Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Retorika Trump Soal Iran Dikritik Keras Kremlin

Retorika Trump Soal Iran Dikritik Keras Kremlin

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOSKWA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Rusia memberikan respons keras terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sempat mengisyaratkan kemungkinan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Iran.

Dalam wawancara eksklusif dengan Sky News yang dirilis Jumat (21/6), Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut gagasan pembunuhan terhadap Khamenei sebagai tindakan yang “akan membuka kotak Pandora.” Ia menegaskan bahwa perubahan rezim di Iran merupakan skenario yang “tak bisa diterima.”

“Pernyataan seperti itu sangat berbahaya. Mereka bukan hanya menyulut kawasan, tetapi bisa mengacaukan stabilitas global,” ujar Peskov dalam wawancaranya dengan Sky News di  Istana Konstantin, Saint Petersburg.

Kritik Rusia tidak hanya tertuju pada Trump, tetapi juga pada retorika politik Barat yang dinilai tidak sensitif terhadap risiko krisis yang lebih luas. Menurut Peskov, “Berpikir tentang membunuh pemimpin negara berdaulat menunjukkan ketidakdewasaan politik dan hanya akan menyulut ekstremisme di kawasan.”

Ia menambahkan, “Mereka yang bicara soal pembunuhan ini seharusnya paham bahwa konsekuensinya tidak akan terbatas pada Iran saja. Ini akan melahirkan ketegangan berlapis di seluruh dunia.”

Pernyataan ini memperjelas kekhawatiran Moskwa atas potensi keruntuhan stabilitas politik di Teheran, negara yang kini menjadi sekutu kunci Rusia di Timur Tengah, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina berlangsung.

Putin Tawarkan Mediasi, Trump Justru Sinis

Di tengah konflik yang memanas, Presiden Vladimir Putin menawarkan peran sebagai penengah antara Iran dan Israel. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Donald Trump yang menyarankan agar Putin “mengurusi perangnya sendiri”, merujuk pada konflik Ukraina. Meski begitu, Peskov menghindari konfrontasi langsung dengan Trump.

“Setiap pemimpin punya gaya bahasa. Kami terbiasa dengan cara bicara Presiden Trump,” katanya dengan nada diplomatis.

Dalam kesempatan yang sama, Peskov juga menyinggung situasi di Ukraina. Ia menegaskan bahwa Moskwa tidak berniat menghentikan ofensif militernya karena saat ini mereka “memiliki keunggulan strategis.”

“Kenapa harus kami hentikan saat kami sedang unggul? Kami akan terus maju,” ujarnya, menanggapi seruan gencatan senjata dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Menurut Rusia, gencatan senjata saat ini hanya akan memberikan waktu bagi Ukraina dan sekutu Baratnya untuk memperkuat pertahanan. Karena itu, Moskwa bersikukuh bahwa gencatan senjata hanya masuk akal bila negara-negara seperti AS, Inggris, dan Prancis menghentikan suplai senjata ke Kyiv — sesuatu yang sejauh ini tidak terjadi.

Ketegangan Meningkat, Dunia Berjalan di Ujung Tanduk

Dengan perang yang meluas dari Ukraina ke Timur Tengah, Kremlin melihat potensi konflik global makin nyata. Apalagi, jika retorika “mengganti rezim” atau menyerang pemimpin negara sah makin digaungkan oleh para pemimpin Barat.

“Perluasan partisipasi dalam konflik ini akan menjadi lonceng bahaya bagi semua pihak,” tutup Peskov.

Kondisi geopolitik global kini di persimpangan. Ketegangan antara kekuatan besar tak hanya menjadi permainan diplomatik, tetapi taruhan nyata bagi masa depan perdamaian dunia.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapimnas Partai Gerindra. Sumber foto : ANTARA.

    Demi Cegah Korupsi, Gerindra Desak Dana Parpol Naik 10 Kali Lipat

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wacana kenaikan dana bantuan negara untuk partai politik kembali mengemuka. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Bahtra Banong, menyuarakan dukungan kuat terhadap gagasan ini sebagai bagian dari reformasi pendanaan politik yang lebih transparan dan bertanggung jawab. “Kenapa di Jerman itu biaya kampanye murah? Karena partai politiknya selain boleh mendapatkan sumbangan dari swasta dan […]

  • Kadin Indonesia

    Lokasi Konferensi Pers Kadin Berubah Mendadak, Kadin Memanas?

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Konflik dalam tubuh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) semakin memanas. Rencana awal konferensi pers pada pukul 13.00 WIB di Menara Kadin, Jakarta Selatan, terpaksa dipindahkan ke Hotel JS Luwansa, setelah sejumlah media mengalami kesulitan mengakses lokasi awal. Perubahan mendadak ini menunjukkan ketegangan yang kian nyata antara kedua kubu di dalam Kadin. […]

  • Jan Geum dalam Jewel in the Palace

    Ketika Dapur Menjadi Medan Perjuangan: Kisah Jang Geum

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pada awal 2000-an, gelombang Hallyu mulai merambah berbagai belahan dunia. Salah satu drama yang menjadi titik tolak popularitas drama Korea adalah Jewel in the Palace atau Dae Jang Geum. Serial kolosal ini pertama kali tayang di Korea Selatan pada 2003 melalui stasiun televisi MBC, dan kemudian menjadi fenomena global yang menyentuh hati […]

  • Bambang Soesatyo

    Ketahanan Siber Indonesia Rentan, Perlu Angkatan Siber

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA,RADIANTVOICE.ID – Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa ketahanan keamanan siber di Indonesia masih sangat rentan dan perlu dilakukan peningkatan. Ia mengungkapkan bahwa kasus peretasan data nasional menunjukkan urgensi untuk memiliki lembaga pemerintah yang fokus pada keamanan siber serta peraturan hukum yang mendukung. Menurutnya, ancaman siber kini menjadi bagian dari realitas ancaman pertahanan […]

  • Putri Wales Catherine Selesaikan Perawatan Kemoterapi

    Putri Wales Catherine Selesaikan Perawatan Kemoterapi

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    WALES, CUPLIKAN.CO.ID – Istri dari Pangeran Wales William, Putri Catherine, mengungkapkan perasaan leganya setelah menyelesaikan perawatan kemoterapi melalui video yang dirilis oleh Istana Kensington. Catherine mengungkapkan, bahwa pada bulan Maret lalu dirinya menjalani perawatan kanker dan membuatnya sering tidak terlihat di hadapan publik. Dalam pesan video yang emosional itu, Putri Catherine mengatakan, tahun ini telah […]

  • Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, dalam program Podcast Ngegas Rakyat Merdeka yang direkam di Gedung Graha Pena, Jakarta, Jum'at (2/5/2025).

    Gen Z Diajak Berinovasi di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, untuk ikut berperan aktif dalam pengembangan kawasan transmigrasi. Ajakan ini disampaikannya saat menjadi tamu dalam program Podcast Ngegas Rakyat Merdeka yang direkam di Gedung Graha Pena, Jakarta, Jum’at (2/5/2025). Menurut Viva Yoga, program transmigrasi kini mengalami transformasi besar. Tidak lagi […]

expand_less