Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Negara Dinilai Langgar HAM Berat, PJI Soroti Penahanan Aktivis

Negara Dinilai Langgar HAM Berat, PJI Soroti Penahanan Aktivis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perempuan Jaga Indonesia (PJI) menuding negara telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam penanganan demonstrasi pro demokrasi Agustus 2025. Dari penangkapan sewenang-wenang hingga pembatasan hak menyusui bagi tahanan perempuan, deretan temuan PJI menyoroti praktik represif aparat yang dinilai mencederai prinsip keadilan.

Menurut PJI, unjuk rasa yang menewaskan 10 orang dan membuat satu orang dalam kondisi koma seharusnya menjadi perhatian serius negara. Namun, alih-alih membentuk tim investigasi independen, aparat justru sibuk memburu, menangkap, dan mengkriminalisasi puluhan aktivis, mahasiswa, hingga warga sipil.

“Negara bukan hanya gagal melindungi hak warganya, tetapi juga menambah penderitaan dengan memperlakukan aktivis secara tidak manusiawi,” ungkap PJI dalam keterangan resmi, Selasa (23/9).

PJI yang melakukan kunjungan ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri menemukan fakta mencengangkan. Para tahanan pro demokrasi mengalami berbagai bentuk pelanggaran hak, di antaranya:

  • Dilarang membawa alat tulis dengan alasan sepele, padahal menulis bisa menjadi cara mengurangi tekanan psikis.

  • Pembatasan kunjungan dengan aturan yang berubah sewaktu-waktu, membuat keluarga dan pengacara kesulitan bertemu.

  • Hak menyusui terampas, memutus akses bayi terhadap ASI dan menyalahi prinsip perlindungan anak.

  • Tidak ada pendampingan psikologis, meski banyak tahanan mengalami trauma berat.

  • Anak-anak ikut ditahan, bertentangan dengan UU Perlindungan Anak dan standar internasional.

Kasus yang paling disorot adalah penahanan warga hanya karena memiliki buku filsafat. “Di Jawa Timur ada yang ditangkap karena buku Marxisme karya Franz Magnis Suseno. Padahal buku itu justru mengkritik Marxisme,” ungkap PJI.

PJI menyebut tindakan represif aparat bukan sekadar pelanggaran prosedur hukum, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi.

“Ketika rakyat ditakut-takuti hanya karena membaca dan berpikir, itu tandanya demokrasi berada di ambang kehancuran,” ujar perwakilan PJI.

Lebih jauh, PJI menegaskan bahwa kriminalisasi atas dasar kepemilikan buku adalah inkonstitusional dan mencederai semangat mencerdaskan bangsa.

Untuk menghentikan praktik represif, PJI mendesak Presiden segera melakukan reformasi Polri dengan perspektif keadilan gender. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah lebih serius menangani masalah struktural seperti pengangguran, PHK massal, dan praktik KKN yang melemahkan rakyat.

“Stop proyek-proyek mercusuar yang hanya menambah ketimpangan. Fokuslah pada pemenuhan tuntutan rakyat agar keadilan sosial benar-benar terwujud,” tegas PJI (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo dalam rapat terbatas untuk membahas percepatan pembangunan Sekolah Garuda, bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Bapak Brian Yuliarto, beserta jajaran terkait di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber foto : Sekretariat Kabinet.

    Seskab Teddy : Masuk Sekolah Garuda Harus Lulus Uji Kompetensi Nasional!

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah memastikan semua anak Indonesia berpeluang merasakan pendidikan kelas dunia tanpa dipungut biaya melalui program Sekolah Garuda. Program ini dipastikan gratis sepenuhnya untuk siswa terpilih, tanpa memandang status sosial maupun ekonomi keluarga. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran […]

  • Mensesneg Prasetyo Hadi (Kanan)

    Presiden Minta Penataan Arsip Wilayah Demi Cegah Sengketa

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menekankan pentingnya penataan ulang arsip-arsip kewilayahan di berbagai kementerian dan lembaga negara untuk mencegah sengketa batas wilayah antarprovinsi. Hal ini disampaikan menyusul konflik administratif antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara atas empat pulau di wilayah perbatasan. “Ke depan harus kita rapikan semua arsip kita ini,” […]

  • Gubernur Bali I Wayan Koster dan Pecalang Bali.

    Koster Tegaskan Keamanan Bali Cukup dengan Pecalang dan TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    DENPASAR, CUPLIKAN.CO.ID — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa sistem keamanan Pulau Dewata telah kokoh dengan keberadaan institusi negara dan lembaga adat. Ia menyatakan Bali tidak membutuhkan organisasi masyarakat (ormas) yang justru membawa keresahan dan merusak ketertiban. “Keamanan Bali sudah ditangani secara utuh oleh Polri, TNI, serta sistem berbasis adat seperti Sipanduberadat dan Bankamda. Tak […]

  • Arief Rosyid (kanan) dan Ridwan Kamil (Kiri)

    Arief Rosyid: Demokrasi Indonesia Utamakan Persatuan Pasca Kontestasi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – M. Arief Rosyid Hasan, Dewan Pembina Relawan Kerja (RK) Ecosystem, menyampaikan selamat kepada pasangan Pramono Anung dan Rano Karno atas terpilihnya mereka sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pernyataan ini disampaikan melalui keterangan resmi pada Jumat (13/12), menyusul keputusan tim Ridwan Kamil – Suswono (RIDO) untuk tidak menggugat hasil pemilu ke […]

  • Hasan Nasrallah

    Reaksi Dunia atas Pembunuhan Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah oleh Israel

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Kelompok Hezbollah Lebanon telah mengonfirmasi kematian pemimpin mereka, Hassan Nasrallah, dalam serangan udara di markas bawah tanah kelompok tersebut dekat Beirut. Beberapa jam setelah Israel mengklaim telah membunuh Nasrallah yang berusia 64 tahun, Hezbollah yang didukung Iran pada Sabtu menyatakan bahwa pemimpin mereka “telah bergabung dengan para martirnya” dan berjanji untuk “melanjutkan […]

  • PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)

    SPTP Tingkatkan Kualitas Operator QCC Lewat Program Refreshment

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MAKASSAR, RADAIANTVOICE.ID – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melaksanakan Program Refreshment untuk operator Quay Container Crane (QCC) selama tiga hari, dari 28 September hingga 1 Oktober 2024, di Terminal Petikemas New Makassar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan keunggulan operasional dalam proses bongkar muat petikemas. Seiring dengan kemajuan teknologi […]

expand_less