Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Mahfud MD : Kalau Saya Masih Menko, Budi Arie Saya Sikat Juga

Mahfud MD : Kalau Saya Masih Menko, Budi Arie Saya Sikat Juga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membuat pernyataan mengejutkan terkait sejumlah kasus besar yang mencuat setelah dirinya tak lagi duduk di kursi kabinet. Hal itu ia sampaikan dalam podcast Forum Keadilan TV yang tayang pada Jumat (8/8).

Mahfud menyebut salah satu kasus yang ramai belakangan adalah dugaan kolusi dan jual beli jabatan yang menyeret Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. Ia menegaskan, perkara itu baru muncul pada Maret 2024, sebulan setelah dirinya mundur dari jabatan Menko Polhukam.

“Kalau saya masih Menko dan tahu kasus itu, ya saya sikat juga. Sama seperti menteri-menteri lain yang pernah ditindak,” tegas Mahfud.

Ia kemudian mengingatkan publik bahwa pernah ada beberapa menteri yang ditindak tegas karena terjerat kasus hukum, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Menurut Mahfud, prinsipnya adalah tak ada kompromi dengan pelanggaran hukum, siapapun pelakunya.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud juga mengungkap kisah ketika dirinya menolak rencana pengampunan untuk pengusaha sawit Surya Darmadi. Terpidana kasus korupsi pengelolaan lahan tersebut divonis mengembalikan kerugian negara sebesar Rp42 triliun oleh pengadilan, vonis yang kemudian dikuatkan di tingkat banding.

“Kalau diampuni, dia hanya membayar kurang dari Rp400 miliar. Itu tidak adil. Saya kawal kasus ini sampai tuntas,” ujar Mahfud.

Menurutnya, saat itu ada upaya untuk memasukkan nama Surya Darmadi ke dalam daftar penerima pengampunan yang sedang disiapkan pemerintah. Namun ia bersikeras menolak karena kasus tersebut sudah masuk proses hukum. Ia bahkan mengirim surat resmi ke Menteri Kehutanan Siti Nurbaya agar pengampunan tidak diberikan.

Meski pada akhirnya Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara dan kewajiban membayar Rp2,3 triliun, Mahfud menyebut angka tersebut masih jauh dari total kerugian negara yang dihitung mencapai puluhan triliun rupiah.

Mahfud menegaskan, selama menjabat ia hanya bisa bertindak berdasarkan informasi resmi yang telah terkonfirmasi. Ia mencontohkan kasus Sylvester, yang baru diketahui setelah adanya sorotan dari publik, padahal perkaranya sudah diputus sebelum ia menjadi menteri.

“Kalau saat saya menjabat sudah ada informasi yang jelas, saya pasti turun tangan. Tapi kalau belum ada, dari mana saya tahu?” kata Mahfud.

Pernyataan Mahfud ini menambah daftar cerita di balik layar penanganan kasus hukum di lingkaran pemerintahan. Ucapannya juga memicu perbincangan di ruang publik, mengingat ia menyebut nama-nama tokoh dan menteri aktif yang terjerat kasus, serta membeberkan penolakannya terhadap lobi-lobi pengampunan bagi koruptor besar (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan SDM Tenaga Ahli-Staff Anggota DPR RI, FOSTA Fraksi Partai Golkar dan BRIN Gelar Workshop AI

    Tingkatkan SDM Tenaga Ahli-Staff Anggota DPR RI, FOSTA Fraksi Partai Golkar dan BRIN Gelar Workshop AI

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Dalam rangka peningkatan SDM para tenaga ahli dan staf administrasi Anggota DPR RI. Pengurus Forum Staf Anggota (FOSTA) Fraksi Partai Golkar DPR RI, bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar workshop Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi Untuk Masyarakat (PKPRIM).  Workshop tersebut bertajuk, “Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence untuk Mendukung Kerja […]

  • Redakan Konflik Houthi-Arab Saudi, DPR Dorong Diplomasi Indonesia

    Redakan Konflik Houthi-Arab Saudi, DPR Dorong Diplomasi Indonesia

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendorong pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomatik secara aktif untuk mengupayakan penghentian serangan kelompok Houthi di Yaman terhadap Arab Saudi. Upaya ini dinilai penting untuk meredakan ketegangan sekaligus melindungi keselamatan warga sipil, termasuk jemaah umrah asal Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Oleh Soleh menyusul laporan pencegatan dua rudal […]

  • Eks Ketua DPP PPP Pertanyakan Keabsahan Keputusan Rakornas yang Berhentikan Agus-Yasin

    Eks Ketua DPP PPP Pertanyakan Keabsahan Keputusan Rakornas yang Berhentikan Agus-Yasin

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2020–2025, M. Thobahul Aftoni, menanggapi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III DPP PPP yang digelar pada Selasa (27/10/2026). Ia menilai forum tersebut sebatas koordinasi dan tidak perlu dibesar-besarkan. “Ini cuma forum lucu-lucuan aja. Gertak sambal, hehe,” kelakar Aftoni saat menanggapi Rakornas III DPP PPP di Jakarta, […]

  • Konferensi Pers Presiden Prabowo bersama Ketum-Ketum Partai di Istana Negara, Minggu (01/09)

    Presiden Peringatkan Gejala Makar dan Terorisme di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan bertindak tegas terhadap segala bentuk tindakan anarkis yang mengarah pada makar maupun terorisme. Hal itu ia sampaikan dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8), usai berdiskusi dengan para pimpinan partai politik dan lembaga negara. “Sekali lagi, aspirasi murni yang ingin disampaikan harus dihormati. Hak […]

  • Pengamat Politik dan Militer, Selamat Ginting

    “Bubarkan Saja Fakultas Hukum!” Selamat Ginting Kritik Polisi di Jabatan Sipil

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengamat politik dan militer, Selamat Ginting, melontarkan kritik keras terhadap maraknya perwira polisi aktif yang menempati jabatan sipil di berbagai lembaga negara. Ia menyebut pengangkatan Irjen Pol Muhammad Iqbal menjadi Sekjen DPD RI sebagai pelanggaran hukum dan sinyal bahaya menguatnya dominasi institusi kepolisian dalam urusan sipil. “Ini sudah melanggar dua undang-undang! Undang-undang […]

  • Anggota Komisi X DPR RI F-PKB, Habib Syarief Muhammad

    PKB Soroti Krisis Air Bersih di Bencana Sumatra

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief, menyoroti daruratnya kondisi air bersih dan sanitasi di wilayah terdampak bencana Sumatra. Dalam rapat kerja Komisi X DPR bersama Kemendikti Saintek dan BRIN, Senin (8/12/2025), ia menyebut masyarakat berada dalam situasi ekstrem hingga terpaksa meminum air banjir untuk bertahan hidup. “Kami mendapat laporan […]

expand_less