Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ini 12 Tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil Usai Tragedi Ojol Tewas

Ini 12 Tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil Usai Tragedi Ojol Tewas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Tragedi tewasnya pengemudi ojek online (ojol) akibat ditabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025), menjadi pemicu ledakan protes masyarakat sipil. Lebih dari 100 organisasi yang tergabung dalam koalisi menyampaikan 12 tuntutan utama untuk mengakhiri brutalitas aparat dan mengembalikan arah demokrasi Indonesia.

Koalisi yang terdiri dari YLBHI, ICW, KontraS, WALHI, LBH, hingga berbagai organisasi mahasiswa menilai tindakan represif aparat bukan sekadar insiden, melainkan bentuk kejahatan negara. Mereka menegaskan, Presiden dan DPR tidak bisa lagi bersembunyi di balik diamnya sikap atas jatuhnya korban jiwa.

12 Tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil di antaranya :

  1. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan di berbagai daerah.

  2. Presiden harus mendesak Polri menghentikan sikap represif dalam menangani aksi.

  3. Kapolri dan Presiden bertanggung jawab penuh dengan mengadili pelaku kekerasan, bukan sekadar sanksi etik.

  4. Presiden membentuk tim independen untuk menyelidiki tragedi 28 Agustus 2025.

  5. Kapolri Listyo Sigit mundur atau dicopot dari jabatannya.

  6. Reformasi Polri secara menyeluruh melalui investigasi independen atas pelanggaran aparat.

  7. DPR memberi sanksi keras kepada anggota yang memicu kemarahan publik.

  8. Pemerintah dan DPR segera memenuhi tuntutan demonstran, termasuk pembatalan R-KUHAP dan kebijakan pajak yang tidak adil.

  9. Militer dilarang masuk ke ruang sipil, agar demokrasi tidak makin tergerus.

  10. Komnas HAM segera menyelidiki dugaan pelanggaran HAM serius dalam tragedi ojol tewas.

  11. Komnas HAM juga harus menilai kontrol berlebihan atas media sosial selama aksi.

  12. Bubarkan Kementerian HAM yang dinilai gagal mencegah pelanggaran hak asasi oleh negara

Koalisi menegaskan bahwa 12 tuntutan ini bukan sekadar respons emosional, melainkan agenda penyelamatan demokrasi. Mereka menilai brutalitas aparat yang berulang kali terjadi adalah bukti bahwa evaluasi dan akuntabilitas Polri selama ini hanyalah omong kosong.

“Setiap tahun nyawa rakyat terus berjatuhan di tangan aparat. Tanpa reformasi menyeluruh, Indonesia sedang bergerak menuju negara tiran dalam kemasan baru,” tegas pernyataan bersama koalisi.

Tragedi ojol tewas ini sekaligus menjadi ujian besar bagi Presiden dan DPR. Publik menilai, jika 12 tuntutan tersebut diabaikan, artinya pemerintah memang sengaja menutup ruang partisipasi rakyat dan melanggengkan kekuasaan dengan cara kekerasan.

Koalisi menegaskan, mereka akan terus mengawal kasus ini hingga ada langkah nyata dari negara, bukan sekadar janji atau permintaan maaf. “Kami tidak akan berhenti sampai negara benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkas mereka (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Romy Sukarno

    Romy Soekarno Gantikan Sri Rahayu dan Arteria Dahlan di DPR

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID  – Romy Soekarno, cucu Presiden pertama RI Soekarno, resmi dilantik sebagai anggota DPR periode 2024-2029. Romy berhasil melenggang ke Senayan setelah dua caleg PDIP, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, memilih mundur sebagai caleg terpilih dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Keputusan mundurnya dua tokoh PDIP ini membuat Romy mendapatkan kesempatan untuk duduk di […]

  • Foto pejabat dan Ilmuwan Nuklir Iran yang tewas akibat Perang 12 Hari melawan Israel.

    Iran Harus Perkuat Angkatan Udara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Oleh : Brigadir Jenderal Hossein Khalili* Perang selama dua belas hari antara Iran dan Israel memang telah berhenti dengan tercapainya kesepakatan gencatan senjata. Namun, potensi konflik kembali masih sangat mungkin terjadi kapan saja. Karena itu, penting untuk mengkaji secara menyeluruh berbagai aspek dari konflik terakhir ini—mulai dari titik lemah yang perlu diperbaiki, hingga kekuatan nasional […]

  • Zezen Zaenal Mutaqien (Voicers)

    Dedi Bukan Jokowi, Mulyadi Bukan Mulyono

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : Zezen Zaenal Mutaqin* Saya hanya sekali menemui KDM. Sudah lama sekali. Saya lupa waktu tepatnya. Saat itu dia menjabat sebagai wakil bupati di Purwakarta dan saya koordinator riset Jawa Barat untuk Lembaga Survei Indonesia (LSI). KDM ingin tahu tentang survei. Lewat jaringan HMI, seseorang yang disuruhnya menghubungi saya. Kami bergegas dari Menteng dengan […]

  • Voicers Chamad Hojin

    Aksi Massa & Krisis Komunikasi Para Pejabat Publik Kita

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Oleh : Chamad Hojin* Aksi massa beberapa minggu terakhir yang terjadi di Pati, Bone, dan Gedung DPR dipicu oleh pernyataan para pejabat yang dinilai arogan, sombong, sinis dan cenderung menantang rakyat. Para pejabat menggunakan standar ukuran orang lain atau masyarakat dengan ukuran dan standar dirinya sendiri. Akibatnya apa yang diucapkan mendapat reaksi dan tanggapan yang […]

  • MN KAHMI

    KAHMI Soroti Ketimpangan Ekonomi di Tahun Pertama Prabowo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai telah menunjukkan arah positif dalam pembangunan ekonomi nasional, namun ketimpangan antarwilayah dan sektor ekonomi masih menjadi tantangan besar. Penilaian ini disampaikan dalam diskusi reflektif bertajuk “Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo: Bidang Ekonomi dan Ketahanan Pangan” yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa […]

  • Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dalam pertemuan bersama ASIRI, Selasa (4/11/2025).

    Pemerintah Tegaskan Pentingnya Data Musik Transparan Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Hukum Republik Indonesia (Menkum RI), Supratman Andi Agtas, menekankan urgensi transparansi data lagu dan musik nasional sebagai fondasi pembenahan ekosistem industri rekaman. Ia meminta seluruh karya yang telah dikodefikasi oleh perusahaan rekaman—khususnya yang tergabung dalam ASIRI—segera didaftarkan ke Pangkalan Data Lagu dan Musik (PDLM) Ditjen KI. Menurut Supratman, kelengkapan data menjadi […]

expand_less