Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Keadilan Kasus Penyerangan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Keadilan Kasus Penyerangan TNI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sebanyak delapan warga Desa Cinta Adil, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban dalam dugaan penyerangan oleh 33 anggota TNI. Kejadian ini memicu reaksi keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan, yang mendesak agar para pelaku segera diadili secara hukum yang berlaku.

“Koalisi masyarakat sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keras penyerangan secara membabi buta tersebut dan mendesak agar para pelaku penyerangan segera diadili,” ungkap Koalisi Masyarakat Sipil dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Senin (11/11/2024).

Pihak koalisi mengkritik penjelasan yang menyebut insiden tersebut dipicu oleh aksi geng motor yang tak terima ditegur oleh anggota TNI. Menurut mereka, alasan ini dinilai sebagai pembenaran atas tindakan sweeping dan penyerangan yang dilakukan terhadap warga sipil.

“Jika anggota TNI melihat atau mengetahui adanya geng motor yang meresahkan dan mengganggu masyarakat, maka seharusnya anggota TNI tersebut melaporkan kepada pihak kepolisian, bukan bertindak secara brutal dengan melakukan penyerangan terhadap warga,” jelas Koalisi Masyarakat Sipil dalam pernyataannya.

Dalam pandangan koalisi, tindakan ini mencerminkan adanya arogansi dan kesewenang-wenangan dari beberapa oknum TNI terhadap warga sipil, yang seharusnya mendapatkan perlindungan dari aparat keamanan, bukan justru menjadi korban kekerasan.

“Para anggota TNI yang diduga melakukan serangan brutal tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum dan harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ujar pihak koalisi menegaskan pentingnya proses hukum yang transparan.

Koalisi Masyarakat Sipil mengeluarkan dua poin desakan dalam menanggapi peristiwa ini. Pertama, mereka menuntut agar anggota TNI yang terlibat diproses melalui sistem peradilan umum, bukan peradilan militer. Langkah ini dinilai lebih transparan dan sesuai dengan asas keadilan untuk korban sipil.

Kedua, koalisi mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera merevisi Undang-Undang No. 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer. “Kami mendorong agar revisi UU Peradilan Militer ini dimasukkan dalam Prolegnas 2024-2029, sehingga dapat dibahas pada periode legislasi berikutnya,” terang mereka.

Koalisi menegaskan bahwa tanpa adanya revisi UU Peradilan Militer, potensi arogansi dari oknum aparat keamanan terhadap warga sipil akan sulit diatasi. Revisi ini diharapkan dapat menempatkan aparat yang melakukan pelanggaran dalam proses hukum yang sama dengan masyarakat sipil.

Salah satu poin penting yang diusulkan adalah agar kasus penyerangan ini ditangani melalui pengadilan umum demi menjamin rasa keadilan bagi korban dan masyarakat. “Anggota TNI tidak dibenarkan melakukan tindakan di luar hukum secara sepihak,” tegas Koalisi Masyarakat Sipil.

Insiden ini bukan hanya menjadi sorotan publik di tingkat lokal tetapi juga menarik perhatian nasional, di mana berbagai organisasi masyarakat sipil menyuarakan hal serupa agar aparat yang bertindak berlebihan dapat diproses hukum tanpa pengecualian.

Masyarakat Desa Cinta Adil dan sekitarnya kini menunggu tindak lanjut pemerintah terkait tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil, khususnya dalam mengungkap motif dan memastikan para pelaku diproses sesuai hukum.

Dengan adanya kejadian ini, harapan masyarakat terhadap reformasi sektor keamanan semakin besar. Mereka berharap bahwa aparat TNI dan kepolisian dapat bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan keamanan, bukan justru menciptakan ketakutan di tengah warga (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Besar Komunikasi Politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto.

    Gun Gun Heryanto Dorong Dialog Komprehensif Cegah Kembalinya Aksi Anarkis

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Guru Besar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto, menekankan pentingnya dialog komprehensif dengan berbagai elemen masyarakat untuk mencegah terulangnya aksi besar-besaran yang berujung anarkis. Menurutnya, dialog tidak boleh parsial hanya dengan partai politik atau ormas, melainkan harus melibatkan lima unsur utama. “Pertama partai politik, kedua interest group seperti ormas, […]

  • Proses Akademis Bahlil Lahadalia Sesuai Aturan dan Mekanisme Perguruan Tinggi

    Proses Akademis Bahlil Lahadalia Sesuai Aturan dan Mekanisme Perguruan Tinggi

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta— Prof. Dr. Iswandi Syahputra, Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Yogyakarta, menanggapi isu seputar gelar Doktor yang diperoleh Bahlil Lahadalia dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI). Menurut Prof. Iswandi, gelar tersebut sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, berdasarkan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menekankan prinsip pendidikan seumur […]

  • Kunjungan Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’i ke Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Selasa (15/4/2025).

    Bondowoso Serius Garap Wisata Digital, Pemkab Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendorong digitalisasi sektor pariwisata. Salah satu langkah konkret terlihat dalam kunjungan Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’i ke Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Selasa (15/4/2025). Didampingi sejumlah pejabat lintas dinas, kunjungan ini menjadi bagian dari monitoring langsung kesiapan destinasi wisata […]

  • Wamen Transmigrasu Viva Yoga Mauladi saat meneriman kunjungan dua bupati sekaligus, yakni Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Bupati Aceh Barat Tarmizi, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (15/4/2025).

    Wamen Transmigrasi Dukung Wirausaha Kopi dan Bangun Fasilitas Sekolah di Kawasan Trans

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi, tidak hanya dari sisi infrastruktur tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya usai menerima kunjungan dua bupati sekaligus, yakni Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Bupati Aceh Barat Tarmizi, di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (15/4/2025). […]

  • Pengukuhan Pengurus APSIPOL

    APSIPOL Dorong Penguatan Kurikulum dan SDM Ilmu Politik

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DEPOK, CUPLIKAN.CO.ID – Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Indonesia (APSIPOL) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan penyempurnaan kurikulum pendidikan ilmu politik di Indonesia. Komitmen tersebut menjadi fokus utama dalam rangkaian kegiatan pelantikan pengurus APSIPOL periode 2025–2028 yang digelar Kamis (20/11/2025) di FISIP Universitas Indonesia, Depok. Dalam kuliah umumnya, akademisi senior Prof. Dr. […]

  • Adlin Panjaitan, saat silaturahmi dan roadshow AMPI ke tiga provinsi di Jawa yang dilakukan pada Sabtu-Rabu (2-6/8)

    Adlin Panjaitan Menulis Takdir dari PMII ke Golkar

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dari lekuk sunyi Sei Rambai, yang letaknya ada di tepian Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan,  kampung yang diselimuti kabut pagi dan desir angin ladang, Adlin Panjaitan dilahirkan tepat pada 6 Februari 1996. Sejak awal, hidup tak pernah memberinya jalan yang datar. Ia tumbuh bersama gemetar harapan dan gelisah yang tak selalu bisa […]

expand_less