Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Suparji Ahmad Soroti Dampak Putusan MK 135 dan Tantangan Teknis Pemilu

Suparji Ahmad Soroti Dampak Putusan MK 135 dan Tantangan Teknis Pemilu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pakar Hukum Tata Negara, Suparji Ahmad, menegaskan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXIII/2025 merupakan keputusan strategis yang akan mengubah desain pemilu nasional dan lokal di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Pemuda “Perspektif Pemuda Pasca Putusan 135 MK Tentang Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal” yang digelar DPP KNPI di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Suparji menjelaskan bahwa putusan tersebut membawa konsekuensi hukum yang mengikat seluruh elemen bangsa karena bersifat erga omnes, berlaku untuk semua meskipun bukan pihak pemohon. “Inilah keunikan dari putusan MK. Berbeda dengan perkara pidana atau perdata yang hanya mengikat para pihak, putusan MK tetap berlaku bagi semua warga negara meski tidak ikut memohon,” jelasnya.

Menurut Suparji, pemisahan pemilu nasional dan pemilu lokal sebagaimana ditegaskan dalam Putusan MK 135 didasari sejumlah pertimbangan penting. Salah satunya adalah tragedi kelelahan petugas dalam penyelenggaraan pemilu serentak sebelumnya, yang mengakibatkan banyak korban sakit hingga meninggal dunia. Selain itu, pemilu serentak dinilai menyebabkan “keletihan demokrasi”, di mana fokus publik hanya tertuju pada pemilihan presiden, sementara isu lokal menjadi terpinggirkan.

“Isu-isu kedaerahan termarginalisasi karena semua terkonsentrasi pada pemilu nasional. Padahal isu lokal sama pentingnya. Ini menjadi salah satu alasan MK memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal,” ujar Suparji.

Suparji menekankan bahwa tantangan utama ke depan berada pada teknis pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu lokal yang akan berlangsung pada periode 2029 hingga 2031. Ia menilai banyak hal yang belum terjawab, terutama terkait pengisian jabatan kepala daerah dalam masa transisi.

“Bagaimana dengan pengisian jabatan dari 2029 hingga 2031? Apakah diperpanjang? Diangkat penjabat? Atau dibiarkan kosong? Ini semua belum ada kejelasan,” tegasnya.

Ia menilai pemerintah dan DPR harus segera melakukan perubahan dan harmonisasi undang-undang, terutama UU Pemilu dan UU Pilkada, agar tidak terjadi kekosongan hukum. “Suka tidak suka, mau tidak mau, keputusan MK harus dilaksanakan. Maka undang-undangnya harus segera disesuaikan,” tambahnya.

Suparji juga mengingatkan agar penyelenggaraan pemilu mendatang mempertimbangkan aspek efisiensi, efektivitas, dan kepastian hukum.

Peran Pemuda dalam Menjawab Tantangan Putusan MK

Dalam forum yang dihadiri berbagai organisasi kepemudaan, Suparji mengajak pemuda untuk mengambil peran strategis dalam proses perubahan tata kelola pemilu. Ia menekankan bahwa pemuda harus menjadi bagian dari penyusunan gagasan dan solusi, bukan hanya pengamat.

“Ini momentum bagi pemuda untuk berada di barisan terdepan. Pemuda harus memberi masukan cerdas kepada pemerintah dan DPR tentang skema teknis pelaksanaan pemilu pasca Putusan MK 135,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadi pembelajar seumur hidup. Menurutnya, di era akses informasi yang sangat mudah, keunggulan manusia bukan lagi sekadar pengetahuan, tetapi kemampuan memberi inspirasi dan melahirkan solusi.

“Dengan AI dan internet, ilmu bisa dicari kapan saja. Yang dibutuhkan adalah inspirasi, eksplorasi, dan kemampuan memformulasikan solusi,” kata Suparji.

Menutup pemaparan, Suparji menegaskan harapannya agar perubahan sistem pemilu tidak hanya menghasilkan demokrasi prosedural, tetapi juga demokrasi substantif yang mampu menyejahterakan rakyat dan ditegakkan dengan norma hukum yang baik.

“Demokrasi tanpa aturan hukum bisa menjadi anarkis. Sebaliknya, hukum tanpa nilai demokrasi menjadi otoriter. Putusan MK 135 harus kita jadikan momentum untuk memperbaiki sistem hukum dan memperkuat demokrasi kita,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miftahul Arifin, Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (dua dari kanan) dalam suatu acara di Jakarta.

    Revisi Tatib DPR Dinilai Bermasalah, KPD: Bisa Ganggu Independensi Lembaga Negara

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Revisi Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib (Tatib) DPR yang disahkan dalam rapat paripurna menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (KPD), Miftahul Arifin, yang menyoroti potensi penyalahgunaan kewenangan dalam aturan baru tersebut. Pasal 228A yang ditambahkan dalam revisi tersebut […]

  • Ketgam : Suasana diskusi Green Press Indonesia dengan para aktivis sosial dan jurnalis Afrika di kawasan Korogocho, Nairobi, Kenya. Foto: IGG Maha Adi/Greenpress.

    Green Press Ungkap Disinformasi Iklim di Nairobi, Kenya

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    NAIROBI KENYA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Eksekutif Green Press Indonesia, IGG Maha Adi, baru saja menyelesaikan kunjungan intensif ke Ethiopia dan Kenya dalam rangka program Connect Fund dari Bertha Challenge Fellowship. Perjalanan ini menjadi kelanjutan dari lawatannya sebelumnya ke Cape Town, Afrika Selatan, dengan fokus utama mengangkat isu disinformasi iklim di negara-negara global selatan. Di jantung […]

  • Ketua Panitia Silaturahmi Perempuan Partai Golkar dan Peringatan Hari Ibu, Rita Fitria, saat menyampaikan Laporan Panitia di Aula DPP Partai Golkar Slipi Jakarta pada Jum'at (20/12/2024).

    Sambut Hari Ibu, Perempuan Partai Golkar Gelar Silaturahmi Perempuan Golkar

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Golkar menggelar acara Silaturahmi Perempuan Partai Golkar dan Peringatan Hari Ibu pada Jumat (20/12/2024) di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan menginspirasi kader perempuan Golkar dalam berkontribusi bagi bangsa. Ketua Panitia, Rita Fitria, membuka acara dengan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan […]

  • Outlet Astra Daihatsu Karawaci

    Beli Mobil Daihatsu di Astra Daihatsu Karawaci: Pilihan Tepat dengan Layanan Terbaik

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KARAWACI, CUPLIKAN.CO.ID – Membeli mobil Daihatsu di Astra Daihatsu Karawaci merupakan pilihan tepat bagi Anda yang mencari kendaraan berkualitas dengan layanan purna jual terpercaya. Dealer resmi ini berlokasi di Jl. Otista Raya No.21, Gerendeng, Karawaci, Tangerang, Banten, 15113, dan menawarkan berbagai model mobil Daihatsu yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Keunggulan Astra Daihatsu Karawaci Sebagai dealer […]

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar (Kiri)

    Nasaruddin Umar Diangkat Jadi Doctor of Divinity Hartford University

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    HARTFORD USA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, resmi menerima gelar Doctor of Divinity dari Hartford International University for Religion and Peace dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung hangat pada Jumat, (16/5/2025). Kehadiran diaspora Indonesia, akademisi, dan tokoh-tokoh lintas agama menambah kekhidmatan momen ini. “Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan kehormatan berupa […]

  • Viva Yoga menerima audiensi dari Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PBPDHI), Dr. drh. Muhammad Munawaroh, di Jakarta, Senin (11/11/2024).

    Wamen Transmigrasi Dorong Sentra Sapi Perah di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi berkomitmen untuk mengembangkan kawasan sentra peternakan sapi perah di daerah transmigrasi. Langkah ini dinilai penting guna memenuhi kebutuhan susu dalam negeri yang semakin meningkat, terutama untuk mendukung program makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia tanpa mengandalkan impor. “Kita perlu mengembangkan kawasan peternakan baru, dan potensi ini […]

expand_less