Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » LBH Yogyakarta Ungkap Kekerasan Polisi di Magelang

LBH Yogyakarta Ungkap Kekerasan Polisi di Magelang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta meluncurkan laporan hasil investigasi kasus salah tangkap, penyiksaan, dan penyebaran data pribadi terhadap enam anak yang diduga dilakukan oleh anggota Polres Magelang Kota. Laporan itu disebut sebagai bukti bahwa reformasi kepolisian masih jauh dari kenyataan.

Konferensi pers berlangsung di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan LBH Yogyakarta, YLBHI, LBH Jakarta, dan KontraS.

Acara diawali dengan pemutaran video testimoni dari orang tua dua korban, Dita (orang tua DRP, 15 tahun) dan Sumiati (orang tua MDP, 17 tahun). Dalam video tersebut, keduanya menuntut keadilan atas penyiksaan yang dialami anak-anak mereka.
“Anak kami disiksa, disebar data pribadinya, padahal mereka tidak bersalah sama sekali. Kami akan perjuangkan terus hak anak kami,” ujar Dita dan Sumiati sambil terisak.

Temuan LBH: Polisi Gunakan Selang dan Kencur untuk Menyiksa

Dalam pemaparan laporan, Royan Juliazka Chandrajaya, Staf Divisi Advokasi LBH Yogyakarta, mengungkap bahwa terdapat 26 anak korban salah tangkap, namun hanya enam anak yang melanjutkan proses hukum.

Ia menjelaskan bahwa para korban mengalami penyiksaan selama hampir 20 jam menggunakan berbagai alat seperti selang, helm, sandal bersol keras, keling, dan pentungan.

“Para korban dipiting, diseret, dipukul di kepala dan perut, dicambuk menggunakan selang, bahkan dipaksa mengunyah kencur secara bergiliran,” ungkap Royan.

Setelah disiksa, para korban dibebaskan dengan luka di sekujur tubuh dan diancam agar tidak menceritakan apa yang mereka alami. Data pribadi mereka juga disebarkan ke media sosial disertai tuduhan palsu sebagai pelaku kerusuhan.

Direktur LBH Jakarta, Fadhil Alfathan, menilai peristiwa di Magelang merupakan cerminan dari pola kekerasan yang juga terjadi di daerah lain.

“Siksaan hari ini tidak hanya fisik, tetapi juga digital. Penyebaran data pribadi adalah bentuk digital torture,” ujarnya.

Sementara itu, Andri Yunus, Wakil Koordinator Eksternal KontraS, menilai penyiksaan oleh aparat kini telah menjadi momok serius di tubuh kepolisian.

“Indonesia sudah meratifikasi konvensi internasional anti-penyiksaan, tapi praktiknya masih terus terjadi. Saya bahkan heran, kenapa bisa ada bumbu dapur, kencur, di kantor polisi? Itu sangat tidak manusiawi,” tegas Andri.

YLBHI: Polri Harus Direformasi Total

Arif Maulana, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan YLBHI, menegaskan bahwa tindakan represif oleh aparat kepolisian bukan hanya terjadi di Magelang. Berdasarkan data YLBHI dan jaringan LBH di seluruh Indonesia, pada 2022–2023 terdapat 46 kasus penyiksaan dengan 294 korban, serta 24 kasus pembunuhan di luar proses hukum (extra judicial killing) dalam rentang 2020–2023.

“Penyiksaan masih menjadi pola aparat dalam mencari pengakuan. Ini bukti lemahnya reformasi kepolisian,” katanya.

Berdasarkan hasil investigasi dan temuan di lapangan, LBH Yogyakarta bersama YLBHI, LBH Jakarta, dan KontraS menyampaikan lima tuntutan:

  1. Kapolri diminta mundur karena gagal memberantas praktik penyiksaan dan pelanggaran HAM di tubuh Polri.

  2. Presiden diminta segera melakukan reformasi kepolisian.

  3. Pengawasan terhadap Polri diperkuat, serta membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan.

  4. Kasus penyiksaan harus diusut tuntas, agar tidak terjadi impunitas.

  5. Polres Magelang Kota diminta menghentikan intimidasi terhadap korban dan keluarga korban.

Laporan ini menjadi alarm keras bagi pemerintah dan kepolisian untuk memperbaiki sistem penegakan hukum dan perlindungan HAM, terutama terhadap anak-anak yang menjadi korban salah tangkap dan kekerasan aparat (RED).

Tags
  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz

    Israel Susun Strategi Baru Hadapi Ancaman Iran Pasca-Perang

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TEL AVIV, CUPLIKAN.CO.ID – Ketegangan pascaperang udara antara Israel dan Iran belum benar-benar mereda. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Jumat (28/6), Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memerintahkan militer untuk menyusun strategi baru guna mempertahankan superioritas udara terhadap Iran, menyusul gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Langkah ini, menurut Katz, bertujuan mencegah kebangkitan kembali program […]

  • Ketua Mahhkamah Partai PPP Ade Irfan Pulungan didampingi anggotanya menyerahkan surat putusan kepada para majelis-majelis partai terkait gugatan fungsionaris 4 DPW PPP di Kediaman Ketua Majelis Kehormatan Partai KH Zarkasih Nur, di Ciputat, kemarin Minggu (13/7)

    Mahkamah Partai PPP: Muswilub Tak Sah, Sekjen Dilangkahi

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Jelang pelaksanaan Muktamar PPP yang dijadwalkan September 2025, gejolak internal kembali mencuat setelah Mahkamah Partai membatalkan Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) di empat wilayah: Kepulauan Riau, Bali, Riau, dan Kalimantan Selatan. Pembatalan dilakukan karena pelaksanaan Muswilub dinilai tidak sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Mahkamah Partai menyatakan, surat keputusan […]

  • Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat memberikan ucapan selamat kepada wisudawan/wisudawati STIEI di Balai Sidang Jakarta Convention Centre (JCC) pada Sabtu (4/12/2024)

    Wamen Viva Yoga: AI dan Robotika Tantangan Baru bagi Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wisuda Ke-52 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIEI) Jakarta menjadi momen penting bagi para lulusan saat Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyampaikan orasi ilmiah bertema “Mewujudkan Generasi Muda yang Unggul, Adaptif, dan Berdaya Saing untuk Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara ini digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4 Januari 2025. […]

  • Jokowi dan Prabowo

    Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bahas Isu Kebangsaan Dua Jam

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/10/2025). Pertemuan berlangsung dalam suasana santai saat makan siang dan membahas sejumlah isu penting terkait situasi kebangsaan dan arah pemerintahan ke depan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pertemuan […]

  • Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Sumber foto : Vatican News

    Habemus Papam! Asap Putih Mengepul dari Kapel Sistina

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina di Vatikan, Kamis dini hari waktu Indonesia, menandakan terpilihnya Paus yang baru. Momen sakral ini mengakhiri masa sede vacante dan menjadi penanda awal kepemimpinan Paus ke-266, penerus tahta Santo Petrus. Demikian dikutip dari laporan Vatican News. Dilansir dari Reuters, tidak lama setelah asap putih terlihat, […]

  • Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Ajak Pemuda Kobarkan Semangat Persatuan dan Kejujuran

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerukan semangat persatuan, kejujuran, dan kerja keras kepada seluruh pemuda dan pemudi Indonesia dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Senin (28/10). Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa para pemuda adalah harapan dan kekuatan bangsa yang harus melanjutkan perjuangan generasi terdahulu melalui ilmu, disiplin, dan semangat pengabdian. “Pemuda […]

expand_less