertengahan April tahun 2025, kunjungan wisatawan di Provinsi Bali masih cukup normal. Setiap harinya ada 16 – 17 ribu wisatawan yang masuk dari total aktifitas operasi 42 penerbangan komersial di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Namun ada yang bertanya-tanya, kenapa jumlah wisatawan banyak, tetapi jumlah hunian hotel tetaplah rendah di sana?

Jika merujuk analisa dari Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Provinsi Bali, Bapak I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya; salah satu faktor utama hotel di bali sepi adalah perubahan profil wisatawan. Turis yang datang saat ini didominasi kalangan menengah ke bawah yang lebih memilih menginap di villa, homestay atau guest house, dan menurutnya; Fenomena lain dari rendahnya jumlah hunian hotel di Provinsi Bali adalah meningkatnya jumlah imigran dari Rusia dan Ukraina.

Pertengahan April di Bali atau di Provinsi manapun di Indonesia adalah musimnya akttifitas wisata low season. Biasanya pada musim low season ini, akan mudah menemukan banyak agensi travel yang berlomba untuk menawarkan harga termurah, berbagai iklan promo wisata biasanya akan “bersliweran” di seluruh kanal kanal iklan media.

Benarkah ada pengelompokan turis ekonomi menengah ke bawah dan ke atas?

Tentunya tidak benar jika ada yang berpendapat bahwa turis itu dapat dikelompokkan ke dalam kelompok ekonomi menengah ke bawah atau ke atas. Karena “hakikatnya” tidak ada seorangpun yang mengetahui dengan pasti; berapa banyak uang yang dimiliki oleh setiap orang. Tidak pula ditemukan di mesin pencarian google melalui keyword; siapa saja kelompok turis ekonomi ke bawah atau atas itu. Namun faktanya, Provinsi Bali telah berkembang cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir.

Perkembangan infrastruktur wisata di Bali dalam 5 tahun terakhir (2020–2025) telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, didorong oleh pemulihan pariwisata pasca-pandemi, investasi properti, dan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Selain peningkatan infrastruktur transportasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pembangunan infrastruktur jalan, seperti tol Bali Mandara dan peningkatan jalan di wilayah wisata seperti Canggu dan Ubud, ternyata telah mempermudah akses ke berbagai landscape destinasi wisata baru di Provinsi Bali. Kawasan seperti “Nyanyi” dan “Pererenan” kini menjadi tujuan investasi properti karena telah didukung akses jalan yang lebih baik.

Provinsi Bali Juga telah memiliki Aplikasi transportasi berbasis teknologi yang terus berkembang dan mendukung mobilitas wisatawan, serta keberhasilan program pemerintah dalam mendorong konektivitas melalui perluasan jaringan telekomunikasi, termasuk penyediaan akses layanan komunikasi “5G” di setiap area wisata utama.

Provinsi Bali telah sukses mengimplementasikan program-program pengembangan destinasi wisata baru dalam bentuk;

Pertama, diversifikasi Lokasi untuk mengurangi tekanan pada kawasan wisata tradisional seperti Kuta, Seminyak, dan Ubud. Pemerintah dan sektor swasta berhasil mengembangkan destinasi kawasan wisata baru di wilayah barat seperti Pererenan, Kedungu, Cemagi, dan Nyanyi. Kawasan ini ternyata telah menarik minat banyak wisatawan dan ekspatriat yang mencari lingkungan wisata alami dan tidak overcrowded.

Kedua, Provinsi Bali juga telah memiliki kawasan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan yang dikembangkan atas dasar Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No. 9 Tahun 2021. Bali mendorong ekowisata dengan pengembangan destinasi berbasis alam dan budaya, seperti desa wisata dan situs pelestarian lingkungan.

Pertumbuhan Properti bertambah, Harga properti di Bali naik rata-rata 7% per tahun dalam 5 tahun terakhir, yang didorong oleh tingginya permintaan investasi untuk vila, resor, dan hunian mewah. Pada tahun 2024, pendapatan dari sektor properti di Provinsi Bali mencapai USD. 142 juta, naik 33% dari bulan sebelumnya. Kawasan seperti Nyanyi mengalami lonjakan harga tanah tertinggi hingga Rp. 8 juta per meter persegi pada tahun 2024 ini.

Selanjunya, fasilitas akomodasi di Provinsi Bali juga bertambah. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang meningkat, mencapai 57,69% pada April 2024, naik 13,38 poin dari April 2023. Hotel non-bintang juga mencatat TPK 44,05%. Bali kini banyak menyediakan berbagai pilihan resor baru dan vila eksklusif, seperti proyek OXO The Residences di Nyanyi yang dibangun untuk menarik kunjungan wisatawan premium.

Dengan adanya histori Overtourism dan Tekanan Infrastruktur, terjadi Lonjakan wisatawan (6,33 juta wisman pada 2024) yang menyebabkan tekanan pada infrastruktur di kawasan populer, seperti kemacetan, krisis pengelolaan sampah, dan keterbatasan air di sektor Ubud, Seminyak, dan Kuta, sehingga kerepotan dalam menghadapi kepadatan yang mempengaruhi aktifitas wisata. Gentrifikasi pariwisata di Kuta, Sanur, dan Ubud telah mencapai puncak, memicu perubahan demografi dan lanskap.

Selain itu, Bali punya teroboson yang paling menarik, yaitu Kebijakan dan Teknologi yang mendukung aktifitas promosi wisata melalui kampanye digital seperti “Wonderful Indonesia” dan aplikasi pariwisata. Sistem manajemen destinasi berbasis teknologi juga diterapkan secara berkelanjutan untuk mengelola arus wisatawan.

Jika Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memiliki keinginan untuk meningkatkan pengawasan WNA di Bali, maka “menintegrasikan” sistem teknologi pengawasan keimigrasian yang telah ada dengan sistem managemen destinasi yang dimiliki oleh Provinsi Bali dapat menjadi opsi dalam meningkatkan kecepatan dan keakuratan pengawasan keimigrasian bagi WNA (*)

*Penulis adalah Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterangan foto : Abu Sofyan Divisi Teknis Penyelengara, Sudaedi Ketua KPU Bondowoso

    KPU Bondowoso: Paslon Dilarang Terima Sumbangan Kampanye Melebihi Batas

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menekankan pentingnya kepatuhan pasangan calon (paslon) terhadap batasan sumbangan dana kampanye dalam Pilkada 2024. Meski tidak ada batasan maksimal dana kampanye yang boleh diterima secara keseluruhan, namun terdapat aturan ketat mengenai besaran sumbangan yang boleh diterima dari perseorangan dan badan hukum swasta. “Sesuai PKPU Nomor 14 […]

  • Ketua Poksi X Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian, bersama Sri Suparni Bahlil, seusai melaksanakan sholat idul adha di Masjid DPP Partai Golkar, Jum'at (6/6/2025).

    Lewat Qurban, Al-Hidayah dan Golkar Hadirkan Kebahagiaan di Hari Raya

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Semarak Idul Adha 1446 H dimanfaatkan oleh DPP Pengajian Al-Hidayah dan Partai Golkar untuk menyapa masyarakat lewat kegiatan sosial. Bertempat di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Golkar menggelar penyembelihan hewan qurban sebanyak 61 ekor Sapi dan 4 ekor kambing, dan menyalurkan daging tersebut kepada warga yang membutuhkan, Sabtu (7/6). Bekerja sama dengan […]

  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf

    Mualem: Bendera Aceh Segera Berkibar Tanpa Polemik

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan bahwa bendera bulan bintang atau bendera Aceh tidak lama lagi akan dapat dikibarkan secara bebas tanpa menimbulkan polemik. Bendera berwarna merah-hitam tersebut sempat menjadi kontroversi secara nasional, meskipun telah memiliki dasar hukum dalam Qanun Nomor 13 Tahun 2013 dan menjadi bagian dari nota kesepahaman (MoU) Helsinki pada […]

  • Presiden AS, Donald Trump (Kanan) dan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei (Kiri).

    Trump Ancam Iran: Kami Tahu Lokasi Khamenei

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim mengetahui lokasi persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan mengancam akan menyerangnya jika Iran tidak menyerah tanpa syarat. Hal tersebut ia sampaikan melalui unggahan di media sosial Truth Social, Selasa (17/6/2025). “Kami tahu persis di mana ‘Pemimpin Tertinggi’ itu bersembunyi. Dia adalah target yang […]

  • Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto

    Insiden Pertalite di Jatim Jadi Alarm Tata Kelola Energi Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus motor brebet dan mogok massal usai pengisian Pertalite di sejumlah daerah Jawa Timur menjadi sorotan serius di parlemen. Peristiwa yang terjadi di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, hingga Sidoarjo itu disebut sebagai sinyal lemahnya sistem pengawasan mutu dan distribusi BBM bersubsidi di Indonesia. Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menilai insiden tersebut […]

  • Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

    Megawati Hadir di Peringatan Hari Pancasila, Dasco: Belum Tentu Gabung!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kehadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di upacara Hari Lahir Pancasila ramai ditafsirkan sebagai sinyal politik. Namun Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buru-buru meredam spekulasi tersebut. Menurutnya, belum ada pembicaraan apapun terkait masuknya PDIP ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. “Ya saya rasa belum ya, belum ada pembicaraan apa-apa. Belum tentu […]

expand_less