Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » YLBHI Desak Kapolri Pecat Kapolrestabes Semarang

YLBHI Desak Kapolri Pecat Kapolrestabes Semarang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak Kapolri untuk segera memecat Kapolrestabes Semarang terkait dugaan upaya menutupi kasus pembunuhan Gamma, pelajar SMK yang diduga menjadi korban penembakan oleh polisi. YLBHI menilai tindakan ini merupakan modus kepolisian yang kerap berulang dalam berbagai kasus serupa, seperti kasus Sambo, Afif Maulana, dan Vina Cirebon.

“Kami melihat pola menutup-nutupi kasus menjadi strategi untuk menghapus jejak kejahatan di tubuh kepolisian. Ini adalah bentuk korupsi terhadap keadilan yang tidak boleh dibiarkan,” tegas YLBHI dalam siaran persnya, Selasa (3/12/2024) kemarin.

YLBHI menegaskan, proses hukum tidak boleh berhenti pada penahanan pelaku penembakan, Aipda Robig Zaenudin. “Polisi harus memecat pelaku dan segera memproses hukum pidana serta etik untuk mencegah praktik impunitas yang merusak kepercayaan publik,” ujar perwakilan YLBHI.

Dalam kasus Gamma, pelaku berdalih menembak untuk membubarkan tawuran. Namun, YLBHI menilai dalih tersebut tidak dapat membebaskan pelaku dari tanggung jawab pidana.

“Polisi seharusnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, bukan bertindak main hakim sendiri,” imbuhnya.

Menurut YLBHI, minimnya pengawasan internal dan lambannya reformasi di tubuh Polri menjadi akar masalah pelanggaran-pelanggaran serupa.

“Tindakan obstruction of justice yang dilakukan penegak hukum adalah pelanggaran HAM serius dan merusak sendi-sendi negara hukum,” lanjut YLBHI.

Untuk mencegah kejadian serupa, YLBHI mengajukan lima poin rekomendasi:

  1. Kapolri segera memecat Kapolrestabes Semarang dan Aipda Robig Zaenudin.
  2. Presiden dan DPR mengevaluasi kewenangan penggunaan senjata serta sistem pengawasan kepolisian.
  3. Presiden dan DPR membuka agenda reformasi kepolisian dengan melibatkan partisipasi publik secara bermakna.
  4. Kapolri mengaudit kepemilikan senjata di Polri dan memperketat pengawasannya.
  5. Kompolnas dan Komnas HAM segera mendorong reformasi kepolisian dan mengevaluasi sistem pengawasan yang ada.

“Tindakan main hakim sendiri dan manipulasi perkara ini berbahaya bagi masa depan penegakan hukum di Indonesia. Jangan ada toleransi terhadap pelanggaran ini,” ujar perwakilan YLBHI.

YLBHI juga meminta DPR untuk mengevaluasi menyeluruh sistem kepolisian, khususnya terkait kewenangan penggunaan senjata dan pengawasan internal. “Jika reformasi kepolisian mandek, pelanggaran akan terus berulang dan kepercayaan publik terhadap aparat hukum akan semakin runtuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, YLBHI mendesak Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu ini. “Presiden harus memastikan reformasi kepolisian berjalan sesuai dengan semangat reformasi yang melibatkan pengawasan intensif dan partisipasi publik,” katanya.

Kasus Gamma menjadi sorotan karena mengungkap lemahnya pengawasan dan penyalahgunaan kewenangan di kepolisian. “Ini adalah ujian bagi Polri untuk membuktikan komitmennya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan keadilan,” ujar YLBHI.

YLBHI juga meminta Kompolnas dan Komnas HAM menjalankan fungsinya secara maksimal. “Institusi ini harus memastikan reformasi kepolisian berjalan efektif dan sistem pengawasan diperbaiki,” tutupnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, YLBHI berharap kasus serupa tidak lagi terulang, dan keadilan bagi korban seperti Gamma dapat ditegakkan sepenuhnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer . Sumber foto : ANTARA

    Noel Desak Polri Ungkap Teror terhadap Tempo: Ujian bagi Penegakan Hukum

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Teror berupa kiriman kepala babi dan bangkai tikus ke kantor Majalah Tempo dinilai sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers dan demokrasi. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera mengungkap dalang di balik aksi teror ini. “Saya mengutuk pelaku teror terhadap Majalah Tempo. Cara-cara biadab seperti ini […]

  • Hwang Do Hee

    Intrik Politik dan Dilema Moral dalam Film Queenmaker

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Queenmaker adalah sebuah drama politik yang memikat, mengeksplorasi intrik dan dinamika kekuasaan di dunia pemilihan umum. Serial ini berfokus pada Hwang Do-hee, seorang ahli strategi politik yang cerdas dan ambisius. Cerita dimulai ketika Hwang dipanggil untuk membantu seorang kandidat wali kota yang kurang dikenal, menciptakan ketegangan saat ia mencoba membawa kandidat tersebut […]

  • Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

    Menteri Golkar Diisukan Diganti, Bahlil : Itu Hak Prerogatif Presiden

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Momen hangat antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menjadi sorotan publik saat keduanya hadir dalam Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6) di Gedung Pancasila, Jakarta. Kebersamaan yang tampak cair dan penuh canda ini muncul bersamaan dengan bergulirnya isu reshuffle kabinet. Prabowo dan Megawati bahkan terlihat berbincang santai hingga […]

  • Hasan Nasbi

    Istana Tepis Dugaan Gratifikasi Kaesang, Senggol Mega dan Mahfud MD

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam merespons tuduhan dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI, pihak Istana melalui Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi memberikan klarifikasi tegas. Menurut Hasan, tuduhan tersebut dianggap tidak relevan karena Kaesang bukanlah penyelenggara negara. “Kaesang bukan pejabat publik, tapi reaksi publik seakan […]

  • Konsultan komunikasi politik, Fauzan Azima, resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai Bakal Calon Bupati Bangka ke Sekretariat Partai NasDem, Rabu (17/4) malam pukul 20.00 WIB, di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Sumber foto : istimewa.

    Fauzan Azima Jadi Pendaftar Terakhir Bacalon Bupati Bangka dari Partai NasDem

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANGKA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang penutupan masa pendaftaran bakal calon kepala daerah dari Partai NasDem, konsultan komunikasi politik, Fauzan Azima, resmi menyerahkan berkas pencalonan sebagai Bakal Calon Bupati Bangka. Fauzan tercatat sebagai pendaftar terakhir yang menyerahkan formulir ke Sekretariat Partai NasDem, Rabu (17/4) malam pukul 20.00 WIB, di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Fauzan selama ini dikenal sebagai […]

  • Ketua Dewan Pers periode 2022–2025, Dr. Ninik Rahayu

    Ninik Rahayu: Tempo Sudah Jalankan Rekomendasi Dewan Pers

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Dewan Pers periode 2022–2025, Dr. Ninik Rahayu, menyampaikan keterangan tertulis sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam perkara gugatan perdata Menteri Pertanian terhadap PT Tempo Inti Media Tbk di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam keterangannya, Ninik menegaskan bahwa gugatan tersebut berada dalam ruang lingkup sengketa pers yang seharusnya diselesaikan melalui mekanisme […]

expand_less