Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pastikan Semua Anak Bersekolah, Nilam Dorong Skema Pendanaan Afirmatif

Pastikan Semua Anak Bersekolah, Nilam Dorong Skema Pendanaan Afirmatif

  • account_circle MA
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Riau – Anggota Panja RUU Sisdiknas DPR RI, Nilam Sari Lawira (NSL), mendorong agar kebijakan wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun pendidikan pra-SD, didukung oleh kebijakan pendanaan yang kuat dan berkeadilan.

“Keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh aturan dalam undang-undang, tetapi juga oleh kesiapan daerah dalam menyediakan layanan PAUD, guru, sarana-prasarana, serta dukungan anggaran yang memadai” jelas Nilam saat Kunjungan Kerja ke Kabupaten Siak, Rabu (22/7/202.

Politisi Partai Nasdem ini menegaskan bahwa setiap penambahan kewajiban bagi pemerintah daerah harus diikuti dengan dukungan nyata dari pemerintah pusat. Sebab, kemampuan fiskal setiap daerah berbeda-beda.

“Jika tidak diantisipasi sejak awal, kebijakan wajib belajar 13 tahun berpotensi menciptakan kesenjangan baru antara daerah yang memiliki kapasitas anggaran besar dan daerah yang masih terbatas,” terang dia.

Lanjut Nilam, pembahasan RUU Sisdiknas perlu memperhatikan kondisi riil daerah, mulai dari ketersediaan dan sebaran satuan PAUD, akses dan mutu layanan pendidikan, pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, distribusi guru, hingga kemampuan APBD dalam membiayai perluasan layanan pendidikan.

“Jangan sampai daerah diberikan mandat yang besar tanpa dukungan sumber daya yang memadai. Negara mesti memastikan setiap daerah memiliki kapasitas yang sama untuk menjalankan wajib belajar 13 tahun,” ujar Nilam.

Karena itu, Nilam mendorong adanya skema pendanaan yang lebih afirmatif melalui penguatan DAK Pendidikan, bantuan operasional PAUD, pemenuhan guru, serta program perlindungan bagi anak dari keluarga kurang mampu.

“Dengan demikian, wajib belajar 13 tahun tidak hanya memperluas akses pendidikan, numun juga memastikan pemerataan dan keadilan pendidikan di seluruh Indonesia termasuk di daerah 3T” tukasnya.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Harimurti Yudhoyono

    AHY Makin Kuat Masuk Bursa Cawapres Prabowo di Pemilu 2029

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bursa calon wakil presiden 2029 makin menguat. Selain menjabat sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur di kabinet Presiden Prabowo Subianto, AHY juga memiliki kapital politik historis sebagai putra Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat. Menurut Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, posisi […]

  • Gyp720txgaa Y6u

    Khamenei: Iran Akan Berdiri Teguh Hadapi Perang yang Dipaksakan

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, menegaskan bahwa bangsa Iran akan “berdiri teguh” melawan perang yang dipaksakan terhadap negaranya. Dalam pesan yang disiarkan televisi pada Rabu (19/6), di tengah agresi Israel yang terus berlanjut terhadap Republik Islam Iran, Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah tunduk pada “bentuk […]

  • Rupiah Menguat, Global Bond Terbit dan Kredibilitas Diuji

    Rupiah Menguat, Global Bond Terbit dan Kredibilitas Diuji

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Arya I.P. Palguna (Institute of Economic & Political Resources) Dalam beberapa waktu terakhir, tiga perkembangan ekonomi Indonesia muncul hampir bersamaan dan menyita perhatian publik, yaitu; penguatan rupiah, penerbitan global bond oleh Danantara dengan yield sekitar 5,35%–5,95% dan perdebatan mengenai kredibilitas data pertumbuhan ekonomi. Sekilas, ketiganya tampak berdiri sendiri. Namun jika dibaca dalam satu […]

  • Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Dana Bantuan Politik Dari Kementerian Dalam Negeri pada Partai Gerindra, yang diterima langsung oleh Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Jakarta pada Rabu (21/5/). Sumber foto : instagram @ahmadmuzani2

    Gerindra Terima Rp20 M, Dorong Parpol Punya Bisnis Sendiri!

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Gerindra resmi menerima bantuan dana keuangan partai politik senilai Rp20.071.345.000 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tahun anggaran 2025. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar, kepada pengurus DPP Partai Gerindra di Jakarta pada Rabu (21/5). Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan dana tersebut tergolong besar namun […]

  • Muktamar ke-IX Pengajian Al Hidayah

    Muktamar Al Hidayah Jadi Momentum MoU Peningkatan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam rangkaian Muktamar ke-IX Pengajian Al-Hidayah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pengajian Al-Hidayah terkait penguatan karakter, peningkatan mutu pendidikan, serta ketahanan keluarga di era digital. Penandatanganan ini berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Senin (20/10), disaksikan langsung oleh peserta muktamar dan jajaran pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, […]

  • Kepala BPOM, Taruna Ikrar

    ITB Dukung Konsep ABG Inovasi Teknologi Kepala BPOM Taruna Ikrar

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan komitmennya untuk mendukung konsep Academy-Business-Government (ABG) Inovasi Teknologi yang diinisiasi oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar. Dukungan ini disampaikan dalam kunjungan resmi BPOM ke kampus ITB dalam rangka program BPOM Goes to Campus. Program tersebut bertujuan untuk memperkuat […]

expand_less