Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Bahas Ketahanan Pangan, KAHMI Tawarkan Jalan Baru Pembangunan

Bahas Ketahanan Pangan, KAHMI Tawarkan Jalan Baru Pembangunan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah tantangan global yang kian kompleks, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menyerukan perlunya arah baru pembangunan nasional yang bertumpu pada kemandirian pangan sebagai fondasi. Dalam diskusi publik bertajuk “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen melalui Asta Cita Kemandirian Pangan dan Pencapaian SDGs” yang digelar di Jakarta, Rabu (18/6), KAHMI menawarkan gagasan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen melalui pendekatan berbasis pangan rakyat, dengan integrasi semangat Asta Cita dan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tak sekadar agenda teknokratis, KAHMI menempatkan isu pangan dalam dimensi peradaban: sebagai jembatan antara ekonomi rakyat, nasionalisme, dan masa depan Indonesia.

Ketua panitia kegiatan, Viviana Hanifa, menegaskan bahwa kemandirian pangan menyentuh sisi paling mendalam dari pembangunan: martabat manusia. “Ini bukan hanya soal swasembada beras atau stok cadangan. Ini tentang kepercayaan diri bangsa dalam memberi makan dirinya sendiri. Tentang petani yang tidak merasa kecil di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Widiastuti, SE., M.Si., Deputi Kedaulatan dan Ketahanan Pangan Kemenko Perekonomian, mendorong transformasi paradigma pembangunan ekonomi yang selama ini terlalu bertumpu pada sektor keuangan dan industri. Ia mengingatkan bahwa ekosistem pangan nasional, mulai dari petani kecil hingga pasar lokal, justru merupakan penyangga riil ketahanan bangsa.

“Ekonomi yang kokoh tumbuh dari tanah. Dari sawah, dari laut, dari dapur rakyat. Inilah pembangunan yang menyentuh kehidupan nyata,” katanya.

Pandangan yang sama disampaikan Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto dari Dewan Pengarah BULOG. Ia menyebut perlunya gerakan nasional untuk memulihkan kebanggaan terhadap konsumsi produk pangan lokal, terutama beras petani sendiri.

“Makan nasi dari petani kita adalah bentuk nasionalisme sehari-hari. Kita tak perlu slogan keras jika tiap rumah tangga menolak beras impor dan memilih hasil sawah negeri sendiri,” ujarnya.

Diskusi ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang menggabungkan pendekatan teknologi dan kebijakan:

  • Digitalisasi rantai pasok pangan: dari produksi hingga distribusi, agar efisien dan adil.

  • Integrasi big data lintas kementerian/lembaga: untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran dan antisipatif terhadap krisis.

  • Reformasi regulasi pangan: meminimalkan tumpang tindih dan hambatan birokrasi yang menyulitkan petani dan nelayan mengakses sumber daya serta pasar.

  • Penguatan posisi petani dan nelayan: dalam skema ekonomi nilai tambah, termasuk dalam akses permodalan, teknologi, dan jaminan harga.

  • Kampanye nasional cinta pangan lokal: sebagai upaya menyatukan konsumen dan produsen dalam satu ekosistem yang berpihak pada kemandirian.

Jalan Baru Pembangunan dari Akar Rumput

Syamsul Qomar, Sekjen Majelis Nasional KAHMI dan Staf Khusus Menpora, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar diskusi seremonial, tetapi awal dari gerakan lintas sektor yang menyatukan pemerintah, BUMN, swasta, dan masyarakat sipil dalam misi kedaulatan pangan.

“Kita tidak punya banyak waktu. Dunia sedang berubah cepat, dan kita harus bangun fondasi ekonomi dari kekuatan sendiri. Pangan adalah jawabannya,” ujar Syamsul.

Diskusi ini menandai titik balik penting: bahwa pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan sekadar angka dalam grafik, tapi impian yang membutuhkan landasan kuat berupa pangan yang mandiri dan adil. Lewat pangan, KAHMI mengajak bangsa ini menyusun ulang arah pembangunan: dari bawah ke atas, dari petani ke istana, dari dapur rakyat ke panggung nasional.

Dan seperti yang disimpulkan dalam forum ini: “Kedaulatan pangan bukanlah utopia. Ia adalah keniscayaan jika bangsa ini berdiri di atas akar-akarnya sendiri.” (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menerima kunjungan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta (21/7/2025)

    Listrik Masuk Desa Transmigrasi, Kolaborasi Pemerintah Kian Solid

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah terus memperkuat kerja sama antar kementerian guna mendorong pemerataan pembangunan, salah satunya melalui program listrik masuk desa transmigrasi. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima kunjungan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta (21/7/2025), dan menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor tersebut. “Kedatangan Bapak Yuliot […]

  • Haeny Relawati Rini Pujiastuti, Anggota Komisi VIII DPR RI

    Haeny Relawati Minta Pemerintah Waspadai Risiko Transisi Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah agar tidak meremehkan fase transisi tata kelola ibadah haji 2026 yang kini berpindah dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah (KHU). Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Haeny Relawati Rini Widyastuti, menilai proses peralihan ini menyimpan potensi risiko serius jika tidak […]

  • I Can English

    Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pentingnya belajar bahasa Inggris di era digital kini menjadi lebih jelas dari sebelumnya. Dalam dunia yang serba terhubung seperti sekarang, kemampuan bahasa Inggris bukan hanya sebuah keahlian tambahan, tetapi kebutuhan utama. Kamu akan menemukan bahwa banyak informasi, peluang karir, dan bahkan interaksi sosial sekarang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama.  Dengan mempelajari […]

  • Mensos RI Syaifullah Yusuf dalam sebuah acara PCNU Kendal pada Minggu (27/4/2025).

    Soeharto dan Gus Dur Berpeluang Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dua tokoh besar dalam sejarah Indonesia, Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), berpeluang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan kabar ini saat menghadiri acara di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Rabu (23/4). “Tahun ini ada beberapa nama yang berpeluang, […]

  • Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi,

    Nur Purnamasidi Tegaskan Komitmen Kawal Anggaran Pendidikan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    LUMAJANG, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar, H. Muhamad Nur Purnamasidi, menegaskan komitmennya untuk memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan secara tepat sasaran. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung kondisi SD Negeri Sukosari 01 di Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (10/10/2025). Kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi […]

  • Foto bersama Pemkab Situbondo bersama Pemkab Bondowoso pada Rabu (23/4/2025) dalam rangka studi referensi terkait strategi pemekaran kecamatan dan kemitraan dengan perguruan tinggi negeri di Bondowoso.

    Belajar Pemekaran dan Riset Daerah, Pemkab Situbondo Studi ke Bondowoso

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Situbondo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso pada Rabu (23/4/2025) dalam rangka studi referensi terkait strategi pemekaran kecamatan dan kemitraan dengan perguruan tinggi negeri. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala OPD. Rombongan diterima hangat oleh Bupati Bondowoso […]

expand_less