Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » MK Putuskan Sekolah Swasta Wajib Gratis

MK Putuskan Sekolah Swasta Wajib Gratis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi mengabulkan sebagian permohonan uji materi Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) yang selama ini dinilai diskriminatif. Putusan penting yang dibacakan Selasa (27/5/2025) ini menyatakan bahwa negara wajib menjamin terselenggaranya wajib belajar pendidikan dasar tanpa pungutan biaya, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Putusan ini merupakan respons terhadap permohonan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bersama tiga individu (Fathiyah, Novianisa Rizkika, dan Riris Risma Anjiningrum) yang menilai bahwa frasa “tanpa memungut biaya” selama ini hanya berlaku untuk sekolah negeri, sehingga menimbulkan ketidakadilan dan multitafsir.

“Negara tetap wajib hadir menjamin pendidikan dasar gratis, termasuk bagi siswa di sekolah/madrasah swasta,” tegas Ketua MK Suhartoyo saat membacakan amar putusan Nomor 3/PUU-XXII/2024.

Dalam pertimbangannya, Mahkamah menyatakan bahwa sistem pendidikan nasional tidak boleh membedakan hak dasar siswa hanya karena mereka bersekolah di lembaga non-negeri. Data dari tahun ajaran 2023/2024 menunjukkan ketimpangan nyata: hanya 970 ribu siswa SD tertampung di sekolah negeri, sisanya—173 ribu—bersekolah di swasta. Di tingkat SMP, hanya 245 ribu siswa di sekolah negeri, dan 104 ribu di swasta.

“Artinya, masih banyak siswa yang terpaksa memilih sekolah swasta karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri, bukan karena pilihan. Negara tidak bisa menutup mata,” ujar Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih.

Enny menekankan bahwa ketentuan wajib belajar tanpa biaya dalam UUD 1945 tidak membatasi penyelenggara pendidikan hanya pada sekolah negeri. Artinya, pendidikan dasar tanpa pungutan seharusnya berlaku universal.

Namun, Mahkamah juga realistis: sekolah swasta tetap bisa menarik biaya dari peserta didik asal tidak bertentangan dengan hukum dan memenuhi kriteria tertentu. Pasalnya, tidak semua sekolah swasta bersedia menerima bantuan dari pemerintah, dan sebagian justru menonjolkan kurikulum khusus seperti keagamaan atau internasional.

“Yang penting, negara wajib menyediakan subsidi atau skema pembiayaan khusus bagi siswa yang hanya bisa mengakses sekolah swasta karena keterbatasan sekolah negeri di daerahnya,” imbuh Enny.

Putusan ini juga membawa implikasi besar terhadap arah alokasi anggaran pendidikan nasional. Mahkamah menyatakan bahwa prioritas anggaran pendidikan dari APBN dan APBD ke depan harus diarahkan ke pendidikan dasar, baik negeri maupun swasta.

“Fokus anggaran tidak boleh bias. Pendidikan dasar adalah hak konstitusional seluruh warga negara,” demikian bunyi pertimbangan Mahkamah.

Dengan dikabulkannya uji materi ini, MK menegaskan bahwa pendidikan dasar gratis bukan hanya hak siswa negeri, tetapi juga hak siswa di sekolah swasta, terutama mereka yang tidak punya pilihan lain. Negara berkewajiban menjamin pelaksanaan wajib belajar secara inklusif, adil, dan tanpa diskriminasi.

Putusan MK ini menjadi momentum penting untuk mendorong reformasi anggaran pendidikan dan menghapus ketimpangan struktural yang selama ini membebani keluarga miskin yang tak kebagian bangku sekolah negeri (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • whatsapp image 2024 09 12 at 17.15.07

    Bamsoet: Politik Uang Merusak Demokrasi dan Meningkatkan Ketimpangan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti dampak buruk politik uang terhadap sistem demokrasi di Indonesia, yang menurutnya telah menjurus pada demokrasi komersialisasi dan kapitalisasi. Dalam orasi pada perayaan HUT ke-46 FKPPI, Bamsoet menjelaskan bahwa maraknya politik uang telah membuat demokrasi Indonesia terjebak dalam “demokrasi angka-angka.” Sudah bukan menjadi rahasia lagi, kata Bamsoet, […]

  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti

    Mu’ti Akhiri Program Laptop Rp10 Juta Nadiem!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di era Menteri Nadiem Makarim memasuki babak baru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa program tersebut sudah tidak lagi dilanjutkan. “Programnya sudah tidak ada,” ujar Mu’ti singkat saat ditemui di Gedung SCTV Tower, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Ia menegaskan bahwa […]

  • Para Peserta Workshop “Meningkatkan Potensi Usaha Mikro dari Rumah – Hobby Menghasilkan Cuan” yang diadakan DPP Pengajian Al-Hidayah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Sentra Kuliner Kota Bogor, Rabu (21/5/2025)

    PHK 70 Ribu! Sambal Jadi Solusi Bertahan di Tengah Krisis

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantam lebih dari 70.000 pekerja di Indonesia, sambal justru menjadi solusi mengejutkan yang menginspirasi. Melalui Workshop Ekonomi bertema “Meningkatkan Potensi Usaha Mikro dari Rumah – Hobby Menghasilkan Cuan”, yang digelar pada Rabu (21/5/2025), DPP Pengajian Al-Hidayah bersama BPJS Ketenagakerjaan membuktikan bahwa peluang bisa datang […]

  • Gambar satelit menunjukkan fasilitas nuklir Fordow. Sumber: Maxar Technologies/Reuters

    Fasilitas Nuklir Iran Diserang, Badan Atom Iran: Serangan Ini Langgar Hukum Internasional dan NPT

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengeluarkan pernyataan resmi terkait serangan terhadap beberapa fasilitas nuklir utama Iran. Dalam pernyataan tersebut, Teheran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pelaku utama serangan yang dianggap melanggar hukum internasional dan perjanjian nuklir dunia. Serangan yang disebut “brutal” itu terjadi […]

  • Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat menyampaikan sambutan dalam Peringatan 40 Hari Wafatnya Kholis Malik (Politisi Partai Golkar dan Juga Ketua Umum PB HMI 2002-2004) di Cakung, Jakarta Timur pada Jum'at (27/12/2024).

    Kholis Malik di Mata Bahlil Lahadalia

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID- Dalam peringatan 40 hari wafatnya Kholis Malik (Politisi Partai Golkar dan Ketua Umum PB HMI Periode 2002-2004), Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan penuh kenangan selama bergaul bersama almarhum. Bahlil memulai sambutannya dengan mengenang momen pertama bertemu dengan istri almarhum, Wahyuni Revi Setya Bekti “Saat itu pertama kali saya bertemu Mbak […]

  • Rupiah Menguat, Global Bond Terbit dan Kredibilitas Diuji

    Rupiah Menguat, Global Bond Terbit dan Kredibilitas Diuji

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Arya I.P. Palguna (Institute of Economic & Political Resources) Dalam beberapa waktu terakhir, tiga perkembangan ekonomi Indonesia muncul hampir bersamaan dan menyita perhatian publik, yaitu; penguatan rupiah, penerbitan global bond oleh Danantara dengan yield sekitar 5,35%–5,95% dan perdebatan mengenai kredibilitas data pertumbuhan ekonomi. Sekilas, ketiganya tampak berdiri sendiri. Namun jika dibaca dalam satu […]

expand_less