Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Keadilan Kasus Penyerangan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Keadilan Kasus Penyerangan TNI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sebanyak delapan warga Desa Cinta Adil, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban dalam dugaan penyerangan oleh 33 anggota TNI. Kejadian ini memicu reaksi keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan, yang mendesak agar para pelaku segera diadili secara hukum yang berlaku.

“Koalisi masyarakat sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keras penyerangan secara membabi buta tersebut dan mendesak agar para pelaku penyerangan segera diadili,” ungkap Koalisi Masyarakat Sipil dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Senin (11/11/2024).

Pihak koalisi mengkritik penjelasan yang menyebut insiden tersebut dipicu oleh aksi geng motor yang tak terima ditegur oleh anggota TNI. Menurut mereka, alasan ini dinilai sebagai pembenaran atas tindakan sweeping dan penyerangan yang dilakukan terhadap warga sipil.

“Jika anggota TNI melihat atau mengetahui adanya geng motor yang meresahkan dan mengganggu masyarakat, maka seharusnya anggota TNI tersebut melaporkan kepada pihak kepolisian, bukan bertindak secara brutal dengan melakukan penyerangan terhadap warga,” jelas Koalisi Masyarakat Sipil dalam pernyataannya.

Dalam pandangan koalisi, tindakan ini mencerminkan adanya arogansi dan kesewenang-wenangan dari beberapa oknum TNI terhadap warga sipil, yang seharusnya mendapatkan perlindungan dari aparat keamanan, bukan justru menjadi korban kekerasan.

“Para anggota TNI yang diduga melakukan serangan brutal tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum dan harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ujar pihak koalisi menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan.

Koalisi Masyarakat Sipil mengeluarkan dua poin desakan dalam menanggapi peristiwa ini. Pertama, mereka menuntut agar anggota TNI yang terlibat diproses melalui sistem peradilan umum, bukan peradilan militer. Langkah ini dinilai lebih transparan dan sesuai dengan asas keadilan untuk korban sipil.

Kedua, koalisi mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera merevisi Undang-Undang No. 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer. “Kami mendorong agar revisi UU Peradilan Militer ini dimasukkan dalam Prolegnas 2024-2029, sehingga dapat dibahas pada periode legislasi berikutnya,” terang mereka.

Koalisi menegaskan bahwa tanpa adanya revisi UU Peradilan Militer, potensi arogansi dari oknum aparat keamanan terhadap warga sipil akan sulit diatasi. Revisi ini diharapkan dapat menempatkan aparat yang melakukan pelanggaran dalam proses hukum yang sama dengan masyarakat sipil.

Salah satu poin penting yang diusulkan adalah agar kasus penyerangan ini ditangani melalui pengadilan umum demi menjamin rasa keadilan bagi korban dan masyarakat. “Anggota TNI tidak dibenarkan melakukan tindakan di luar hukum secara sepihak,” tegas Koalisi Masyarakat Sipil.

Insiden ini bukan hanya menjadi sorotan publik di tingkat lokal tetapi juga menarik perhatian nasional, di mana berbagai organisasi masyarakat sipil menyuarakan hal serupa agar aparat yang bertindak berlebihan dapat diproses hukum tanpa pengecualian.

Masyarakat Desa Cinta Adil dan sekitarnya kini menunggu tindak lanjut pemerintah terkait tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil, khususnya dalam mengungkap motif dan memastikan para pelaku diproses sesuai hukum.

Dengan adanya kejadian ini, harapan masyarakat terhadap reformasi sektor keamanan semakin besar. Mereka berharap bahwa aparat TNI dan kepolisian dapat bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan keamanan, bukan justru menciptakan ketakutan di tengah warga (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat haji Yaman yang dihantam rudal Israel, Rabu Pagi (28/5/2025).

    Rudal Israel Hantam Pesawat Haji Yaman, Dunia Geger Murka!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    YAMAN, RADIANTVOICE – Israel kembali menuai kecaman dunia setelah menyerang Bandara Internasional Sana’a, Yaman, pada Rabu pagi (28/5). Serangan udara tersebut menghancurkan satu-satunya pesawat yang masih beroperasi di bandara itu, yang rencananya akan digunakan untuk menerbangkan jemaah haji ke Makkah. Menurut laporan Quds News Network dan The Cradle yang dikutip Kamis (29/5), pesawat sipil jenis […]

  • Pejagalan Bergemuruh! Dewan Kota Jakarta Utara Radian Azhar Hadiri Pagelaran Budaya Tionghoa

    Pejagalan Bergemuruh! Dewan Kota Jakarta Utara Radian Azhar Hadiri Pagelaran Budaya Tionghoa

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, Editoria.co.id – Suasana meriah menyelimuti kawasan Jalan Y Telukgong RT 014/010, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, saat Persatuan Warga Pejagalan (PWP) menggelar malam pagelaran seni budaya Tionghoa dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Dewi Thian Siong Sing, Kamis (7/5/2026) malam. Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB hingga menjelang tengah malam itu dipadati warga yang […]

  • Kartel Narkoba

    Perpecahan Kartel Sinaloa Memicu Kekerasan di Culiacan

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    CULIACAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pertarungan internal dalam kartel narkoba Sinaloa telah menciptakan gelombang kekacauan di Culiacan, Meksiko. Perpecahan antara faksi yang dipimpin oleh Ismael Zambada Garcia alias “El Mayo” dan putra-putra mantan bos kartel, Joaquin “El Chapo” Guzman, memicu perang saudara di dalam salah satu kartel paling berbahaya di dunia. Krisis ini bermula pada 25 Juli, […]

  • Ilustrasi Tambang Batubara

    Tarif Ekspor Batu Bara Diusulkan Naik Bertahap Hingga 30 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga riset Transisi Bersih menilai penerapan pajak ekspor batu bara mulai 2026 dapat menjadi momentum penting untuk membenahi tata kelola energi nasional. Tidak hanya menambah penerimaan negara, kebijakan ini dinilai mampu menciptakan mekanisme harga domestik yang lebih stabil tanpa intervensi pemerintah. Direktur Eksekutif Transisi Bersih, Abdurrahman Arum, menjelaskan bahwa penerapan bea keluar […]

  • Politisi PKS Mahfudz Abdurrahman

    PKS Sambut Ide Gerindra, Usul Dana Parpol Naik Drastis 10 Kali Lipat!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Usulan mengejutkan datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyarankan agar dana bantuan partai politik dari APBN dinaikkan hingga 10 kali lipat, dari Rp1.000 menjadi Rp10.000 per suara sah. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman, Sabtu (24/5), merespons wacana revisi undang-undang politik di DPR. “Ya idealnya paling tidak […]

  • Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

    Disebut Dukung Amran, Jokowi : Semua Calon Baik

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali jadi sorotan setelah dikaitkan dengan pencalonan Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun, Jokowi membantah kabar dirinya terlibat dalam proses pencalonan tersebut. “Ya semua nama baik, itu urusan internal PPP,” ujar Jokowi singkat di kediaman pribadinya di Solo, Rabu (28/5/2025). Saat didesak […]

expand_less