Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Elon Musk Siap Reformasi Anggaran Pemerintah AS: “Uang Anda Terbuang Sia-Sia”

Elon Musk Siap Reformasi Anggaran Pemerintah AS: “Uang Anda Terbuang Sia-Sia”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMERIKA, CUPLIKAN.CO.ID – Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, berpeluang besar untuk mengisi posisi baru dalam kabinet jika Donald Trump kembali menduduki kursi presiden Amerika Serikat. Musk yang sering mengkritik pemborosan anggaran pemerintah, diproyeksikan akan memimpin “Departemen Efisiensi Pemerintah,” sebuah gagasan yang dicetuskan Trump untuk memangkas anggaran negara secara signifikan.

“Uang Anda terbuang sia-sia, dan Departemen Efisiensi Pemerintah akan mengatasi masalah ini,” ujar Musk pada kampanye Trump di Madison Square Garden, akhir pekan lalu sebagaimana dipetik dari Aljazeera.

Sikap Musk yang vokal mengenai anggaran negara menarik perhatian di tengah ketidakpuasan publik atas belanja pemerintah yang kerap dianggap tidak efisien.

“Kami akan membuat pemerintah berhenti mengganggu kehidupan dan dompet Anda,” kata Musk, merujuk pada niatnya untuk memotong anggaran sebesar $2 triliun, atau hampir sepertiga dari anggaran federal tahun lalu sebesar $6,75 triliun. Rencana ini diperkirakan akan memerlukan pemotongan di sektor sensitif seperti kesehatan, jaminan sosial, dan pertahanan, yang biasanya sulit dipangkas karena resistensi politik.

Dukungan Musk terhadap reformasi anggaran ini didasarkan pada ketidakpuasannya terhadap mekanisme pengeluaran pemerintah. Langkah ini menuai perhatian para ahli yang mempertanyakan efektivitasnya. Profesor Bruce Schulman dari Boston University menilai bahwa inisiatif reformasi seperti ini sering kali hanya menjadi “pertunjukan politik” tanpa dampak signifikan.

“Upaya-upaya ini lebih cenderung untuk pertunjukan politik daripada memberikan dampak nyata pada efisiensi anggaran,” jelas Schulman sebagaimana dilansir dari Aljazeera.

Masuknya Musk ke pemerintahan juga mengundang skeptisisme dari pakar etika John Pelissero dari Santa Clara University. Menurut Pelissero, Musk tidak memiliki pengalaman di sektor publik, yang bisa menghambat upayanya memimpin reformasi efisiensi pemerintahan.

“Tanpa pengalaman dalam pemerintahan, kredibilitasnya untuk memimpin departemen yang fokus pada efisiensi pemerintah patut dipertanyakan,” ujar Pelissero.

Selain itu, rekam jejak bisnis Musk sendiri tidak lepas dari kontroversi. Sejak mengakuisisi platform X (sebelumnya Twitter) dengan nilai $44 miliar, nilai perusahaan tersebut anjlok sekitar 80 persen karena ditinggalkan pengiklan. Perusahaannya, SpaceX, juga sempat ditegur oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) terkait dugaan pencemaran di sekitar markas mereka di Texas. Terlepas dari kontroversi tersebut, Musk tetap menjadi tokoh populer dalam bisnis dengan pengaruh yang kuat di dunia teknologi.

Musk bahkan mengaku siap menghadapi potensi risiko ekonomi akibat pemotongan besar-besaran anggaran. Ia menyetujui sebuah prediksi yang menyebut pasar akan mengalami “reaksi berlebihan” dan berpotensi tumbang  sebagai efek samping dari kebijakan tersebut. “Sounds about right,” jawab Musk menanggapi prediksi itu di platform X.

Selain masalah efisiensi anggaran, keterlibatan Musk dalam pemerintahan juga dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan, mengingat perusahaan-perusahaannya memiliki kontrak besar dengan pemerintah AS. SpaceX sendiri telah menerima lebih dari $15 miliar untuk proyek-proyek peluncuran satelit dan misi NASA.

“Musk sebaiknya mempertimbangkan untuk melepas asetnya di perusahaan-perusahaan tersebut sebelum masuk pemerintahan,” kata Pelissero sebagai saran.

Dengan posisinya sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh, pengaruh Musk diperkirakan tetap kuat dalam pemilu kali ini. Menurut Daniel Krcmaric, profesor ilmu politik dari Northwestern University, sumbangan besar Musk untuk kampanye Trump mencerminkan kekuatan elite bisnis AS dalam mempengaruhi politik.

“Semua taktik ini bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengarahkan pemilu sesuai dengan kepentingannya,” ungkap Krcmaric (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo saat menyampaikan materinya dalam forum Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Sumber foto : Instagram Presiden Republik Indonesia.

    Di SPIEF Rusia, Prabowo Serukan Dunia Multipolar Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    ST. PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyerukan pentingnya dunia yang lebih adil dan multipolar dalam pidatonya di Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Jumat (20/6). Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia dan pengusaha global itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian, keadilan internasional, dan kerja sama strategis dengan berbagai negara, termasuk […]

  • Program Makan Bergizi Gratis Butuh Pengawasan Ketat, BSNPG Siap Ambil Peran

    Program Makan Bergizi Gratis Butuh Pengawasan Ketat, BSNPG Siap Ambil Peran

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Oleh : Azhar Adam – Sekretaris Badan Saksi Nasional Partai Golkar/BSNPG) Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai pergantian pejabat. Langkah tersebut mengirimkan pesan tegas bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan agenda strategis nasional yang tidak boleh terganggu oleh lemahnya tata kelola, […]

  • Library

    Krisis Perpustakaan di Inggris: Penutupan Mengancam Komunitas

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perpustakaan umum di Inggris menghadapi krisis serius dengan lebih dari 180 perpustakaan yang telah ditutup atau dialihkan kepada kelompok sukarelawan sejak 2016. Penurunan ini sangat terasa di komunitas-komunitas yang lebih miskin, yang empat kali lebih mungkin kehilangan akses ke perpustakaan umum dibandingkan wilayah yang lebih kaya. “Angka-angka ini mengungkapkan skala krisis yang […]

  • Muktamar ke-IX Pengajian Al Hidayah

    Muktamar Al Hidayah Jadi Momentum MoU Peningkatan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam rangkaian Muktamar ke-IX Pengajian Al-Hidayah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pengajian Al-Hidayah terkait penguatan karakter, peningkatan mutu pendidikan, serta ketahanan keluarga di era digital. Penandatanganan ini berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Senin (20/10), disaksikan langsung oleh peserta muktamar dan jajaran pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, […]

  • Paus Fransiskus bersama penerusnya Robert Francis Prevost, kini Paus Leo XIV. Sumber foto : Vatican Media

    Ini Pidato Lengkap Paus Terpilih

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah masa sede vacante, dan proses konklaf telah usai ,Paus baru terpilih dini hari tadi waktu Indonesia. Dalam pidato pertamanya dari balkon Santo Petrus Basilika, Vatikan, tak lama usai terpilih menjadi penerus Paus Fransiskus, Kardinal Robert Francis Prevost menyampaikan pidato pertamanya. Paus Leo XIV menyapa umat beriman dan dunia dengan menyerukan perdamaian […]

  • Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan

    TKN Fanta Apresiasi Keterlibatan Pemuda dalam Kabinet Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komandan Tim Kolaborasi Nasional (TKN) Fanta, Arief Rosyid Hasan, memberikan apresiasi tinggi terhadap Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut Arief, kehadiran Prabowo sebagai pemimpin mencerminkan dedikasi tulus untuk bangsa dan negara. Dalam pernyataannya, Arief menekankan pentingnya pernyataan Prabowo dalam pidato perdananya, di […]

expand_less