Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PA GMNI Usulkan Ali Sastroamidjoyo dan Dua Tokoh Lainnya Jadi Pahlawan Nasional

PA GMNI Usulkan Ali Sastroamidjoyo dan Dua Tokoh Lainnya Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) menyuarakan usulan agar Ali Sastroamidjoyo, Soegarda Poerbakawatja, dan Sri Soemantri dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Usulan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, yang menilai ketiga tokoh tersebut berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan ideologi negara melalui konsep empat pilar: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Abdy Yuhana menyebutkan, pengakuan terhadap ketiga tokoh ini sangat relevan, terutama dalam peringatan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November. “Bung Karno pernah menyampaikan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Penghargaan ini akan mengingatkan kita pada pentingnya persatuan, gotong royong, dan pengabdian yang tanpa pamrih,” ungkap Abdy di Jakarta, Sabtu (9/11).

Ali Sastroamidjoyo, yang lahir pada 21 Mei 1903, pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia selama dua periode. Selain aktif di Partai Nasional Indonesia (PNI), Ali juga dikenal sebagai sosok yang berjasa dalam memperkenalkan Indonesia di kancah internasional melalui Konferensi Asia-Afrika (KAA), yang merupakan tonggak penting dalam diplomasi global.

“Selain menjadi Perdana Menteri, Ali juga memimpin Indonesia di KAA, yang hingga kini diakui sebagai langkah strategis dalam memperkuat solidaritas negara-negara Asia dan Afrika,” lanjut Abdy.

Tidak hanya Ali, Soegarda Poerbakawatja (1899–1984) juga disebut memiliki kontribusi signifikan di bidang pendidikan. Abdy menjelaskan, Soegarda terlibat dalam pendirian sejumlah universitas besar, seperti Universitas Syiah Kuala di Aceh, Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, dan Universitas Cenderawasih di Papua. Perannya yang luas dalam dunia pendidikan menjadikan Soegarda sebagai tokoh yang layak dikenang.

Sri Soemantri, tokoh lain yang diusulkan, dikenal sebagai pakar hukum tata negara asal Tulungagung. Sri Soemantri merupakan Guru Besar Emeritus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan anggota Konstituante terakhir dari PNI yang wafat pada 2016. Menurut Abdy, kiprahnya dalam membangun dasar hukum negara menjadi alasan kuat untuk menyematkan gelar pahlawan kepadanya.

Abdy menambahkan, Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November merupakan momen untuk merefleksikan semangat perjuangan para pahlawan. Pertempuran di Surabaya yang menjadi latar sejarah Hari Pahlawan adalah simbol keberanian bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan. “Semangat itu yang kita harus jaga dan kembangkan, khususnya pada generasi muda,” ujarnya.

Tahun ini, Hari Pahlawan mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negrimu,” yang diharapkan dapat memperkuat kesadaran cinta tanah air. “Nilai-nilai keberanian, patriotisme, dan gotong royong adalah esensi yang tak boleh hilang,” tegas Abdy.

Usulan PA GMNI ini diharapkan mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk mempertimbangkan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ketiga tokoh tersebut. “Pemberian gelar ini bukan hanya penghargaan, melainkan juga bentuk penegasan atas kontribusi mereka dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tutup Abdy (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Lahadalia (tengah) di hadapan awak media seusai menyampaikan pidato politik dalam kegiatan Diklat Kader Muda Nasional AMPG di Jakarta, 16-18 Mei 2025.

    Bahlil Ajak Masyarakat Hentikan Rasisme dan Rawat Kebinekaan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk menghentikan segala bentuk rasisme dan diskriminasi yang masih muncul di ruang publik, termasuk di media sosial. Ia menegaskan, perbedaan warna kulit, bentuk tubuh, dan latar belakang daerah tidak boleh dijadikan bahan olok-olok maupun alat politik. “Sebenarnya kalau (meme yang) mengritisi […]

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan (Zulhas) . Sumber foto : Instagram @zul.hasan

    Zulkifli Hasan Bongkar Fakta Izin Tambang, : “Bukan Bahlil!”

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara soal sorotan publik terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait tambang nikel di Raja Ampat. Zulhas secara blak-blakan menyatakan bahwa Bahlil tak terlibat dalam penerbitan izin tambang tersebut. Pernyataan Zulhas disampaikan dalam forum Hari Kewirausahaan Nasional di Jakarta, Selasa (10/6), saat isu eksplorasi dan […]

  • Anggota Komisi II DPR RI, Mohammad Toha

    Alih Fungsi Sawah 554 Ribu Hektar, DPR Waspada

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Mohamad Toha, menyoroti serius maraknya alih fungsi lahan sawah produktif di Indonesia. Ia menanggapi pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, yang mengungkapkan bahwa sepanjang 2019 hingga 2025 telah terjadi alih fungsi lahan sawah seluas 554.000 hektar menjadi kawasan permukiman dan industri. Menurut […]

  • Peneliti studi pembangunan Fandi Ahmad

    Fandi Ahmad: Zulhas Jadi Menko Andalan Presiden Prabowo

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peneliti studi pembangunan Fandi Ahmad menilai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, merupakan salah satu tokoh kunci di pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, Zulhas menjadi sosok andalan Presiden Prabowo dalam menjalankan agenda prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan ekonomi desa. “Pak Zulhas salah satu Menko andalan Presiden. Ini menunjukkan kepercayaan […]

  • Nobar Persija vs Persib di Pejagalan Dibanjiri Ratusan Warga, Radian Azhar Apresiasi Peran TNI-Polri Jaga Kondusivitas

    Nobar Persija vs Persib di Pejagalan Dibanjiri Ratusan Warga, Radian Azhar Apresiasi Peran TNI-Polri Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta, Editoria.co.id – Suasana panas laga klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung ternyata tak memicu kericuhan di wilayah Pejagalan, Kecamatan Penjaringan. Kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di Balai Warga Kelurahan Pejagalan pada Minggu (10/5/2026) sore justru berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang dimulai sekitar pukul 15.45 WIB itu dihadiri kurang lebih […]

  • Ballon d’Or 2026 Digelar di London, Pertama Kali Tinggalkan Paris dalam Sejarah Penghargaan

    Ballon d’Or 2026 Digelar di London, Pertama Kali Tinggalkan Paris dalam Sejarah Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 28
    • 0Komentar

    London, editoria.co.id  – Malam penganugerahan Ballon d’Or 2026 dipastikan akan berlangsung di London, Inggris, pada 26 Oktober 2026. Keputusan tersebut menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya ajang penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu digelar di luar Paris, Prancis. Penyelenggaraan di London sekaligus menandai perayaan edisi ke-70 Ballon d’Or sejak pertama […]

expand_less