Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Iran Nyatakan Kerja Sama dengan IAEA Tak Lagi Relevan

Iran Nyatakan Kerja Sama dengan IAEA Tak Lagi Relevan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sesi darurat Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran secara resmi menyatakan bahwa kerja sama mereka dengan badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa itu tak lagi relevan bagi kepentingan nasional, kedaulatan, dan keamanan negaranya.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Kantor PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Wina, Reza Najafi, menyusul serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran yang dijamin keamanannya oleh IAEA.

Najafi menyebut serangan terhadap fasilitas Fordow, Natanz, dan Isfahan pada 22 Juni sebagai “pukulan tak tergantikan terhadap sistem non-proliferasi internasional.” Ia menekankan bahwa serangan itu terjadi ketika inspektur IAEA berada di lokasi dan seluruh operasi berjalan di bawah pengawasan badan tersebut.

“Iran telah menyimpulkan bahwa kerja sama lebih lanjut dengan IAEA tidak lagi melayani kepentingan nasional kami,” ujar Najafi seperti dikutip IRNA.

Iran sebelumnya meminta agar sesi darurat digelar setelah menilai serangan tersebut sebagai agresi langsung terhadap program nuklir damainya.

Najafi juga mengkritik keras Amerika Serikat sebagai negara penyimpan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang justru melanggar prinsip-prinsipnya. Ia menilai tindakan AS yang menyerang situs nuklir yang dilindungi dan kemudian membanggakan penghancuran kemampuan pengayaan Iran sebagai tindakan yang memalukan.

“Sangat memalukan ketika sebuah negara yang dipercaya dalam kerangka NPT malah melanggar prinsipnya dan dengan bangga mengklaim agresi yang melanggar hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Najafi mengungkap bahwa kemampuan IAEA untuk melakukan inspeksi rutin kini terganggu secara langsung, sehingga menimbulkan tantangan serius terhadap pelaksanaan Perjanjian Pengamanan Komprehensif.

Ia juga memperingatkan bahwa keamanan bahan nuklir, termasuk uranium yang sudah diperkaya, kini dalam kondisi rawan, dan kesinambungan informasi teknis IAEA tidak lagi dapat dijamin.

Sebelas negara dalam pernyataan bersama turut mengecam serangan Israel sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, serta mendesak IAEA dan Dewan Keamanan PBB agar segera mengambil tindakan nyata guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Najafi menutup pernyataannya dengan menyampaikan peringatan keras: jika IAEA dan Dewan Gubernurnya gagal mengambil langkah tegas, mereka turut bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan besar-besaran yang mungkin timbul akibat agresi militer tersebut (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Mukernas ke-II PPP, di Jakarta, (13/12/2024). Sumber foto : ANTARA

    Politisi Senior PPP Ingatkan Rommy : “Ada Tahapan-Tahapan Muktamar!”

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Suhu politik di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali memanas usai pernyataan kontroversial Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, M. Romahurmuziy atau Rommy, yang mengaku tengah membujuk sejumlah tokoh untuk maju sebagai calon ketua umum partai. Langkah ini langsung menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan, termasuk dari kader senior partai sendiri. Politikus […]

  • Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid

    Usman Hamid Sentil Pedas Prabowo soal LSM Asing

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, melontarkan kritik tajam menanggapi pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto soal dugaan LSM dalam negeri dibiayai pihak asing untuk mengadu domba bangsa. Alih-alih menyoroti pendanaan asing, Usman justru menyoroti aktor yang menurutnya jauh lebih berbahaya bagi bangsa: para elit politik yang korup. “Musuh utama bangsa kita bukan […]

  • Fajar Zulkarnaen (Baju putih kedua dari kanan)

    Fajar Zulkarnaen, Dari Musik Punk ke Mimbar Perjuangan

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Oleh : MS. As-Syadzili* JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Selasa, 15 April 2025. Jakarta masih sibuk menata pagi saat saya tiba di District 89, sebuah gedung yang berdiri anggun di Jalan Warung Buncit No. 89. Dari luar, suasananya modern; kaca bening memantulkan hiruk-pikuk kota, seakan menegaskan denyut kehidupan metropolitan. Di depan kantor itu, ada coffee shop yang […]

  • Penahanan Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua, dalam kasus dana hibah.

    KPK Ungkap Keterkaitan Halim Iskandar, La Nyalla, Khofifah di Kasus Dana Hibah

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan adanya keterkaitan tiga tokoh nasional dalam kasus dugaan suap dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) Jawa Timur periode 2019-2022. Mereka adalah mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, anggota DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar […]

  • Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Duren Tiga, Marwan Aziz

    Pengurus Nilai Anggaran Gerai Koperasi Tidak Realistis

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Usulan pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) yang dipatok hingga Rp 1,6 miliar per unit menuai sorotan dari pengurus koperasi di tingkat kelurahan. Mereka menilai pendekatan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan koperasi yang baru dibentuk dan justru berpotensi menghambat pengembangan usaha. Dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Direktur Utama PT Agrinas […]

  • Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, pose bersama dengan narasumber dan peserta Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara, 'Akselerasi Pelaksanaan SDG’s Guna Mengurangi Ketimpangan Ekonomi', di Jakarta, Rabu (11/9/24)

    Ketua MPR RI Bamsoet Sebut Politik Uang Jadi Penghambat Pencapaian SDGs

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI ke-16 Bambang Soesatyo memaparkan hasil penelitian Burhanuddin Muhtadi yang mengungkapkan bahwa sebanyak 33 persen (63,5 juta pemilih) atau 1 dari 3 pemilih pada Pemilu 2014 dan 2019 menerima politik uang. Menempatkan Indonesia berada di nomor tiga dari sisi persentase 33 persen. Sedangkan dari sisi absolute atau angka 63,5 juta […]

expand_less