Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Film » Review Film Sacred Games: Perjalanan Gelap Dunia Kejahatan dan Politik India

Review Film Sacred Games: Perjalanan Gelap Dunia Kejahatan dan Politik India

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sacred Games adalah sebuah serial televisi India yang sukses menarik perhatian penonton internasional. Berdasarkan novel dengan judul yang sama karya Vikram Chandra, serial ini mengisahkan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan di tengah kota Mumbai yang gelap dan penuh kekerasan. Diperankan oleh aktor-aktor ternama seperti Saif Ali Khan, Nawazuddin Siddiqui, dan Radhika Apte, Sacred Games mengeksplorasi berbagai tema yang kompleks mulai dari korupsi politik, terorisme, hingga pergelutan pribadi para karakternya.

Cerita berpusat pada Sartaj Singh (Saif Ali Khan), seorang polisi di Mumbai yang hidupnya penuh dengan kesulitan dan kegagalan. Sartaj menerima telepon misterius dari gangster terkenal, Ganesh Gaitonde (Nawazuddin Siddiqui), yang memberikan peringatan bahwa kota Mumbai hanya memiliki waktu 25 hari sebelum hancur. Dari sini, dimulailah pencarian Sartaj untuk mengungkap jaringan kejahatan, korupsi, dan konspirasi di balik ancaman tersebut.

Ganesh Gaitonde, tokoh antagonis utama dalam serial ini, merupakan seorang gangster yang memiliki masa lalu kelam dan masa depan yang penuh misteri. Sosoknya digambarkan sebagai karakter yang manipulatif, sadis, namun penuh dengan karisma. Lewat kilas balik, kita dibawa ke dalam perjalanan hidup Gaitonde yang keras, dari seorang anak miskin hingga menjadi salah satu penguasa dunia kejahatan di Mumbai. Performa Nawazuddin Siddiqui sebagai Gaitonde berhasil mencuri perhatian, dengan akting yang intens dan mendalam.

Salah satu kekuatan Sacred Games adalah kemampuannya untuk membangun ketegangan yang terus meningkat seiring dengan berkembangnya plot. Setiap episode seakan menambah lapisan baru dari misteri yang melingkupi karakter-karakter utama. Baik Sartaj maupun Gaitonde, masing-masing terjebak dalam pertempuran mereka sendiri, yang perlahan-lahan saling terkait. Keputusan naratif untuk memadukan cerita masa lalu dan masa kini berhasil menjaga ritme cerita yang dinamis dan menegangkan.

Selain plot yang menarik, Sacred Games juga memberikan pandangan kritis terhadap keadaan sosial-politik di India. Korupsi, ketidakadilan, agama, dan kekerasan menjadi tema-tema yang terus muncul sepanjang serial. Ini bukan hanya sekadar kisah kriminal, tetapi juga sebuah cermin dari permasalahan yang dihadapi masyarakat India. Dengan latar belakang kota Mumbai yang penuh hiruk-pikuk, serial ini memberikan nuansa realitas yang terasa sangat dekat dan relevan.

Gaittonde

Ganesh Gaitonde ( diperankan Nawazuddin Siddiqui) dalam salah satu adegan di film Sacred Games.

Salah satu elemen yang membuat Sacred Games semakin kuat adalah pengembangan karakternya. Sartaj Singh, yang pada awalnya tampak sebagai polisi yang putus asa, berkembang menjadi sosok yang lebih tangguh dan bertekad. Namun, di sisi lain, kita juga melihat kerentanannya sebagai manusia yang terus dihantui oleh bayang-bayang kegagalannya. Di samping itu, karakter Gaitonde juga memiliki kompleksitas tersendiri, di mana dia bukan hanya sekadar penjahat, tetapi juga seseorang yang mencari makna dalam dunia yang keras dan tidak adil.

Penampilan Radhika Apte sebagai Anjali Mathur, seorang agen RAW (Research and Analysis Wing), juga memberikan dimensi lain dalam cerita. Karakternya membawa perspektif pemerintahan yang berusaha mengungkap jaringan terorisme, namun menghadapi berbagai rintangan internal. Anjali adalah sosok perempuan kuat yang tidak gentar menghadapi ancaman dan korupsi di sekitarnya.

Dari segi teknis, Sacred Games juga berhasil memberikan produksi yang berkualitas tinggi. Sinematografi yang memukau dengan penggunaan warna-warna gelap menciptakan suasana yang suram dan penuh misteri. Selain itu, penggunaan musik latar yang dramatis semakin memperkuat tensi yang dibangun dalam setiap adegan. Produksi ini berhasil menyeimbangkan antara aksi, dialog, dan eksplorasi karakter dengan sangat baik.

Namun, Sacred Games bukanlah tanpa kekurangan. Beberapa penonton mungkin merasa terganggu dengan alur cerita yang terkadang lambat dan terlalu rumit. Ada juga elemen-elemen spiritual dan filosofis yang bisa terasa membingungkan bagi mereka yang tidak terbiasa dengan konteks budaya dan agama India. Meski begitu, bagi penonton yang bersedia menyelami kedalaman cerita dan memahami kompleksitasnya, serial ini menawarkan pengalaman yang memuaskan.

Sebagai serial Netflix pertama yang diproduksi di India, Sacred Games berhasil membuka jalan bagi produksi lokal yang mampu bersaing di kancah internasional. Serial ini menunjukkan bahwa cerita kriminal tidak harus sederhana dan dapat dibalut dengan elemen-elemen kompleks yang menantang pemikiran penonton.

Secara keseluruhan, Sacred Games adalah sebuah karya yang memadukan thriller kriminal, drama, dan kritik sosial dengan sangat baik. Dengan karakter-karakter yang kuat, plot yang penuh intrik, dan eksekusi teknis yang luar biasa, serial ini layak mendapatkan pujian sebagai salah satu produksi terbaik dari India. Bagi para penggemar cerita yang gelap dan penuh ketegangan, Sacred Games adalah pilihan yang sempurna.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamendagri: TB Bukan Sekadar Masalah Kesehatan

    Wamendagri: TB Bukan Sekadar Masalah Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) membutuhkan keterlibatan lintas sektor dan tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Menurut Wiyagus, TB tidak hanya menjadi persoalan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat berdampak pada produktivitas, kondisi ekonomi keluarga, hingga perekonomian nasional. “Kami dari Kementerian Dalam Negeri sebagai pembina dan […]

  • Teresa Mendoza (Putih) yang diperankan Alice Braga dalam salah satu adegan pada Film Queen of The South

    Dari Meksiko ke Amerika: Jalan Panjang Seorang Wanita Menjadi Ratu Kartel

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – “Queen of the South” adalah sebuah serial televisi drama kriminal Amerika yang menceritakan perjalanan seorang wanita, Teresa Mendoza, dalam dunia narkoba yang penuh kekerasan dan manipulasi. Dibintangi oleh Alice Braga sebagai Teresa, serial ini menyajikan kisah tentang perjuangan untuk bertahan hidup, membangun kekuatan, dan akhirnya merebut kekuasaan dalam dunia kartel narkoba yang biasanya […]

  • Pemkot Jakarta Utara Apresiasi Atlet Panjat Tebing Berprestasi

    Pemkot Jakarta Utara Apresiasi Atlet Panjat Tebing Berprestasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memberikan apresiasi kepada 12 atlet panjat tebing beserta jajaran pelatih dan ofisial yang berhasil mengharumkan nama Jakarta Utara melalui berbagai ajang kejuaraan tingkat Provinsi DKI Jakarta hingga nasional. Pemberian piagam penghargaan tersebut berlangsung di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (17/7). Sekretaris Kota […]

  • Hasbiallah Ilyas, Fraksi PKB

    PKB Tekankan Penguatan HAM dalam RUU Penyesuaian Pidana Baru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan pentingnya pendekatan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Penyesuaian Pidana (RUU Penyesuaian Pidana). PKB menyetujui RUU tersebut dengan sejumlah catatan yang berfokus pada perlindungan korban dan lingkungan hidup. Juru Bicara Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, dalam rapat paripurna di Jakarta, Senin (8/12/2025), menyatakan bahwa […]

  • BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    BSSN Ingatkan Ancaman Siber pada Sektor Vital, dari Keuangan hingga Energi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id — Ancaman siber terhadap sektor-sektor strategis nasional menjadi perhatian dalam Cyber Defence Conference 2026 (CDC-2026) yang digelar Indonesia Digital & Cyber Institute (IDCI) di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam forum tersebut, keamanan siber dinilai tidak lagi sekadar persoalan teknologi, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional. Deputi Keamanan Siber dan Sandi […]

  • Voicers MHR Shikka Singge

    Refleksi Perjalanan Mengawal Generasi dan Spirit Kaderisasi HMI

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Oleh : MHR Shikka Songge* Setiap forum pengkaderan selalu menyimpan kesan mendalam bagi saya, karena setiap forum selalu punya kisah cita tersendiri yang terpatri dalam sanubari. Seperti halnya pada kehadiran saya membersamai adik adik Para Pengurus HMI Cabang Persiapan Maumere Kabupaten Sikka, NTT, dalam Latihan Kader (LK) 2 atau Intermediate Training. Kebetulan event LK 2 […]

expand_less