Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Elon Musk Siap Reformasi Anggaran Pemerintah AS: “Uang Anda Terbuang Sia-Sia”

Elon Musk Siap Reformasi Anggaran Pemerintah AS: “Uang Anda Terbuang Sia-Sia”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMERIKA, CUPLIKAN.CO.ID – Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, berpeluang besar untuk mengisi posisi baru dalam kabinet jika Donald Trump kembali menduduki kursi presiden Amerika Serikat. Musk yang sering mengkritik pemborosan anggaran pemerintah, diproyeksikan akan memimpin “Departemen Efisiensi Pemerintah,” sebuah gagasan yang dicetuskan Trump untuk memangkas anggaran negara secara signifikan.

“Uang Anda terbuang sia-sia, dan Departemen Efisiensi Pemerintah akan mengatasi masalah ini,” ujar Musk pada kampanye Trump di Madison Square Garden, akhir pekan lalu sebagaimana dipetik dari Aljazeera.

Sikap Musk yang vokal mengenai anggaran negara menarik perhatian di tengah ketidakpuasan publik atas belanja pemerintah yang kerap dianggap tidak efisien.

“Kami akan membuat pemerintah berhenti mengganggu kehidupan dan dompet Anda,” kata Musk, merujuk pada niatnya untuk memotong anggaran sebesar $2 triliun, atau hampir sepertiga dari anggaran federal tahun lalu sebesar $6,75 triliun. Rencana ini diperkirakan akan memerlukan pemotongan di sektor sensitif seperti kesehatan, jaminan sosial, dan pertahanan, yang biasanya sulit dipangkas karena resistensi politik.

Dukungan Musk terhadap reformasi anggaran ini didasarkan pada ketidakpuasannya terhadap mekanisme pengeluaran pemerintah. Langkah ini menuai perhatian para ahli yang mempertanyakan efektivitasnya. Profesor Bruce Schulman dari Boston University menilai bahwa inisiatif reformasi seperti ini sering kali hanya menjadi “pertunjukan politik” tanpa dampak signifikan.

“Upaya-upaya ini lebih cenderung untuk pertunjukan politik daripada memberikan dampak nyata pada efisiensi anggaran,” jelas Schulman sebagaimana dilansir dari Aljazeera.

Masuknya Musk ke pemerintahan juga mengundang skeptisisme dari pakar etika John Pelissero dari Santa Clara University. Menurut Pelissero, Musk tidak memiliki pengalaman di sektor publik, yang bisa menghambat upayanya memimpin reformasi efisiensi pemerintahan.

“Tanpa pengalaman dalam pemerintahan, kredibilitasnya untuk memimpin departemen yang fokus pada efisiensi pemerintah patut dipertanyakan,” ujar Pelissero.

Selain itu, rekam jejak bisnis Musk sendiri tidak lepas dari kontroversi. Sejak mengakuisisi platform X (sebelumnya Twitter) dengan nilai $44 miliar, nilai perusahaan tersebut anjlok sekitar 80 persen karena ditinggalkan pengiklan. Perusahaannya, SpaceX, juga sempat ditegur oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) terkait dugaan pencemaran di sekitar markas mereka di Texas. Terlepas dari kontroversi tersebut, Musk tetap menjadi tokoh populer dalam bisnis dengan pengaruh yang kuat di dunia teknologi.

Musk bahkan mengaku siap menghadapi potensi risiko ekonomi akibat pemotongan besar-besaran anggaran. Ia menyetujui sebuah prediksi yang menyebut pasar akan mengalami “reaksi berlebihan” dan berpotensi tumbang  sebagai efek samping dari kebijakan tersebut. “Sounds about right,” jawab Musk menanggapi prediksi itu di platform X.

Selain masalah efisiensi anggaran, keterlibatan Musk dalam pemerintahan juga dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan, mengingat perusahaan-perusahaannya memiliki kontrak besar dengan pemerintah AS. SpaceX sendiri telah menerima lebih dari $15 miliar untuk proyek-proyek peluncuran satelit dan misi NASA.

“Musk sebaiknya mempertimbangkan untuk melepas asetnya di perusahaan-perusahaan tersebut sebelum masuk pemerintahan,” kata Pelissero sebagai saran.

Dengan posisinya sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh, pengaruh Musk diperkirakan tetap kuat dalam pemilu kali ini. Menurut Daniel Krcmaric, profesor ilmu politik dari Northwestern University, sumbangan besar Musk untuk kampanye Trump mencerminkan kekuatan elite bisnis AS dalam mempengaruhi politik.

“Semua taktik ini bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengarahkan pemilu sesuai dengan kepentingannya,” ungkap Krcmaric (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ariza Patria (Mantan Wakil Gubernur Jakarta)

    Turun ke Bawah, Strategi Kampanye RK-Suswono untuk Menangkan Pilkada Jakarta

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ariza Patria, sosok yang santer disebut-sebut ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Bacakada Jakarta, RK-Suswono, mengungkapkan, bahwa pendekatan kampanye pasangan ini akan fokus pada interaksi langsung dengan masyarakat. Dalam upaya memenangkan Pilkada DKI Jakarta, pasangan yang dikenal sebagai Rido ini akan banyak turun ke bawah untuk berdialog dengan warga dan mendengarkan keluhan serta […]

  • Marlinda Irwanti Poernomo saat menyampaikan pemaparan dalam Seminar Literasi yang digelar di Jakarta, pada Senin (25/11/2024).

    Marlinda Irwanti Usulkan Tiga Program Khusus Literasi Perempuan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Marlinda Irwanti Poernomo, Ketua Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) dalam sambutannya di acara Seminar Literasi bertema Meningkatkan Peran Perempuan dalam Membangun Budaya Literasi di Lingkungan Keluarga dan Komunitas, mengusulkan tiga program literasi perempuan yang diharapkan dapat terealisasi melalui anggaran APBN 2025. Program-program ini mencakup portal khusus literasi perempuan, pelatihan membaca nyaring, dan pojok […]

  • Politisi PDIP, Said Abdullah

    Said Abdullah Sesalkan Konflik Internal PBNU Terkait Isu Tambang

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Politikus PDI Perjuangan yang juga warga Nahdlatul Ulama (NU), Said Abdullah, mengaku sedih atas mencuatnya konflik internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ia menyayangkan jika benar polemik tersebut dipicu oleh persoalan pengelolaan tambang batu bara. “Suatu perkara duniawi yang sesungguhnya kecil sekali derajatnya untuk dijadikan sumber perpecahan,” ujar Said dalam keterangannya, […]

  • Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam acara Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa (10/6).

    Yandri Susanto: Desa Bisa Swasembada dari A sampai Z, Jangan Jadi Penonton!

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa-desa di Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pusat ketahanan pangan sekaligus kekuatan ekonomi mandiri, jika dikelola secara tepat dan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dalam acara Sharing Knowledge bertema Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa […]

  • Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono

    BHS Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PALEMBANG, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin, Sumatera Selatan, guna menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Carat yang menggantikan KEK Tanjung Api-Api. Menurutnya, lahan seluas 59,95 hektar yang telah tersedia cukup untuk memulai pembangunan. “Lahan yang ada sekarang sudah lebih dari cukup […]

  • Walikota Bogor, Dedie A. Rachim saat menjenguk siswa yang mengalami keracunan akibat MBG yang mengandung W.Coli dan Salmonella pada makanan yang dikonsumsi.

    Ngeri! Makanan Sekolah Mengandung E. Coli dan Salmonella!

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Fakta mengejutkan terungkap dalam insiden keracunan massal yang menimpa 223 siswa TK hingga SMA di Kota Bogor, Jawa Barat. Pemeriksaan laboratorium terhadap makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa menemukan kandungan bakteri berbahaya: Salmonella Typhosa dan E. Coli. Temuan ini dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, setelah […]

expand_less