Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Film » Akademisi Soroti Dampak PSN di Papua Selatan, Minta Evaluasi dan Perlindungan Hak Masyarakat Adat

Akademisi Soroti Dampak PSN di Papua Selatan, Minta Evaluasi dan Perlindungan Hak Masyarakat Adat

  • account_circle DDY
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editoria.co.id – Program Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan kembali menjadi perhatian publik dalam sebuah diskusi dan pemutaran film dokumenter Pesta Babi yang digelar di Kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Jakarta.

Dalam forum tersebut, sejumlah akademisi, mahasiswa, dan aktivis menyoroti potensi dampak sosial dan lingkungan dari proyek pengembangan pangan dan energi yang tengah dijalankan pemerintah di wilayah Merauke, Papua Selatan.

Antropolog Lamtiur Tampubolon mengkritisi pelaksanaan PSN yang mencakup pengembangan perkebunan tebu sebagai bahan baku bioetanol dan kelapa sawit untuk biodiesel. Menurutnya, proyek tersebut berpotensi mengabaikan hak-hak masyarakat adat yang selama ini menggantungkan kehidupan mereka pada tanah dan hutan.

Istimewa

Lamtiur menegaskan bahwa tanah bagi masyarakat Papua tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga makna budaya dan spiritual yang sangat penting.

“Bumi Papua sangat sakral dan merupakan ‘ibu’ bagi masyarakat di sana. Tanah menjadi tempat tinggal sekaligus sumber pemenuhan seluruh kebutuhan hidup mereka. Karena itu, pembangunan perkebunan skala besar tidak memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat adat dan bukan merupakan kebutuhan mereka,” ujar Lamtiur dalam diskusi tersebut.

Berdasarkan pengalaman penelitiannya yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di Papua, Lamtiur menilai masyarakat adat semakin terpinggirkan akibat berbagai proyek pembangunan yang dinilai belum melibatkan mereka secara bermakna dalam proses pengambilan keputusan.

Pandangan serupa disampaikan Akademisi Unika Atma Jaya, Eko Widodo. Ia menyoroti berbagai persoalan ketidakadilan yang menurutnya masih dirasakan oleh sebagian masyarakat Papua serta mempertanyakan arah pembangunan yang mendorong perluasan perkebunan energi melalui pembukaan kawasan hutan.

Menurut Eko, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar pada penguatan sistem transportasi dan pengelolaan energi yang berkelanjutan dibandingkan memperluas pembukaan lahan untuk kebutuhan bahan bakar.

“Yang paling penting saat ini adalah terus menggaungkan semangat melayani sesama tanpa pamrih atau altruisme, seperti yang dilakukan para aktivis di Papua yang selama ini berjuang mempertahankan hak-hak masyarakat adat,” kata Eko.

Istimewa

Diskusi yang dipandu oleh Bona Sigalingging tersebut juga menghadirkan testimoni dari mahasiswa asal Papua Selatan. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi yang terjadi di daerah asal mereka.

Mereka menilai pembangunan di Papua seharusnya dilaksanakan dengan mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat, perlindungan lingkungan hidup, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan kebijakan.

Sebagai informasi, pemerintah menetapkan Merauke sebagai salah satu kawasan pengembangan pangan dan energi nasional. Program tersebut mencakup pengembangan perkebunan tebu dan kelapa sawit dalam skala besar sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.

Melalui forum diskusi tersebut, para akademisi, mahasiswa, dan aktivis berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PSN di Papua Selatan dengan tetap menempatkan perlindungan masyarakat adat dan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas utama.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dr. Wachyudi Muchsin alias Dokter Koboi

    Dokter Koboi Bagikan Tips Sehat Jalani Ibadah Haji

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Praktisi kesehatan dr. Wachyudi Muchsin, yang akrab disapa Dokter Koboi, membagikan sejumlah tips penting untuk menjaga kesehatan jamaah haji, khususnya lansia dan penderita penyakit komorbid, agar dapat menunaikan ibadah dengan aman dan meraih haji yang mabrur. Dalam keterangannya menjelang musim haji 2025, dr. Wachyudi menekankan pentingnya persiapan medis sebelum keberangkatan, mulai dari […]

  • Politisi PKS Mahfudz Abdurrahman

    PKS Sambut Ide Gerindra, Usul Dana Parpol Naik Drastis 10 Kali Lipat!

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Usulan mengejutkan datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyarankan agar dana bantuan partai politik dari APBN dinaikkan hingga 10 kali lipat, dari Rp1.000 menjadi Rp10.000 per suara sah. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman, Sabtu (24/5), merespons wacana revisi undang-undang politik di DPR. “Ya idealnya paling tidak […]

  • Pastikan Semua Anak Bersekolah, Nilam Dorong Skema Pendanaan Afirmatif

    Pastikan Semua Anak Bersekolah, Nilam Dorong Skema Pendanaan Afirmatif

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Riau – Anggota Panja RUU Sisdiknas DPR RI, Nilam Sari Lawira (NSL), mendorong agar kebijakan wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan pra-SD, didukung oleh kebijakan pendanaan yang kuat dan berkeadilan. “Keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh aturan dalam undang-undang, tetapi juga oleh kesiapan daerah dalam menyediakan layanan PAUD, guru, sarana-prasarana, serta dukungan […]

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd dalam acara Buka Bersama MN KAHMI di Jakarta pada Kamis (14/3/2025). Sumber foto : Media Center Kemendukbangga/BKKBN

    Kemendukbangga/BKKBN Perkuat Program Keluarga untuk Wujudkan Generasi Emas

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) menegaskan komitmennya dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui berbagai program strategis. Hal ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama dan tarawih yang digelar oleh Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) di Ballroom Kantor Kemendukbangga/BKKBN pada Kamis […]

  • BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id — Ancaman siber terhadap sektor-sektor strategis nasional menjadi perhatian dalam Cyber Defence Conference 2026 (CDC-2026) yang digelar Indonesia Digital & Cyber Institute (IDCI) di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam forum tersebut, keamanan siber dinilai tidak lagi sekadar persoalan teknologi, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional. Deputi Keamanan Siber dan Sandi […]

  • Sidang Kabinet Paripurna

    Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Sukses 99,99 Persen

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah selama satu tahun terakhir terbukti berhasil dengan tingkat efektivitas mencapai 99,99 persen. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Prabowo menanggapi berbagai sindiran dan cibiran terhadap program MBG […]

expand_less