Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Komisi X DPR: Anggaran Pendidikan Harus Maksimal untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Komisi X DPR: Anggaran Pendidikan Harus Maksimal untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

  • account_circle MA
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta pemerintah segera menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 40/PUU-XXIV/2026 yang mengamanatkan pemisahan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari alokasi wajib anggaran pendidikan. Menurutnya, implementasi putusan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan anggaran pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

“Jika MK sudah memutuskan demikian, maka tentu pemerintah harus segera menindaklanjutinya sesuai dengan amar putusan,” ujar Esti kepada Parlementaria di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa pendanaan Program MBG tidak lagi dapat dibebankan pada alokasi wajib anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Mahkamah memberikan masa transisi hingga penyusunan APBN Tahun Anggaran 2028.

Meski demikian, Esti berharap pemerintah tidak menunggu hingga batas waktu tersebut dan mulai menerapkan kebijakan itu dalam penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027.

“Sesuai putusan MK, mulai tahun 2028 anggaran MBG tidak lagi berasal dari anggaran pendidikan,” tegas politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Ia menilai percepatan implementasi putusan MK akan membuka ruang yang lebih besar bagi pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih memadai.

“Semaksimal mungkin diupayakan dapat diterapkan mulai tahun anggaran 2027 agar dunia pendidikan memperoleh manfaat yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas SDM,” katanya.

Esti menjelaskan, tambahan ruang fiskal di sektor pendidikan perlu diarahkan untuk meningkatkan kualitas guru, dosen, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga mahasiswa. Selain itu, anggaran juga dibutuhkan untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan sekaligus menjawab tantangan baru, seperti digitalisasi pembelajaran dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI).

Menurutnya, pemerintah juga perlu memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan layanan pendidikan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah terdampak bencana. Ia menyoroti masih banyaknya sekolah dengan kondisi bangunan yang rusak serta terbatasnya akses menuju fasilitas pendidikan.

“Kita masih sering mendengar gedung sekolah roboh, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa anak-anak yang datang untuk belajar. Ini menjadi ironi yang harus segera diatasi negara melalui perbaikan sekolah-sekolah yang rusak,” ujarnya.

Selain membenahi infrastruktur, Esti juga mendorong pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Ia meminta realisasi pendidikan gratis pada jenjang SD dan SMP sesuai putusan MK sebelumnya, sekaligus mengembalikan anggaran sejumlah program strategis yang mengalami penurunan, termasuk anggaran Perpustakaan Nasional untuk distribusi buku hingga ke wilayah 3T.

Di sisi lain, Esti mengingatkan persoalan kekurangan guru masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Berdasarkan hasil Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) RUU Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) Komisi X DPR RI ke Daerah Istimewa Yogyakarta, daerah yang dikenal sebagai salah satu barometer pendidikan nasional itu masih mengalami kekurangan sekitar 1.600 guru.

“Kita bisa membayangkan bagaimana kondisi di daerah lain, khususnya wilayah 3T. Karena itu pemerintah harus membuka formasi guru sesuai kebutuhan riil di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, Esti menilai rendahnya proporsi belanja pendidikan Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sebagaimana tercatat dalam data UNESCO Institute for Statistics, menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendidikan nasional.

Ia menegaskan, putusan MK yang memisahkan anggaran MBG dari anggaran pendidikan harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkuat investasi negara di sektor pendidikan tanpa mengurangi keberlangsungan program-program yang telah berjalan.

“Kami berharap pemerintah benar-benar menyusun setiap program berdasarkan kajian yang komprehensif, bukan menghadirkan program baru tanpa persiapan matang sehingga mengorbankan program yang sudah berjalan,” tegasnya.

Esti juga menyoroti pelaksanaan sejumlah program pendidikan baru, termasuk Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut harus dirancang secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan baru, seperti pemindahan guru dari sekolah reguler di tengah masih tingginya kebutuhan tenaga pendidik.

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kajian yang menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan guru, peserta didik, sarana dan prasarana, serta dampaknya terhadap ekosistem pendidikan nasional.

“Kami berharap berbagai kebijakan pendidikan yang sedang disiapkan pemerintah benar-benar mampu memperkuat sistem pendidikan nasional sekaligus menjadi solusi atas persoalan kekurangan guru dan ketimpangan layanan pendidikan demi terpenuhinya hak dasar setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Esti menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul harus menjadi prioritas nasional di tengah tantangan transformasi digital, perkembangan kecerdasan artifisial, ekonomi hijau, dan meningkatnya persaingan global.

“Membangun SDM unggul harus dimulai dari pendidikan. Pendidikan adalah fondasi utama bagi pembangunan nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peresmian Sumur Bor Tahun 2022

    TPS Dukung Peningkatan Kesejahteraan Warga Pamekasan Melalui Program Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, CUPLIKAN.CO.ID – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menghadirkan program air bersih dan sanitasi di Desa Sumberwaru, Pamekasan, Madura. Sejak diluncurkan pada 2022, program ini telah berhasil menjangkau hampir 100 penerima manfaat dan membantu warga mengatasi krisis air bersih yang sering terjadi, terutama selama musim kemarau. Bekerja sama […]

  • Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BOGOR, BERITANEGERI.ID – Kegaduhan hukum yang melingkupi pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono atas materi stand‑up comedy berjudul Mens Rea bukan sekadar sensasi media. Insiden ini seolah menjadi fenomena luar biasa yang memantulkan tiga persoalan besar, pertama, kebebasan berekspresi di ruang digital, Kedua, peran hukum pidana baru, dan ketiga, kedewasaan negara hukum dalam merespons kritik. Bukan […]

  • Ilustrasi bantuan dana parpol

    Kemendagri Salurkan Dana Parpol: Siapa Dapat Paling Besar?

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya angkat bicara soal sorotan publik terkait bantuan keuangan negara untuk partai politik. Dalam pernyataan resmi, Kemendagri menegaskan bahwa pemberian bantuan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan hanya diberikan kepada partai yang memperoleh kursi di DPR RI maupun DPRD provinsi/kabupaten/kota. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Aang Witarsa […]

  • Budisatrio Djiwandono, Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia.

    Pemuda Tani Dorong Regenerasi Petani Lewat Inovasi Digital

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Momentum peringatan HUT ke-39 Pemuda Tani Indonesia dan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan DPP Pemuda Tani Indonesia untuk menggelorakan semangat regenerasi petani muda di tengah pesatnya transformasi teknologi pertanian. Kegiatan bertajuk “Temu Pemuda: Dialog dan Penanaman” ini digelar serentak di delapan provinsi dan dipusatkan di Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (28/10). Ketua […]

  • Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani

    Investasi RI Tembus Rp942 Triliun, BKPM Janji Lindungi Investor

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan investasi dan menjaga kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Kepercayaan ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang stabil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menekankan pentingnya meminimalisir segala potensi […]

  • Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy atau Rommy,

    Romahurmuziy Sebut Tasyakuran Agus Suparmanto Simbol Persatuan PPP

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Rommy menilai tasyakuran yang digelar Ketua Umum terpilih Agus Suparmanto menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan internal partai. Acara syukuran berlangsung di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/9/2025), usai Muktamar X PPP menetapkan Agus sebagai ketua umum periode 2025–2030. “Rasa syukur kita atas […]

expand_less