Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Malaysia Kecam Agresi Israel, Serukan Keadilan untuk Iran

Malaysia Kecam Agresi Israel, Serukan Keadilan untuk Iran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUALA LUMPUR, CUPLIKAN.CO.ID – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan kecaman tegas terhadap serangan Israel ke wilayah Gaza dan Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kemanusiaan dan hukum internasional. Dalam pernyataan resmi melalui akun media sosial X (dulu Twitter) miliknya pada Selasa malam (24/06), Anwar juga mengungkap isi komunikasi langsungnya dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian terkait konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Menurut Anwar, Presiden Pezeshkian menyatakan kesiapan Iran untuk menghentikan aksi militer, asalkan Israel terlebih dahulu menghentikan agresi terhadap Palestina dan wilayah kedaulatan Iran. Iran juga meminta agar posisi mereka dipahami dengan adil oleh dunia Islam dan tidak dibentuk oleh narasi sepihak.

“Presiden Masoud mengesahkan bahawa Iran bersedia menghentikan tindakan ketenteraan dan menyambut perdamaian dengan syarat bahwa Israel menghentikan serangan terhadap wilayah-wilayah kedaulatan Palestin dan Iran,” tulis Anwar.

Lebih lanjut, Anwar menyoroti standar ganda dunia internasional yang sering kali membenarkan kekuatan militer Israel namun menolak hak Iran untuk membela diri. Ia menilai tindakan dunia yang mengabaikan hak pertahanan Iran adalah bentuk kemunafikan diplomatik.

“Adalah munafik untuk dunia mengiktiraf kekuatan Israel tetapi menolak hak sah Iran untuk mempertahankan diri,” ujarnya tegas.

Meski mengecam kekerasan, Anwar menegaskan bahwa Malaysia tetap berkomitmen pada jalur diplomasi. Ia menyambut baik sinyal damai dari Iran dan menyerukan pendekatan negosiasi untuk menyelesaikan konflik agar tidak terus berlarut dan berdarah.

“Malaysia percaya bahwa hanya melalui rundingan dan diplomasi, penyelesaian menyeluruh dapat dicapai,” pungkasnya.

Anwar menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan para pemimpin negara Islam dan komunitas global guna mendorong terciptanya solusi damai yang adil dan menghormati kedaulatan setiap negara (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo PPI Jepang

    PPI Jepang Soroti Ancaman terhadap Kebebasan Berpendapat di Indonesia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    OKAYAMA, CUPLIKAN.CO.ID  – Kebebasan berekspresi di Indonesia kembali menjadi sorotan. Seorang mahasiswa S2, Yogi Firmansyah, dilaporkan mengalami dugaan intimidasi dan kekerasan fisik tak lama setelah artikelnya yang berjudul “Jenderal di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN?” tayang di detik.com pada Kamis, 22 Mei 2025. Artikel opini tersebut sempat terbit, namun akhirnya ditarik atas permintaan penulis […]

  • Partai Golkar Kab.Brebes

    Golkar Komitmen Kawal Kebijakan Mitha-Wurja Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BREBES, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes, Teguh Wahid Turmudi, menegaskan komitmen partainya untuk mengawal kebijakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Brebes terpilih, Mitha-Wurja. Golkar memastikan program-program yang dijanjikan saat kampanye akan direalisasikan selama lima tahun ke depan. “Kita sebagai partai pengusung Mbak Mitha dan Pak Wurja berkewajiban mengawal dan membantu pelaksanaan program-program […]

  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

    China Naikkan Tarif AS, Perang Dagang Makin Membara

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BEIJING, CUPLIKAN.CO.ID – China resmi menaikkan tarif impor atas produk Amerika Serikat (AS) menjadi 125 persen, dari sebelumnya 84 persen. Kebijakan yang berlaku mulai Sabtu, 12 April 2025 ini mempertegas eskalasi konflik dagang antara dua ekonomi terbesar dunia. Kementerian Keuangan China menyebut langkah tersebut sebagai respons langsung terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang lebih […]

  • Rudi Arifiyanto

    Rudi Arifiyanto, Pj Bupati Sampang Dengan Visi Pembangunan Berkelanjutan.

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Redaksi Radiant Voice menemuinya di Pasar Rumput di bilangan Halimun, Jakarta. Di sana, di lantai 3, di sebuah Coffee Shop milik pengusaha muda asal Makassar,  pria kelahiran Surabaya ini memang kerap menyempatkan waktunya untuk sekedar melepas lelah dan berdiskusi dengan kelompok aktivis muda HMI. Meski telah ditunjuk menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Sampang […]

  • Dirjen HAM

    Dirjen HAM : Perusahaan Pers yang Tolak Serikat Pekerja Melanggar Hukum

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia (Dirjen HAM) Dhahana Putra menegaskan setiap pekerja termasuk wartawan berhak untuk membentuk serikat pekerja. Perusahaan pers yang tidak mendukung atau bahkan menolak serikat pekerja justru melanggar hukum. Hal ini ditegaskan Dhahana Putra dalam diskusi “Melindungi Hak Asasi Wartawan dalam Era Informasi: Pentingnya Perlindungan dan Peran Serikat Pekerja” […]

  • Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji (tengah),

    Sarmuji Minta Aturan Jelas Soal Sebaran Kader Perempuan di AKD

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Sarmuji, meminta adanya aturan teknis yang lebih rinci terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang kewajiban keterwakilan perempuan di seluruh alat kelengkapan dewan (AKD). Menurutnya, tanpa kejelasan mekanisme, implementasi kuota perempuan berisiko timpang dan tidak merata. “Kami siap menindaklanjuti. Hanya saja mesti pelajari detail amar putusannya seperti apa? […]

expand_less