Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengamat Sarankan Prabowo Kurangi Pidato Sementara, Fokus pada Kebijakan yang Menyentuh Rakyat

Pengamat Sarankan Prabowo Kurangi Pidato Sementara, Fokus pada Kebijakan yang Menyentuh Rakyat

  • account_circle DDY
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi aktivitas pidato dalam beberapa waktu ke depan guna meredam ketegangan dan kritik yang berkembang di masyarakat.

Menurut Pangi, gelombang kritik dan aksi demonstrasi yang belakangan muncul tidak semata-mata dipicu oleh kebijakan pemerintah. Ia menilai faktor komunikasi publik, khususnya melalui pidato-pidato Presiden, turut memengaruhi sentimen masyarakat.

“Menurut saya, enggak usah Prabowo pidato dulu, 1-2 bulan ini pasti mereda negara ini. Yakin sama saya, berhenti Pak Prabowo itu pidato dua bulan ini,” ujar Pangi dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (11/6/2026).

Ia bahkan berpendapat bahwa penghentian sementara aktivitas pidato selama sepekan dapat mengurangi potensi munculnya aksi protes di berbagai daerah.

Fokus pada Kebijakan Ekonomi

Pangi menilai pemerintah sebaiknya lebih fokus menghadirkan kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat dibanding memperbanyak komunikasi politik yang berpotensi menimbulkan kontroversi.

Beberapa langkah yang menurutnya dapat dilakukan antara lain menurunkan harga Pertamax, menggratiskan premi BPJS Kesehatan bagi masyarakat tertentu, menurunkan tarif listrik, serta merealisasikan rencana pemotongan komisi aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen.

Menurutnya, kebijakan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat akan lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Kritik terhadap Gaya Komunikasi Presiden

Dalam keterangannya, Pangi juga menyoroti sejumlah pidato Presiden Prabowo yang dinilai kurang terarah dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Ia mencontohkan pidato Presiden saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandar Lampung pada Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengajak masyarakat untuk tidak terlalu memedulikan pihak-pihak yang memberikan kritik atau komentar negatif terhadap pemerintah.

“Saya ingatkan dari dulu, presiden kenapa pidatonya kok begini terus. Nggak terarah, liar, di luar kendali,” kata Pangi.

Menurutnya, seorang kepala negara memerlukan strategi komunikasi yang lebih terukur agar pesan yang disampaikan tidak menimbulkan salah tafsir maupun polemik baru di tengah masyarakat.

Prabowo: Indonesia Berada di Jalan yang Benar

Dalam pidato di Munas Hipmi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada pada jalur pembangunan yang tepat dan tidak perlu terpengaruh oleh berbagai komentar yang bersifat negatif.

“Yang nyinyir-nyinyir, ingat ya, ajaran dari guru-guru kita, biar anjing menggonggong, kafilah tetap terus,” ujar Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya semangat pantang menyerah bagi para pengusaha muda Indonesia serta pentingnya menjaga persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kita berada di jalan yang bener. Kita akan menuju kemenangan dan kehebatan saudara sekalian,” kata Prabowo.

Bandingkan dengan Era Jokowi

Pangi turut membandingkan pola komunikasi Presiden Prabowo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, salah satu kekuatan Jokowi selama memimpin adalah kemampuannya menjaga komunikasi dan sentimen publik.

Ia menilai keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari pembangunan fisik atau capaian program, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan rasa tenang dan optimisme di tengah masyarakat.

“Prestasi negara itu adalah sejauh mana mereka punya kemampuan untuk menggembirakan hati rakyat. Menjaga perasaan rakyat itu bagian dari kinerja,” ujarnya.

Pangi menambahkan, komunikasi publik yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan politik, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gyp720txgaa Y6u

    Khamenei: Iran Akan Berdiri Teguh Hadapi Perang yang Dipaksakan

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, menegaskan bahwa bangsa Iran akan “berdiri teguh” melawan perang yang dipaksakan terhadap negaranya. Dalam pesan yang disiarkan televisi pada Rabu (19/6), di tengah agresi Israel yang terus berlanjut terhadap Republik Islam Iran, Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah tunduk pada “bentuk […]

  • Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Andrian Susanto

    Korban Tewas Usai Cekcok, TNI Dalami Motif dan Peran Pelaku

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SERANG, CUPLIKAN.CO.ID – Perkelahian maut yang menewaskan seorang pemuda di Serang kini memasuki babak baru. Dua anggota TNI diduga ikut terlibat dalam insiden berdarah yang juga menyeret dua warga sipil. Pihak Korem 064/Maulana Yusuf dan Polresta Serang Kota kini fokus mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa yang terjadi di dua lokasi berbeda. Korban, Fahrul Abdilah (29), […]

  • Pimpinan Pusat (PP) Serikat Hijau Indonesia (SHI) dalam gelaran Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Meretas Jalan Jakarta Sebagai Kota Hijau Masa Depan Dunia” pada Kamis, 13 Februari 2025, di Pictum Coffee And Kitchen, Jakarta Selatan.

    Jakarta Menuju Kota Hijau: Kolaborasi Multi-Stakeholder Dalam FGD Minaqu Indonesia dan PP SHI

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota hijau, Minaqu Indonesia bekerja sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Serikat Hijau Indonesia (SHI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Meretas Jalan Jakarta Sebagai Kota Hijau Masa Depan Dunia” pada Kamis, 13 Februari 2025, di Pictum Coffee And Kitchen, Jakarta Selatan. FGD ini bertujuan untuk memperkuat sinergi […]

  • Aktivis 98 Nilai Reformasi Belum Hadirkan Keadilan Sosial, Soroti Kesejahteraan Rakyat dan Demokrasi

    Aktivis 98 Nilai Reformasi Belum Hadirkan Keadilan Sosial, Soroti Kesejahteraan Rakyat dan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Sejumlah aktivis Gerakan Reformasi 1998 menilai agenda Reformasi yang telah berjalan lebih dari dua dekade belum sepenuhnya mampu menghadirkan keadilan sosial dan demokrasi yang sehat sebagaimana dicita-citakan saat perjuangan Reformasi bergulir. Penilaian tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “98 Menggugat, Lanjutkan Reformasi!!!” yang digelar di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang dimoderatori Ignatius […]

  • Abdul Gafur Ritonga dalam sebuah acara podcast Policy Corner

    Abdul Gafur Usung Program Genzie dan Business Center KAUMY

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kandidat Ketua Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) DKI Jakarta, Abdul Gafur Ritonga (AGR), memaparkan sejumlah program unggulannya jika terpilih memimpin organisasi alumni tersebut. Salah satunya adalah pembentukan Divisi Genzie yang akan menjadi wadah khusus bagi generasi muda alumni untuk berkreasi, berjejaring, dan berkontribusi dalam berbagai bidang. Selain itu, AGR juga menyiapkan […]

  • Pemerintah Fokus Kurangi Risiko Kecelakaan Kereta, Flyover dan Underpass Jadi Prioritas

    Pemerintah Fokus Kurangi Risiko Kecelakaan Kereta, Flyover dan Underpass Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah mulai mempercepat agenda peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional melalui penanganan perlintasan sebidang yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. Selain penutupan sejumlah perlintasan berisiko tinggi, pembangunan flyover dan underpass kini menjadi fokus utama Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp4 triliun […]

expand_less