Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Hendardi Nilai Komposisi Baru Pimpinan KPK Tidak Independen

Hendardi Nilai Komposisi Baru Pimpinan KPK Tidak Independen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menyoroti keputusan DPR RI memilih lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029. Ia menilai keputusan tersebut berpotensi mengikis independensi KPK sebagai lembaga antikorupsi yang seharusnya bersifat independen.

“Keputusan DPR RI memilih pimpinan KPK dari unsur kepolisian, kejaksaan, hakim, dan mantan anggota BPK menunjukkan adanya patronase organisasi yang dapat memengaruhi tindakan dan kehendak dalam pemberantasan korupsi,” ujar Hendardi dalam pernyataannya, Kamis (21/11/2024).

Menurutnya, DPR RI memiliki kewenangan untuk memilih pimpinan KPK, tetapi seharusnya mempertimbangkan esensi pembentukan lembaga tersebut. “KPK dibentuk sebagai antitesis atas kinerja kepolisian dan kejaksaan yang sebelumnya dianggap tidak akuntabel dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Hendardi juga menyoroti proses seleksi yang dinilainya sudah dirancang sejak awal untuk melemahkan KPK. Ia mengaitkan hal ini dengan revisi UU KPK pada 2019 yang melemahkan kewenangan lembaga tersebut. “Pilihan DPR ini hanya melanjutkan skenario pelemahan KPK yang telah dirancang sejak revisi UU 19/2019,” tegasnya.

Ia menambahkan, representasi masyarakat sipil yang bisa menjadi variabel independensi KPK sama sekali diabaikan dalam seleksi kali ini. “DPR tidak memberi ruang bagi calon perwakilan masyarakat sipil, padahal itu langkah minimal untuk menjaga independensi KPK,” ujar Hendardi.

Hendardi juga menilai narasi keberhasilan Polri dan Kejaksaan Agung dalam pemberantasan korupsi digunakan sebagai instrumen pelemahan KPK. Menurutnya, formula kepemimpinan yang terpilih saat ini lebih mencerminkan duta dari organ-organ negara dibandingkan penjaga independensi.

“Formula seperti ini sulit mendapat kepercayaan publik. Hanya ada peragaan permukaan dan basa-basi pemberantasan korupsi yang mungkin akan dilakukan untuk sekadar menghibur rakyat,” tambahnya.

Ia juga memprediksi bahwa komposisi baru KPK ini akan menuai kritik luas dari publik. “Dalam situasi seperti ini, sangat dimaklumi jika muncul mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap KPK 2024-2029, bahkan terhadap DPR RI, khususnya Komisi III,” katanya.

Hendardi mengingatkan bahwa KPK didirikan untuk melawan praktik korupsi yang tidak mampu diselesaikan lembaga negara lain. Jika independensi lembaga ini tergerus, maka tujuan utama pembentukannya menjadi sia-sia.

“Kepercayaan publik adalah aset utama KPK. Tanpa itu, pemberantasan korupsi hanya menjadi panggung simbolis tanpa substansi,” ujarnya lagi.

Ia berharap agar KPK tetap mampu membuktikan integritasnya meski dirundung banyak keraguan. “Beban ada pada pimpinan baru. Mereka harus menunjukkan bahwa keputusan ini bukan awal dari kemunduran, tetapi peluang untuk membuktikan bahwa KPK masih relevan,” tutup Hendardi.

Komentar Hendardi menjadi refleksi atas dinamika politik dalam seleksi pimpinan KPK. Keputusan ini akan terus mendapat sorotan tajam dari publik dan berbagai elemen masyarakat sipil (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad (kiri). Sumber foto : instagram @sufmi_dasco

    Tunjangan Perumahan DPR Rp50 Juta Picu Polemik Transparansi

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mencoba meluruskan kabar yang belakangan memicu perdebatan: anggota DPR tidak akan menerima tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan setelah Oktober 2025. Menurutnya, uang itu hanya dibayarkan sejak Oktober 2024 hingga Oktober 2025 sebagai cicilan untuk biaya kontrak rumah selama lima tahun masa jabatan (2024–2029). Penjelasan […]

  • Ahmad Nawardi saat mengucapkan selamat sembari memberikan tumpeng kepada Khofifah Indar Parawansa.

    Khofifah-Emil Unggul, Senator Ajak Harmoni Jatim

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Pasangan calon petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak meraih kemenangan tebal dalam hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2024. Pasangan nomor urut 2 ini memperoleh suara di kisaran 58-60 persen, meski hasil resmi masih menunggu perhitungan manual KPU. Menurut quick count Poltracking Indonesia, dari 94,2 persen suara yang […]

  • Petugas penyelenggara pemilu saat memantau logistik Kotak Suara. Sumber : istimewa

    CAS Serukan Netralitas Penyelenggara Pemilu di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang Pemilu 2024, Central Analisa Strategis (CAS) kembali menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalitas, dan netralitas dalam pelaksanaan pemilu yang akan berlangsung di Indonesia. Sebagai lembaga riset, CAS menilai bahwa pemilu kali ini menghadirkan tantangan signifikan dalam mempertahankan nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan sejak era reformasi 1998. “Pemilu adalah kunci jalannya pemerintahan dan […]

  • Menakar Nama Bursa Sekjen PBNU, Gugus Bicara Kontribusi dan Solusi

    Menakar Nama Bursa Sekjen PBNU, Gugus Bicara Kontribusi dan Solusi

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta — Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan KH Miftahul Achyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031, perhatian kini beralih pada penyusunan kepengurusan baru, termasuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU. Direktur Lembaga Kajian dan Survey Nusantara (LAKSNU) Gugus Joko Waskito menilai posisi Sekjen […]

  • Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah bersama lima kementerian terkait di Akmil Magelang, Minggu (27/10/2024)

    Lima Kementerian Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur di Magelang

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MAGELANG, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah kegiatan retreat di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah menggelar rapat bersama pada Jumat (26/10). Rapat ini dihadiri oleh lima kementerian terkait untuk memperkuat koordinasi program pembangunan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat. Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin langsung rapat yang […]

  • Presiden secara resmi membuka Indo Defence Expo and Forum 2025, di Jakarta, Rabu (11/06/2025). Sumber foto : instagram Presiden Republik Indonesia.

    Prabowo : Belanda Rampas Rp50000 Triliun Kekayaan Indonesia!

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkap data mencengangkan tentang sejarah penjajahan Belanda terhadap Indonesia. Dalam pidatonya saat membuka Indo Defence Expo and Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/6), Prabowo menyebut bahwa Belanda telah merampas kekayaan Indonesia senilai USD 31 triliun atau setara lebih dari Rp50000 triliun. “Ada riset baru yang menyebut […]

expand_less