Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » DPR Dituding Salah Kutip Masukan RUU KUHAP

DPR Dituding Salah Kutip Masukan RUU KUHAP

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan KUHAP menilai DPR RI dan Pemerintah mencederai proses legislasi karena salah mencantumkan dan memelintir masukan masyarakat sipil dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP). Temuan itu muncul setelah rapat Panja RUU KUHAP yang digelar hanya dua hari pada 12–13 November 2025.

Dalam rilis resminya yang diterima redaksi Radiant Voice, Koalisi menyebut Komisi III DPR dan Pemerintah mempresentasikan beberapa pasal yang diklaim sebagai usulan dari organisasi masyarakat sipil—mulai dari YLBHI, LBH Masyarakat, IJRS, ILRC, LBH APIK, Lokataru, AJI hingga organisasi disabilitas. Namun sebagian besar klaim itu dinilai tidak sesuai kenyataan.

“Kami menemukan sejumlah masukan yang diklaim berasal dari koalisi ternyata tidak pernah kami berikan. Ini bentuk pencatutan nama dan memutarbalikkan proses partisipasi publik,” kata perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pembaruan KUHAP, Senin (17/11).

Koalisi mencontohkan klaim DPR bahwa mereka mengusulkan perluasan alat bukti melalui “pengamatan hakim”, atau usulan pasal tentang “Pelindungan Sementara”. Menurut Koalisi, tidak satu pun lembaga dalam jaringan mereka pernah memberikan masukan seperti itu.

“Kami tidak pernah menyerahkan usulan pasal baru dengan redaksi seperti yang dibacakan pemerintah. Itu jelas keliru dan menyesatkan publik,” tegas koalisi.

Koalisi juga menyoroti proses pembahasan yang berlangsung super cepat sehingga tidak membahas pasal-pasal krusial yang berpotensi merugikan warga. Mereka menyebut rapat Panja hanya menjadi formalitas tanpa pembahasan substansial.

“Pembahasan dilakukan terburu-buru hanya dua hari. Pasal-pasal bermasalah yang membuka ruang kriminalisasi sama sekali tidak disentuh,” ujar perwakilan koalisi.

RUU KUHAP, dalam catatan mereka, masih memuat sejumlah ketentuan berbahaya seperti operasi penyelidikan yang memungkinkan aparat melakukan penjebakan, kewenangan penyadapan tanpa izin hakim, penahanan di tahap penyelidikan, hingga minimnya perlindungan terhadap penyandang disabilitas.

Desak Pemerintah dan DPR Klarifikasi ke Publik

Akibat pencatutan masukan dan kekeliruan substansial tersebut, Koalisi meminta DPR dan Pemerintah melakukan klarifikasi terbuka. Mereka menilai publik telah disesatkan dengan narasi bahwa masukan kelompok masyarakat sipil sudah diakomodasi.

“Kami mendesak DPR membuka seluruh dokumen pembahasan Panja secara resmi, termasuk draf terakhir RUU KUHAP. Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tegas Koalisi.

Koalisi juga meminta DPR dan Pemerintah meminta maaf kepada masyarakat karena telah mencatut nama organisasi sipil untuk meloloskan pasal-pasal bermasalah.

Di sisi lain, Koalisi tetap menuntut Presiden Prabowo Subianto menarik draf RUU KUHAP dari pembahasan tingkat II. Mereka menyebut keseluruhan proses legislasi telah cacat dan tidak memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, maupun perlindungan HAM.

“Kalau prosesnya salah dan substansinya bermasalah, maka Presiden wajib menarik RUU KUHAP ini sebelum disahkan,” pungkas Koalisi (RED)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, saat menyampaikan sambutannya dalam acara Seminar Literasi di Jakarta pada Senin, (25/11/2024)

    Ketua Komisi X DPR Ajak Perempuan Perkuat Literasi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi X DPR RI, mengajak perempuan Indonesia untuk lebih berperan aktif dalam mendorong budaya literasi di lingkungan keluarga dan komunitas. Hal itu dikatakannya dalam seminar literasi bertema Meningkatkan Peran Perempuan dalam Membangun Budaya Literasi di Lingkungan Keluarga dan Komunitas di Jakarta pada Senin (25/11/2024). Dalam sambutannya, Hetifah mengungkapkan, “Budaya […]

  • Bahlil Lahadalia, Sari Yuliati dan Sarmuji beserta jajaran pengurus DPP Partai Golkar dalam acara Senam Partai di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (16/11) menyambut HUT ke-60 Partai Golkar.

    Golkar Siap Sambut Jokowi, Jendela Sampai Pagar Dibuka!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan sinyal terbuka bagi siapa pun tokoh nasional yang ingin bergabung ke partai berlambang pohon beringin itu, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini muncul menanggapi hangatnya isu keterlibatan Jokowi dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang belakangan santer dikaitkan dengannya sebagai calon ketua […]

  • Legenda Rock, Jon Bon Jovi

    Selamatkan Perempuan dari Upaya Bunuh Diri, Legenda Rock Bon Jovi Dipuji

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    NASHVILLE TENNESSEE, CUPLIKAN.CO.ID – Legenda rock Jon Bon Jovi dipuji oleh polisi karena membantu seorang wanita yang dalam keadaan tertekan hendak melakukan upaya bunuh diri saat berada di tepi jembatan di Nashville, Tennessee, pada Selasa malam. Departemen Kepolisian Metropolitan Nashville membagikan video frontman Bon Jovi dan timnya yang berada di Jembatan Pejalan Kaki John Seigenthaler […]

  • Massa Aksi Demonstrasi di Nepal yang dipenuhi Gen Z

    Heboh! Dana Rp14 Triliun Diduga Kendalikan Politik Nepal

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    NEPAL, CUPLIKAN.CO.ID – Nepal tengah diguncang krisis politik usai Perdana Menteri K.P. Sharma Oli mundur akibat gelombang protes besar-besaran yang dipimpin anak muda. Aksi yang menewaskan lebih dari 30 orang itu bukan hanya dipicu isu korupsi, pengangguran, dan pemblokiran media sosial, tapi juga dikaitkan dengan campur tangan asing—terutama Amerika Serikat. Dokumen internal yang dibocorkan ke […]

  • Ariza Patria (Mantan Wakil Gubernur Jakarta)

    Turun ke Bawah, Strategi Kampanye RK-Suswono untuk Menangkan Pilkada Jakarta

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ariza Patria, sosok yang santer disebut-sebut ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Bacakada Jakarta, RK-Suswono, mengungkapkan, bahwa pendekatan kampanye pasangan ini akan fokus pada interaksi langsung dengan masyarakat. Dalam upaya memenangkan Pilkada DKI Jakarta, pasangan yang dikenal sebagai Rido ini akan banyak turun ke bawah untuk berdialog dengan warga dan mendengarkan keluhan serta […]

  • Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam acara Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa (10/6).

    Yandri Susanto: Desa Bisa Swasembada dari A sampai Z, Jangan Jadi Penonton!

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa-desa di Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pusat ketahanan pangan sekaligus kekuatan ekonomi mandiri, jika dikelola secara tepat dan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dalam acara Sharing Knowledge bertema Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa […]

expand_less