Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PPDB Resmi Diganti! Ini Aturan Baru SPMB 2025

PPDB Resmi Diganti! Ini Aturan Baru SPMB 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti nama sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai tahun ajaran 2025. Perubahan ini bukan sekadar pergantian istilah, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas seleksi penerimaan murid di seluruh jenjang pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa perubahan ini sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi semua.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan kesempatan pendidikan terbaik. Beberapa kelemahan dalam sistem PPDB sebelumnya perlu diperbaiki melalui SPMB,” ujar Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Empat Jalur Seleksi SPMB 2025

SPMB 2025 akan tetap mempertahankan empat jalur seleksi penerimaan murid baru, yaitu:
βœ… Jalur Domisili, berdasarkan lokasi tempat tinggal calon murid
βœ… Jalur Afirmasi, bagi siswa dari keluarga kurang mampu
βœ… Jalur Mutasi, untuk siswa yang berpindah domisili karena tugas orang tua
βœ… Jalur Prestasi, bagi siswa dengan pencapaian akademik dan non-akademik unggul

Syarat Pendaftaran yang Lebih Diperketat

Kemendikdasmen juga menetapkan persyaratan lebih spesifik bagi calon murid di setiap jenjang pendidikan.

πŸ“Œ SD: Usia minimal 6 tahun pada 1 Juli 2025, dengan pengecualian bagi anak berbakat istimewa yang sudah berusia 5 tahun 6 bulan berdasarkan rekomendasi psikolog profesional.

πŸ“Œ SMP: Usia maksimal 15 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan SD atau sederajat.

πŸ“Œ SMA/SMK: Usia maksimal 21 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan SMP atau sederajat.

Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta kualitas pendidikan sejak proses penerimaan murid baru. Kemendikdasmen juga akan mengawasi penerapan sistem ini untuk menghindari kecurangan dan penyalahgunaan aturan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak

    Emil Dardak Ajak Santri Cintai Ilmu di Peringatan Maulid Nabi SAW

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SIDOARJO, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengajak para santri dan umat Islam untuk mencintai ilmu dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini disampaikannya dalam acara Dzikro Maulidur Rasul yang digelar oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur di Masjid At-Tauhid, Waru, Sidoarjo, Minggu (22/9/2024). Dalam pidatonya, Emil menekankan […]

  • Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2-6-2025).

    Pertemuan Prabowo-Megawati Dijajaki Ulang, Momen Rekatkan Silaturahmi

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan akan kembali bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam waktu dekat. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bisa terjadi dalam momentum tertentu yang mempertemukan keduanya, tanpa harus melalui kesepakatan lokasi secara formal. “Insya Allah akan segera ketemu. […]

  • Adhiyaksa Watch Soroti Kasus Nikel CNI: Mana Tersangkanya?

    Adhiyaksa Watch Soroti Kasus Nikel CNI: Mana Tersangkanya?

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle IP
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Ilustrasi Jakarta β€” Adhiyaksa Watch Indonesia mempertanyakan arah penanganan perkara dugaan korupsi tata kelola pertambangan dan ekspor bijih nikel yang melibatkan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI). Pengembalian uang sebesar Rp401,65 miliar kepada negara dinilai tidak boleh menjadi alasan untuk mengakhiri pertanggungjawaban pidana dalam perkara tersebut. Direktur Eksekutif Nasional Adhiyaksa Watch Indonesia, Muhamad Ikram Pelesa, menegaskan […]

  • Presiden Prabowo dalam acara peringatan Hari Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta pada Senin (2/6/2025).

    Prabowo Ultimatum Pejabat Korup: Negara Akan Bertindak Tegas!

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pidato kenegaraannya pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2/6/2025), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan keras kepada seluruh pejabat publik yang masih terlibat dalam penyimpangan kekuasaan. Di hadapan para pejabat negara, tokoh masyarakat, dan tamu undangan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menindak siapa pun yang tidak setia pada negara, […]

  • Ilustrasi

    Bara Api di Ujung Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh : Imam Mawardi Ridlwan* Penulis tidak berada di tengah kerumunan itu. Hanya di pesantren, bersama para santri, tenggelam dalam rutinitas ngaji harian. Namun, dari layar kecil ponsel, penulis menyaksikan semuanya, video-video yang berseliweran di grup WhatsApp. Asap mengepul seolah sampai ke ruang ngaji kami. Gedung gubernur terbakar. Kantor DPRD porak-poranda. Pos polisi tinggal rangka. […]

  • Yenny Wahid

    Yenny Wahid: Anak Bermasalah Butuh Psikolog, Bukan Barak

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Putri presiden ke-4Β  Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yakni Yenny Wahid menyampaikan kritik menohok terhadap program pengiriman anak-anak ke barak militer, yang sempat viral dan diasosiasikan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @yennywahid pada Rabu (28/5/2025), ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap pendekatan militeristik dalam menangani anak-anak yang […]

expand_less