Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lafadz Nusantara Center Soroti Turunnya Peringkat Perdamaian Indonesia di Indeks Global 2026

Lafadz Nusantara Center Soroti Turunnya Peringkat Perdamaian Indonesia di Indeks Global 2026

  • account_circle DDY
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Direktur Eksekutif Lafadz Nusantara Center, Deni Iskandar, menyoroti penurunan posisi Indonesia dalam pemeringkatan perdamaian global tahun 2026 yang dirilis oleh Institute for Economics and Peace (IEP). Menurutnya, penurunan tersebut harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat upaya menjaga stabilitas nasional.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Lafadz Nusantara Center terhadap laporan IEP, Indonesia menempati peringkat ke-69 dunia dalam Global Peace Index (GPI) 2026 dan masuk dalam kategori Medium Peace atau tingkat perdamaian menengah.

Posisi tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 ketika Indonesia berada di peringkat ke-49 dunia.

“Indonesia saat ini berada di peringkat 69 dunia. Skoring ini mengalami penurunan secara cukup signifikan dibandingkan tahun 2025 yang berada di posisi 49. Penurunan ini tentu harus menjadi perhatian bersama, dan pemerintah juga harus mempunyai mitigasinya,” kata Deni Iskandar dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).

IEP merupakan lembaga riset independen yang berbasis di Sydney, Australia, yang secara rutin menerbitkan kajian mengenai tingkat perdamaian global melalui berbagai indikator sosial, ekonomi, politik, dan keamanan.

Menurut Deni, merosotnya posisi Indonesia dalam indeks tersebut tidak dapat dilepaskan dari sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan nasional. Di antaranya konflik dan ketegangan sosial di beberapa wilayah, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), meningkatnya kriminalitas, hingga aksi demonstrasi yang berujung pada kekerasan.

Ia juga menyinggung sejumlah persoalan yang dinilai berpengaruh terhadap kondisi sosial masyarakat, termasuk dinamika di Papua serta berbagai ketimpangan ekonomi yang masih terjadi.

“Jika kita melihat data riset itu, tentu saja penurunan peringkat ini harus kita lihat dan kita baca secara lebih cermat. Persoalan Papua belum sepenuhnya selesai, kemudian sentimen SARA di Indonesia juga selalu muncul dan kadang menguat, belum lagi kriminalitas, serta saat ini aksi demonstrasi juga terus berjalan panjang,” ujarnya.

Selain faktor sosial dan keamanan, Deni menilai tekanan ekonomi juga berpotensi memengaruhi stabilitas nasional. Ia menyoroti meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor yang dapat memperbesar kerentanan sosial apabila tidak diantisipasi dengan baik.

“Pada saat investasi melemah dan angka PHK meningkat, maka tekanan ekonomi masyarakat akan semakin besar. Jika pemerintah tidak punya mitigasi soal ini, maka kondisinya bisa memicu gejolak sosial yang akhirnya berdampak pada stabilitas dan perdamaian nasional,” jelasnya.

Karena itu, Lafadz Nusantara Center mendorong pemerintah untuk memperkuat agenda keadilan sosial, pemerataan pembangunan, penegakan hukum yang berkeadilan, serta membuka ruang dialog yang lebih luas dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Deni menegaskan bahwa perdamaian nasional tidak hanya diukur dari ketiadaan konflik bersenjata, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan rasa aman, kesejahteraan, dan keadilan bagi masyarakat.

“Perdamaian nasional tentu tidak hanya dapat diukur dari tidak adanya konflik bersenjata, tetapi juga dari kemampuan negara menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan rasa aman bagi seluruh warga negara. Jika persoalan-persoalan mendasar ini tidak segera diselesaikan, maka potensi instabilitas akan terus meningkat,” pungkasnya.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Aceh, Irmawan

    Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang,DPR Minta Pemulihan Dipercepat

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    ACEH, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Aceh resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari, terhitung mulai Jumat (12/12/2025) hingga Kamis (25/12/2025). Kebijakan ini mendapat respons positif dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Aceh, Irmawan, yang menilai kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan intensif. Menurut Irmawan, perpanjangan […]

  • UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Perlindungan Pekerja Dipertegas

    UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Perlindungan Pekerja Dipertegas

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengamat Politik Bawono Kumoro mengatakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan untuk menjadi Undang-Undang (UU) patut diapresiasi secara positif karena mempertegas perlindungan hak pekerja atau buruh. “Salah satu substansi utama UU Perlindungan Ketenagakerjaan mempertegas pelindungan hak pekerja atau hak buruh melalui jaminan kesempatan dan juga perlakuan sama dalam seluruh aspek ketenagakerjaan,” kata Bawono, […]

  • Sekretariat YLBHI

    YLBHI: Masuknya Jokowi dalam Daftar Nominasi OCCRP adalah Preseden Buruk Demokrasi Indonesia

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo, masuk dalam daftar nominasi tokoh yang dinilai berkontribusi besar memperburuk kejahatan terorganisir dan korupsi sepanjang 2024 oleh Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Meskipun penghargaan “Person of the Year 2024” jatuh kepada mantan Presiden Suriah, Bashar al-Assad, YLBHI menilai nominasi tersebut sebagai sinyal buruk bagi situasi […]

  • Irene Kim, Penggerak Swifties for Kamala

    Swifties for Kamala: Kekuatan Fandom dalam Politik AS

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketika Taylor Swift mendukung Kamala Harris untuk pemilu presiden lewat postingan di instagrmnya, reaksi yang terjadi lebih dari sekadar dukungan selebritas biasa. Penggemarnya, sebanyak 284 juta dan dikenal sebagai “Swifties“, langsung menggerakkan kampanye untuk Harris melalui media sosial. Salah satu penggerak utama kampanye ini adalah Irene Kim, yang telah menjadi Swiftie selama […]

  • Presiden Jokowi

    Jokowi: Pergantian Kepala BIN Atas Permintaan Prabowo

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pengajuan pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan ke DPR RI dilakukan atas permintaan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Jokowi menyatakan hal ini hanyalah proses administrasi yang telah dibicarakan dengan Prabowo. “Oh itu administrasi saja,” ujar Jokowi saat kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, Rabu (16/10). Prabowo, […]

  • Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia, Julia Putri Noor.

    Hari Desa Nasional Momentum Tingkatkan Literasi dan Kompetensi Warga Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Januari hari ini menjadi momentum penting untuk mendorong literasi dan kompetensi masyarakat desa di seluruh Indonesia. Ketua Umum Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia, Julia Putri Noor, menyoroti peran strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan berkontribusi pada pembangunan […]

expand_less