Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Geliat Properti Bali dan Waspada Imigrasi

Geliat Properti Bali dan Waspada Imigrasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ir. H. Abdullah Rasyid, ME

Di antara Bali dan Keimigrasian telah terjalin “afliasi” yang sangat erat dan merekat. Jika Provinsi Bali menjadi salah satu “wajah-budaya” dan destinasi wisata utama di Indonesia, maka “Keimigrasian” merupakan upaya negara dalam menghadirkan penegakan hukum bagi setiap warga negara asing (WNA) agar “patuh” terhadap konstitusi positif perundangan Republik Indonesia.

Sebagai sebagai salah satu pusat pariwisata global, Provinsi Bali memiliki aktivitas keimigrasian yang intens. Tingginya intensitas tersebut kemudian “rentan” terhadap berbagai pelanggaran keimigrasian WNA, seperti overstay, penyalahgunaan izin tinggal dan berbagai aktivitas kriminal. Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) dan proses deportasi yang telah berhasil dilakukan merupakan upaya dalam menjaga kedaulatan negara dari setiap pelanggaran pidana dan pelanggaran norma budaya Indonesia bagi setiap imigran yang berada di wilayah kedaulatan Indonesia.

Pada pertengahan April tahun 2025, kunjungan wisatawan di Provinsi Bali masih cukup normal. Setiap harinya ada 16 – 17 ribu wisatawan yang masuk dari total aktifitas operasi 42 penerbangan komersial di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Namun ada yang bertanya-tanya, kenapa jumlah wisatawan banyak, tetapi jumlah hunian hotel tetaplah rendah di sana?

Jika merujuk analisa dari Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Provinsi Bali, Bapak I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya; salah satu faktor utama hotel di bali sepi adalah perubahan profil wisatawan. Turis yang datang saat ini didominasi kalangan menengah ke bawah yang lebih memilih menginap di villa, homestay atau guest house, dan menurutnya; Fenomena lain dari rendahnya jumlah hunian hotel di Provinsi Bali adalah meningkatnya jumlah imigran dari Rusia dan Ukraina.

Pertengahan April di Bali atau di Provinsi manapun di Indonesia adalah musimnya akttifitas wisata low season. Biasanya pada musim low season ini, akan mudah menemukan banyak agensi travel yang berlomba untuk menawarkan harga termurah, berbagai iklan promo wisata biasanya akan “bersliweran” di seluruh kanal kanal iklan media.

Benarkah ada pengelompokan turis ekonomi menengah ke bawah dan ke atas?

Tentunya tidak benar jika ada yang berpendapat bahwa turis itu dapat dikelompokkan ke dalam kelompok ekonomi menengah ke bawah atau ke atas. Karena “hakikatnya” tidak ada seorangpun yang mengetahui dengan pasti; berapa banyak uang yang dimiliki oleh setiap orang. Tidak pula ditemukan di mesin pencarian google melalui keyword; siapa saja kelompok turis ekonomi ke bawah atau atas itu. Namun faktanya, Provinsi Bali telah berkembang cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir.

Perkembangan infrastruktur wisata di Bali dalam 5 tahun terakhir (2020–2025) telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, didorong oleh pemulihan pariwisata pasca-pandemi, investasi properti, dan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Selain peningkatan infrastruktur transportasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pembangunan infrastruktur jalan, seperti tol Bali Mandara dan peningkatan jalan di wilayah wisata seperti Canggu dan Ubud, ternyata telah mempermudah akses ke berbagai landscape destinasi wisata baru di Provinsi Bali. Kawasan seperti “Nyanyi” dan “Pererenan” kini menjadi tujuan investasi properti karena telah didukung akses jalan yang lebih baik.

Provinsi Bali Juga telah memiliki Aplikasi transportasi berbasis teknologi yang terus berkembang dan mendukung mobilitas wisatawan, serta keberhasilan program pemerintah dalam mendorong konektivitas melalui perluasan jaringan telekomunikasi, termasuk penyediaan akses layanan komunikasi “5G” di setiap area wisata utama.

Provinsi Bali telah sukses mengimplementasikan program-program pengembangan destinasi wisata baru dalam bentuk;

Pertama, diversifikasi Lokasi untuk mengurangi tekanan pada kawasan wisata tradisional seperti Kuta, Seminyak, dan Ubud. Pemerintah dan sektor swasta berhasil mengembangkan destinasi kawasan wisata baru di wilayah barat seperti Pererenan, Kedungu, Cemagi, dan Nyanyi. Kawasan ini ternyata telah menarik minat banyak wisatawan dan ekspatriat yang mencari lingkungan wisata alami dan tidak overcrowded.

Kedua, Provinsi Bali juga telah memiliki kawasan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan yang dikembangkan atas dasar Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No. 9 Tahun 2021. Bali mendorong ekowisata dengan pengembangan destinasi berbasis alam dan budaya, seperti desa wisata dan situs pelestarian lingkungan.

Pertumbuhan Properti bertambah, Harga properti di Bali naik rata-rata 7% per tahun dalam 5 tahun terakhir, yang didorong oleh tingginya permintaan investasi untuk vila, resor, dan hunian mewah. Pada tahun 2024, pendapatan dari sektor properti di Provinsi Bali mencapai USD. 142 juta, naik 33% dari bulan sebelumnya. Kawasan seperti Nyanyi mengalami lonjakan harga tanah tertinggi hingga Rp. 8 juta per meter persegi pada tahun 2024 ini.

Selanjunya, fasilitas akomodasi di Provinsi Bali juga bertambah. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang meningkat, mencapai 57,69% pada April 2024, naik 13,38 poin dari April 2023. Hotel non-bintang juga mencatat TPK 44,05%. Bali kini banyak menyediakan berbagai pilihan resor baru dan vila eksklusif, seperti proyek OXO The Residences di Nyanyi yang dibangun untuk menarik kunjungan wisatawan premium.

Dengan adanya histori Overtourism dan Tekanan Infrastruktur, terjadi Lonjakan wisatawan (6,33 juta wisman pada 2024) yang menyebabkan tekanan pada infrastruktur di kawasan populer, seperti kemacetan, krisis pengelolaan sampah, dan keterbatasan air di sektor Ubud, Seminyak, dan Kuta, sehingga kerepotan dalam menghadapi kepadatan yang mempengaruhi aktifitas wisata. Gentrifikasi pariwisata di Kuta, Sanur, dan Ubud telah mencapai puncak, memicu perubahan demografi dan lanskap.

Selain itu, Bali punya teroboson yang paling menarik, yaitu Kebijakan dan Teknologi yang mendukung aktifitas promosi wisata melalui kampanye digital seperti “Wonderful Indonesia” dan aplikasi pariwisata. Sistem manajemen destinasi berbasis teknologi juga diterapkan secara berkelanjutan untuk mengelola arus wisatawan.

Jika Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memiliki keinginan untuk meningkatkan pengawasan WNA di Bali, maka “menintegrasikan” sistem teknologi pengawasan keimigrasian yang telah ada dengan sistem managemen destinasi yang dimiliki oleh Provinsi Bali dapat menjadi opsi dalam meningkatkan kecepatan dan keakuratan pengawasan keimigrasian bagi WNA (*)

*Penulis adalah Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Akhir Pilkada Serentak 2024 oleh KPU Lamongan di Grand Hotel Mahkota Lamongan, Kamis malam (5/12/2024).

    KPU Lamongan Tetapkan Pemenang Pilkada, Yes-Dhirham Unggul

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LAMONGAN, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan telah menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan tahun 2024. Rapat digelar di Grand Hotel Mahkota Lamongan pada Kamis malam (5/12/2024). Proses rekapitulasi berlangsung sejak pagi hari dan dihadiri oleh berbagai […]

  • Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ranny Fahd Arafiq

    Ranny Fahd Dukung Penghapusan Rujukan BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ranny Fahd Arafiq, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penghapusan sistem rujukan BPJS Kesehatan. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, sederhana, dan ramah bagi masyarakat. Menurut Ranny, penghapusan sistem rujukan merupakan terobosan progresif pemerintah bersama Komisi IX […]

  • PLN Pastikan Kelistrikan di Riau Pulih 100 Persen Pascagangguan Sistem Sumatera

    PLN Pastikan Kelistrikan di Riau Pulih 100 Persen Pascagangguan Sistem Sumatera

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pekanbaru, editorial.co.id – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan kondisi kelistrikan di Provinsi Riau telah pulih sepenuhnya setelah gangguan jaringan sistem Sumatera yang menyebabkan pemadaman listrik dalam dua hari terakhir. Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, mengatakan seluruh infrastruktur kelistrikan di […]

  • PIRA

    Peringati Hari Guru Nasional, PIRA Bagikan 600 Sembako di Jakarta

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, sayap Partai Gerindra, Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan santunan anak yatim di Jl. Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Senin (24/11). Acara tersebut dihadiri ratusan warga yang menyambut antusias. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP PIRA, Novita Wijayanti, […]

  • Anggota Komisi XII DPR RI, Meitri Citra Wardani dalam acara Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BPH Migas untuk membahas progres dan evaluasi pelaksanaan program hingga Triwulan III 2024, serta program strategis tahun 2025 di Gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (18/11/2024) kemarin.

    Meitri Minta BPH Migas Tingkatkan Pengawasan Subsidi BBM

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, Meitri Citra Wardani, mengkritik maraknya penyelewengan BBM bersubsidi yang terjadi di daerah pemilihannya, Mojokerto, Jawa Timur. Meski aparat pernah menindak kasus tersebut, praktik penyelewengan kembali terulang, diduga oleh pelaku yang sama. “Berulangnya kasus penyelewengan BBM bersubsidi ini menyebabkan subsidi tidak tepat sasaran. Masyarakat kecil yang seharusnya dapat […]

  • Anggota Komisi I DPR RI, Selamet Ariyadi, bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

    Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen PAN untuk Santri

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SAMPANG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, H. Slamet Ariyadi, menegaskan komitmen Partai Amanat Nasional (PAN) dalam memperjuangkan aspirasi kalangan santri dan pesantren. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) bersama ribuan santri di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, […]

expand_less