Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ribuan Orang Menunggu untuk Melihat Jenazah Paus di Basilika Santo Petrus

Ribuan Orang Menunggu untuk Melihat Jenazah Paus di Basilika Santo Petrus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

VATICAN, CUPLIKAN.CO.ID – Puluhan ribu pelayat mengantre untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus, yang jenazahnya disemayamkan dalam peti mati terbuka di Basilika Santo Petrus. Sebagaimana dilaporkan BBC, Pada Rabu pagi, sekitar 20.000 orang berkumpul untuk menyaksikan para kardinal berjubah merah dan imam berjubah putih mengantar peti mati dari kediaman pribadi Paus.

Lonceng berdentang selama prosesi yang berlangsung selama 40 menit, sementara kerumunan massa bertepuk tangan — sebuah tanda penghormatan tradisional Italia. Selama sembilan hari ke depan, Vatikan akan menjalani masa berkabung. Pemakaman Paus asal Argentina ini akan dilangsungkan pada hari Sabtu.

Paus berusia 88 tahun itu wafat pada hari Senin setelah menderita stroke. Sebelumnya, ia sempat dirawat di rumah sakit selama lima minggu awal tahun ini karena pneumonia ganda. Fransiskus merupakan pemimpin Gereja Katolik pertama yang berasal dari Amerika Latin, dan telah menjabat selama 12 tahun.

Jenazahnya akan disemayamkan di gereja hingga Jumat malam. Prosesi penghormatan publik dimulai pada pukul 11.00 waktu setempat (10.00 BST) hari Rabu. Polisi Vatikan memberi tahu BBC bahwa Basilika Santo Petrus akan tetap dibuka sepanjang malam agar kerumunan besar di alun-alun dapat melewati peti mati.

Pada tengah malam, saat gereja seharusnya tutup, masih terlihat antrean panjang orang-orang yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Pengawal Swiss, yang bertanggung jawab atas keamanan Paus, mengawal peti matinya ke altar gereja.

Sesaat setelah prosesi dimulai, antrean sudah memakan waktu hingga delapan jam, menurut media Italia. Menjelang sore hari, puluhan ribu orang telah memenuhi alun-alun. Luis dan Macarena, pasangan asal Meksiko, datang ke Roma untuk bulan madu mereka dan berharap dapat bertemu dengan Paus, yang biasanya memberikan berkat khusus kepada pengantin baru. Sebagaimana dikutip dari BBC, Luis mengatakan bahwa dengan melihat tempat peristirahatan terakhir Paus akan memberikan mereka rasa keterhubungan.

“Paus Fransiskus adalah orang suci dan dia akan memberkati kami dari surga,” ujar Luis sebagaimana disitir dari BBC.

Di tempat yang sama, Mary Ellen, seorang warga Amerika yang tinggal di Italia, mengatakan ia datang ke Vatikan dengan kereta malam untuk “mengucapkan selamat tinggal”.

“Aku mencintai Papa Francesco,” katanya. “Karena dia rendah hati, baik, dan mencintai para imigran. Aku tahu dia telah melalui banyak hal sulit di Vatikan. Dia melawan kekuasaan dan pengaruh di Vatikan demi menjadi seorang Kristen sejati, seorang Katolik sejati.”

Ia mengatakan bahwa saat melewati peti mati, ia akan berdoa dan meminta bantuan Paus Fransiskus dalam pekerjaannya membantu para imigran. Di dalam Basilika Santo Petrus, di bawah tatapan patung marmer para paus dan santo, arus orang terus mengalir menuju peti mati Paus untuk memberikan penghormatan.

Beberapa berlutut, yang lain berdoa dan membuat tanda salib sebelum perlahan berjalan pergi. Banyak yang berhenti sejenak untuk mengagumi keindahan megah basilika. Suasana tetap hening dan khidmat meskipun dipenuhi ribuan orang.

Dua wanita yang menunggu selama lima jam untuk melihat Paus mengatakan bahwa mereka mulai mengantre sejak pukul 09.00 pagi. Sebagaimana dilaporkan oleh BBC salah satu dari mereka mengatakan bahwa penting baginya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin umat Katolik itu.

“Selama bertahun-tahun aku mengikuti semua yang dia lakukan, dan rasanya seperti aku ikut bepergian keliling dunia bersamanya, meskipun aku hanya di rumah. Dia senang bepergian dan memprioritaskan kaum miskin,” ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana rasanya melihat Paus di dalam peti mati, dia menjawab: “Dia persis seperti sosok yang biasa kita lihat di televisi.”

Fredrik, yang berasal dari Ghana tapi datang dari Polandia, mengatakan bahwa Paus telah “melakukan yang terbaik” dan “sekarang giliran kita untuk melanjutkan karya baik itu.”

Eva Asensio, seorang warga Meksiko yang sedang berlibur di Italia, mengatakan bahwa dia merasakan kedekatan dengan Paus asal Argentina tersebut.

“Kami melihatnya sebagai Paus yang baik — seseorang yang mendukung semua orang, tak peduli orientasi seksualmu, dari mana asalmu. Dia mempersatukan kita,” katanya sambil berlinang air mata.

Margaux, seorang warga Prancis yang tinggal di Roma, mengatakan bahwa pengalaman ini adalah “momen yang sangat kuat”. Baginya, Paus Fransiskus berarti “harapan”, dan pandangannya yang lebih progresif sangatlah penting.

“Aku berharap Paus berikutnya akan mengikuti jejaknya,” ujarnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap membubung dari desa Kfar Kila di selatan Lebanon, di tengah konflik lintas perbatasan yang sedang berlangsung antara Hezbollah dan pasukan Israel, seperti yang terlihat dari Marjayoun, dekat perbatasan dengan Israel, 20 September 2024. REUTERS/Karamallah Daher

    Mengerikan! Israel Bombardir dan Lancarkan Serangan ke Beirut

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BEIRUT/JERUSSALEM, CUPLIKAN.CO.ID – Pada Jumat (20/9), militer Israel mengonfirmasi serangan udara terarah di Beirut, Lebanon, yang memicu eskalasi tajam dalam konflik yang sedang berlangsung. Menurut sumber keamanan Lebanon, serangan tersebut terjadi di dekat fasilitas utama milik Hezbollah di pinggiran selatan kota. Saksi mata melaporkan terdengar ledakan di wilayah yang dikuasai oleh Hezbollah di pinggiran selatan […]

  • Duta Besar Iran untuk Kantor PBB, Reza Najafi

    Iran Nyatakan Kerja Sama dengan IAEA Tak Lagi Relevan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sesi darurat Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran secara resmi menyatakan bahwa kerja sama mereka dengan badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa itu tak lagi relevan bagi kepentingan nasional, kedaulatan, dan keamanan negaranya. Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Duta Besar Iran untuk Kantor PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Wina, […]

  • CEO Tesla dan pemilik X, Elon Musk, berbicara sementara calon presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS, Donald Trump, memperhatikannya selama rapat umum di Butler, Pennsylvania pada 5 Oktober 2024 (Carlos Barria/Reuters).

    Elon Musk Siap Reformasi Anggaran Pemerintah AS: “Uang Anda Terbuang Sia-Sia”

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    AMERIKA, CUPLIKAN.CO.ID – Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, berpeluang besar untuk mengisi posisi baru dalam kabinet jika Donald Trump kembali menduduki kursi presiden Amerika Serikat. Musk yang sering mengkritik pemborosan anggaran pemerintah, diproyeksikan akan memimpin “Departemen Efisiensi Pemerintah,” sebuah gagasan yang dicetuskan Trump untuk memangkas anggaran negara secara signifikan. “Uang Anda terbuang sia-sia, dan Departemen […]

  • Komisi III DPR RI

    DPR Dituding Salah Kutip Masukan RUU KUHAP

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan KUHAP menilai DPR RI dan Pemerintah mencederai proses legislasi karena salah mencantumkan dan memelintir masukan masyarakat sipil dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP). Temuan itu muncul setelah rapat Panja RUU KUHAP yang digelar hanya dua hari pada 12–13 November 2025. Dalam rilis resminya yang […]

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

    FORMID Apresiasi Kebijakan Pemerintah Setop Impor Solar 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Forum Moeda Indonesia (FORMID) menyambut positif langkah pemerintah yang menargetkan penghentian impor solar mulai tahun 2026. Kebijakan ini akan diwujudkan melalui penerapan program mandatori biodiesel B50, yaitu campuran 50 persen bahan bakar nabati (Fatty Acid Methyl Ester/FAME) dengan solar konvensional. Ketua Umum FORMID, Abubakar Solissa, menyebut langkah tersebut sebagai terobosan besar dalam […]

  • Anas Urbaningrum saat menjadi narasumber dalam diskusi yang dihelat di Universitas Brawijaya Malang

    Anas Urbaningrum: Kampus Harus Kritis dan Aktif Kawal Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    MALANG, CUPLIKAN.CO.ID – Politisi senior Anas Urbaningrum kembali mengingatkan pentingnya peran kampus dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Dalam acara Mimbar Akademis yang digelar di UB Coffee, Malang, Kamis (26/9/2024), Anas menegaskan bahwa kampus harus aktif berpartisipasi dalam membangun pemikiran kritis demi terciptanya demokrasi yang bersih dan beradab. Anas menilai bahwa perguruan tinggi tidak boleh […]

expand_less