Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Profil OCCRP, Lembaga di Balik Nominasi Jokowi Terkorup

Profil OCCRP, Lembaga di Balik Nominasi Jokowi Terkorup

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), masuk dalam nominasi tokoh terkorup dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) untuk tahun 2024. Namun, hingga kini, OCCRP tidak merilis data spesifik yang mendukung penilaian tersebut, memicu kontroversi dan tanda tanya publik.

Dalam rilis resminya, OCCRP mengumumkan lima nama yang masuk daftar tokoh dengan dugaan kejahatan terorganisir dan korupsi terbesar. Selain Jokowi, nama lain yang disebutkan antara lain Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan konglomerat India Gautam Adani.

“Finalis 2024 untuk Tokoh dalam Kejahatan Terorganisir dan Korupsi Tahun Ini,” tulis OCCRP di situs resminya yang dirilis pada Selasa (31/12). Adapun tokoh yang didapuk sebagai “pemenang” adalah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Mengenal OCCRP: Lembaga Nonprofit Investigasi Berbasis Global
OCCRP adalah organisasi jurnalisme investigasi nonprofit yang berbasis di Amsterdam, Belanda, dengan jaringan yang mencakup enam benua. Berdiri sejak 2007, OCCRP didirikan oleh Drew Sullivan dan Paul Radu, dua jurnalis investigasi dengan rekam jejak panjang dalam mengungkap kejahatan terorganisir dan korupsi global.

Di bawah komando Sullivan, OCCRP telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Pulitzer Prize pada 2017 melalui kolaborasi pada proyek Panama Papers. Paul Radu, yang menjabat sebagai kepala inovasi OCCRP, juga merupakan bagian dari tim Panama Papers yang berfokus pada investigasi global.

Fokus utama OCCRP adalah mengungkap kejahatan dan korupsi yang menjadi pemicu berbagai krisis global, seperti perang, perubahan iklim, dan ancaman terhadap demokrasi.

Publikasi OCCRP terkait nominasi ini menuai beragam tanggapan di Indonesia. Banyak pihak mempertanyakan kredibilitas penilaian tersebut, mengingat tidak adanya data konkret yang disertakan dalam rilis mereka.

Meski OCCRP dikenal sebagai lembaga investigasi yang kredibel, sejumlah pihak menilai tudingan terhadap Jokowi berpotensi bias dan bermuatan politis. Di sisi lain, sebagian pengamat menganggap isu ini sebagai bahan introspeksi untuk meningkatkan transparansi dan integritas di tingkat kepemimpinan nasional.

Jokowi Bantah Tuduhan
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, menanggapi masuknya nama dirinya dalam nominasi, Jokowi dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah yang tidak disertai bukti.

“Korupsi apa? Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa,” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Selasa (31/12). Ia menambahkan bahwa framing negatif dan tuduhan tanpa bukti saat ini marak digunakan untuk menyerang figur publik, termasuk dirinya.

Presiden juga tidak menampik kemungkinan adanya muatan politis di balik penilaian OCCRP.

“Orang bisa pakai kendaraan apa pun, bisa pakai NGO, bisa pakai partai, bisa pakai ormas,” ungkap Jokowi sambil tertawa.

Kasus ini menjadi ujian baru bagi Jokowi setelah selesai menjadi pemimpin negara. Di tengah serangan tuduhan tersebut, Jokowi tetap menyerukan pentingnya berbasis bukti dalam setiap klaim yang dilontarkan.

“Fitnah tanpa bukti hanya akan merusak demokrasi dan memperburuk polarisasi. Saya serahkan kepada masyarakat untuk menilai,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriani

    Selly Gantina Kritik Skema Masyair Berisiko Bagi Jemaah

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mengkritisi skema pergerakan jemaah haji pada fase Masyair yang dipaparkan Menteri Haji dan Umrah dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI terkait persiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M. Selly mengaku bingung dengan alur pergerakan jemaah dari Arafah–Muzdalifah–Mina, terutama soal rencana kedatangan jemaah di Mina […]

  • Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Aprozi Alam

    Aprozi Desak Evaluasi Tata Ruang Usai Bencana Sumatra

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Aprozi Alam, menyoroti perlunya langkah serius pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada respons darurat, tetapi harus berlanjut pada rehabilitasi menyeluruh dan penguatan mitigasi jangka panjang. Aprozi menegaskan bahwa […]

  • Bambang Soesatyo (Kiri)

    Bamsoet Serukan Pembentukan TNI Angkatan Siber di HUT ke-79 TNI

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI, Bambang Soesatyo menegaskan kembali pentingnya pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Siber. Menurutnya, kehadiran matra keempat ini sangat diperlukan untuk memperkuat pertahanan Indonesia di era digital yang semakin kompleks. Bamsoet mengungkapkan bahwa pembentukan TNI Angkatan Siber menjadi langkah strategis untuk mencapai kemandirian pertahanan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada […]

  • KH.Kholil As'ad, Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo Situbondo

    KHR Kholil As’ad: Kemenangan Pilkada Situbondo Harus Diiringi Rendah Hati

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SITUBONDO, CUPLIKAN.CO.ID – Kemenangan pasangan Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Ulfiyah dalam Pilkada Situbondo 2024 mendapatkan perhatian luas, termasuk tausiyah dari KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin, pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo. Beliau menekankan pentingnya sikap rendah hati dan menjaga kebersamaan di tengah euforia kemenangan. “Kemenangan ini adalah ridho dari Allah SWT. Jangan sampai menimbulkan kesombongan […]

  • Penebangan pohon di desa mokaha, tegal.

    Warga Mokaha-Jatinegara Keluhkan Jalan Rusak akibat Aktivitas Penebangan Pohon Pinus

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TEGAL, CUPLIKAN.CO.ID – Warga Dukuh Tlagajaya, Desa Mokaha, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlumpur akibat aktivitas kendaraan berat milik perusahaan penebangan pohon pinus. Kerusakan jalan diperparah saat hujan turun, membuat jalur tersebut licin dan berbahaya bagi pengguna jalan, terutama warga yang melintasinya setiap hari. Salah seorang warga yang enggan disebutkan […]

  • Hindun Anisah (Kiri)

    Hindun Anisah Tegaskan Ajakan Taubat Ekologis Bersifat Kolektif

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Hindun Anisah, menegaskan bahwa ajakan taubat ekologis yang disampaikan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, merupakan seruan moral yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia, bukan kepada kelompok tertentu. “Ajakan taubat ekologis itu bukan untuk satu atau dua orang saja. Itu panggilan refleksi bagi kita semua. […]

expand_less