Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Iran Belajar dari Perang, Diplomasi Kini Lebih Waspada dan Selektif

Iran Belajar dari Perang, Diplomasi Kini Lebih Waspada dan Selektif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan kembali ke meja perundingan dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat, setelah pengalaman pahit yang dialami selama proses diplomasi terakhir.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara dengan televisi pemerintah menolak mentah-mentah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan soal kesepakatan nuklir akan segera digelar.

“Saya ingin tegaskan bahwa tidak ada kesepakatan, pengaturan, maupun percakapan untuk memulai kembali negosiasi,” kata Araghchi, Kamis (26/6), dikutip dari AFP.

Pernyataan ini menandai perubahan sikap Teheran yang kini lebih hati-hati dalam membuka ruang diplomatik, menyusul perang 12 hari dengan Israel yang justru terjadi saat Iran sedang berdialog dengan AS.

Dalam pernyataannya, Araghchi mengungkapkan bahwa Iran merasa dijebak dalam proses diplomasi. Ia menuding bahwa AS memanfaatkan negosiasi untuk memaksa Iran menyerahkan hak-haknya, sembari memberi ruang bagi Israel untuk memulai perang.

“Mereka coba memikat kami lewat diplomasi, lalu saat kami membuka diri, mereka justru memulai perang dan membiarkan Israel menyerang kami,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Serangan Israel ke Iran yang terjadi pada 13 Juni – bertepatan dengan momen negosiasi – memperkuat kecurigaan bahwa proses diplomasi justru digunakan untuk melumpuhkan kesiagaan Iran.

Tiga situs nuklir utama Iran (Fordow, Natanz, dan Isfahan) menjadi target serangan udara AS-Israel. Pemerintahan Trump mengklaim situs-situs tersebut telah dihancurkan secara total.

Iran pun membalas dengan meluncurkan rudal ke kota-kota Israel dan pangkalan militer AS di Qatar, memicu eskalasi besar dalam waktu singkat.

Meskipun kecewa dan merasa dikhianati, Araghchi menegaskan bahwa Iran belum menutup pintu diplomasi sepenuhnya. Namun, langkah selanjutnya akan diambil dengan penuh kehati-hatian dan evaluasi mendalam.

“Diplomasi terus berjalan. Saya tetap menjalin komunikasi dengan beberapa menteri luar negeri,” kata Araghchi.

Pengalaman terbaru ini menjadi momen refleksi penting bagi Iran. Teheran, yang selama ini membuka ruang kompromi dalam berbagai isu internasional, kini tampak menjaga jarak dengan proses yang berpotensi digunakan untuk manipulasi strategis oleh lawan.

Langkah ini mengirimkan sinyal kuat bahwa diplomasi tanpa kepercayaan dan jaminan keamanan hanya akan membuka ruang bagi agresi terselubung (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Klaim Efisiensi APBN Hemat Rp300 Triliun, Jawab Kritik Mahasiswa Soal Pemborosan Anggaran

    Pemerintah Klaim Efisiensi APBN Hemat Rp300 Triliun, Jawab Kritik Mahasiswa Soal Pemborosan Anggaran

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah menegaskan langkah efisiensi yang dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan upaya untuk memastikan belanja negara lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi pemborosan anggaran. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya justru berfokus pada penghematan anggaran dan penutupan […]

  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan sidak Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian Surabaya

    MUI Minta Audit Total Proses Pemingsanan Sapi di RPH

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan tanggapan atas beredarnya video proses penyembelihan sapi dengan metode pemingsanan yang beredar di media sosial. Video tersebut menunjukkan penggunaan alat captive bolt stunner yang ditembakkan ke kepala sapi, membuat hewan itu langsung terjatuh. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menyoroti penjelasan dari Direktur Utama RPH Pegirian, […]

  • Beberapa buku Delpedro Marhaen yang disita pihak aparat kepolisian

    Polisi Kembalikan 16 Buku Delpedro Usai Disita Kasus Demo

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Polda Metro Jaya mengembalikan 16 buku milik Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen, tersangka kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi Agustus lalu. Manajer Penelitian dan Pengetahuan Lokataru Foundation, Hasnu Ibrahim, menyebut buku-buku tersebut dikembalikan dua hari lalu, sebelum pihaknya mendaftarkan permohonan praperadilan Delpedro dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2025). “Patut […]

  • Isyana Sarasvati Rilis MV “BURN”, Padukan Metal, Elektronik, dan Visual Sinematik

    Isyana Sarasvati Rilis MV “BURN”, Padukan Metal, Elektronik, dan Visual Sinematik

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id  – Isyana Sarasvati kembali menunjukkan eksplorasi musikalnya yang tanpa batas melalui lagu “BURN”, salah satu nomor yang masuk dalam album terbarunya, Eklektiko. Lewat karya ini, Isyana menghadirkan perpaduan berani antara musik metal dan elemen elektronik yang dikemas dalam konsep visual yang megah dan sinematik. Dalam proses kreatif lagu tersebut, Isyana menggandeng Agustinus Widi, […]

  • Pansus DPR Targetkan RUU Daerah Kepulauan Tuntas pada 2026

    Pansus DPR Targetkan RUU Daerah Kepulauan Tuntas pada 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief, optimistis pembahasan RUU Daerah Kepulauan dapat dirampungkan pada 2026. Menurutnya, kehadiran regulasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kewenangan daerah kepulauan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. Hendry mengungkapkan, kunjungan kerja Pansus ke Provinsi Kepulauan […]

  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon

    Fadli Zon Tegaskan Penulisan Ulang Sejarah Berdasar Fakta, Bukan Cerita

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan penulisan ulang sejarah Indonesia yang tengah digarap pemerintah dilakukan secara ilmiah dan berdasarkan fakta sejarah, bukan sekadar narasi atau cerita sepihak. Penegasan ini disampaikan Fadli menanggapi kekhawatiran dari sejumlah pihak, termasuk PDIP, soal potensi manipulasi dalam proyek penulisan ulang sejarah yang rencananya rampung pada HUT ke-80 RI. […]

expand_less