Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pansus DPR Targetkan RUU Daerah Kepulauan Tuntas pada 2026

Pansus DPR Targetkan RUU Daerah Kepulauan Tuntas pada 2026

  • account_circle MA
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief, optimistis pembahasan RUU Daerah Kepulauan dapat dirampungkan pada 2026. Menurutnya, kehadiran regulasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kewenangan daerah kepulauan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

Hendry mengungkapkan, kunjungan kerja Pansus ke Provinsi Kepulauan Riau menghasilkan berbagai masukan penting yang akan memperkaya substansi RUU. Ia mengapresiasi pandangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan kalangan akademisi, terutama terkait penguatan kewenangan daerah serta pengelolaan potensi wilayah kepulauan.

“Kami memperoleh banyak masukan yang komprehensif. Pandangan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun para akademisi menjadi referensi penting bagi Pansus dalam menyempurnakan substansi RUU Daerah Kepulauan. Seluruh masukan tersebut akan kami akomodasi agar regulasi ini benar-benar mampu menjawab kebutuhan daerah kepulauan,” ujar Hendry sebagaimana dilansir dari dpr.go.id, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah perlunya pembagian kewenangan yang lebih tegas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan kawasan kepulauan. Karena itu, RUU Daerah Kepulauan diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat bagi pemerintah daerah untuk mengelola potensi maritim sekaligus memperoleh dukungan pendanaan yang memadai.

“Karakteristik daerah kepulauan berbeda dengan wilayah daratan sehingga membutuhkan dukungan fiskal yang lebih besar. Melalui regulasi ini, kami ingin pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota memiliki kewenangan yang lebih kuat dalam mengelola potensi daerah, terutama sektor ekonomi biru. Dengan begitu, kekayaan sumber daya kelautan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain memperkuat aspek kewenangan, Hendry mengatakan Pansus juga mendorong penerapan skema affirmative spending sebagai bentuk keberpihakan fiskal kepada daerah kepulauan. Menurutnya, konsep tersebut menjadi alternatif yang lebih adaptif setelah usulan mandatory spending menghadapi berbagai dinamika dalam pembahasan.

“Pembahasan RUU Daerah Kepulauan telah berlangsung cukup lama. Karena itu, kami berupaya menemukan formulasi yang lebih fleksibel melalui konsep affirmative spending. Esensinya adalah memastikan negara memberikan dukungan yang lebih besar kepada daerah kepulauan agar pembangunan semakin merata, kewenangan daerah semakin kuat, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal, terus meningkat,” katanya.

Hendry berharap pembahasan RUU Daerah Kepulauan yang telah bergulir selama lebih dari dua dekade dapat segera dituntaskan pada 2026. Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi daerah dalam mengelola potensi maritimnya.

“Kami berharap pembahasan RUU Daerah Kepulauan dapat diselesaikan tahun ini. Dengan adanya payung hukum yang kuat, daerah kepulauan akan memiliki kepastian dalam mengelola potensi wilayah, memperkuat ekonomi maritim, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara lebih optimal,” pungkasnya.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Siti Zuhro

    Siti Zuhro Minta UICI Perkuat Peran Digitalisasi Pendidikan Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) didorong untuk memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan digital nasional. Dorongan tersebut disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Tinggi KAHMI (MPTK), Prof. Dr. Siti Zuhro, M.A., dalam acara pelantikan Rektor UICI periode 2025–2029 di Gedung Rektorat UICI, Rabu (12/11/2025). Prof. Siti menilai UICI memiliki posisi strategis sebagai universitas digital yang […]

  • Rahayu Saraswati

    MKD Tegaskan Status Rahayu Saraswati Masih Anggota DPR

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menegaskan bahwa Rahayu Saraswati Djojohadikusumo masih berstatus sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029, meskipun sebelumnya ia telah mengajukan permohonan pengunduran diri. Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam, mengatakan keputusan itu merupakan tindak lanjut atas surat Majelis Kehormatan Partai Gerindra yang memastikan status keanggotaan Rahayu masih sah. […]

  • Menteri HAM, Natalius Pigai

    Ini Alasan Natalius Pigai Usul Halaman DPR Jadi Alun-Alun Demonstrasi Nasional!

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai melontarkan gagasan mengejutkan sekaligus strategis: halaman Gedung DPR RI dijadikan arena resmi demonstrasi rakyat. Usulan ini, menurutnya, bisa menjadi simbol nyata demokrasi sekaligus solusi atas gesekan yang sering muncul dalam aksi unjuk rasa di jalan raya. “Masyarakat berhak menyampaikan pendapat secara damai. Negara bukan hanya […]

  • Ketua Umum DPP Partai Gokar, Bahlil Lahadalia, saat menjadi keynote speech pada diskusi bertajuk "Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia", yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

    Bahlil Soroti Ketidakpastian Global dalam Konteks Geostrategis

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyoroti dinamika ketidakpastian global yang semakin kompleks akibat ketegangan geopolitik dan perang dagang antarnegara besar. Hal itu ia sampaikan saat menjafi keynote speech pada diskusi bertajuk “Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia”, yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (8/5/2025). Dalam paparannya, […]

  • Intervensi Senyap dan Ujian Independensi Bank Indonesia

    Intervensi Senyap dan Ujian Independensi Bank Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA, BERITANEGERI.ID – Oleh: Rakhmat Djabar Pemisahan kebijakan fiskal dan moneter bukan sekedar soal pembagian kewenangan administratif. Ia adalah mekanisme pengaman untuk memastikan stabilitas ekonomi tidak dikorbankan oleh kepentingan politik jangka pendek. Di banyak negara, termasuk Indonesia pascareformasi, prinsip ini diterjemahkan melalui keberadaan bank sentral yang independen. Pemerintah, melalui kebijakan fiskal, mengelola anggaran, pajak, dan […]

  • Orang-orang berkumpul di luar sebuah rumah sakit, sementara ratusan anggota kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, termasuk para pejuang dan petugas medis, terluka parah pada Selasa ketika pager yang mereka gunakan untuk berkomunikasi meledak, menurut sumber keamanan, di Beirut, Lebanon, 17 September 2024. Sumber Foto : Reuters/Mohamed Azakir

    Pagers Meledak, Puluhan Anggota Hezbollah Terluka di Lebanon

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lebih dari 1.000 orang, termasuk para pejuang Hizbullah dan petugas medis, terluka pada Selasa, (17/9/24), ketika pager yang mereka gunakan untuk berkomunikasi meledak di seluruh Lebanon. Ledakan tersebut terjadi serentak, memicu kekhawatiran akan adanya sabotase yang terencana. Pihak berwenang Lebanon kini tengah menyelidiki insiden ini dan memastikan langkah-langkah keamanan tambahan di wilayah-wilayah […]

expand_less