Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Proses Akademis Bahlil Lahadalia Sesuai Aturan dan Mekanisme Perguruan Tinggi

Proses Akademis Bahlil Lahadalia Sesuai Aturan dan Mekanisme Perguruan Tinggi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta— Prof. Dr. Iswandi Syahputra, Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Yogyakarta, menanggapi isu seputar gelar Doktor yang diperoleh Bahlil Lahadalia dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI).

Menurut Prof. Iswandi, gelar tersebut sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku, berdasarkan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang menekankan prinsip pendidikan seumur hidup serta nondiskriminatif.

“Perguruan Tinggi tidak bisa menolak warga negara yang ingin menempuh pendidikan lanjutan. Setiap warga negara memiliki hak untuk melanjutkan studi di jenjang yang lebih tinggi,” ujar Prof. Iswandi.

Ia menjelaskan bahwa otonomi kampus PTNBH (Perguruan Tinggi Negara Berbadan Hukum) memungkinkan fleksibilitas dalam pengelolaan program studi, termasuk program lintas disiplin di jenjang pascasarjana.

Lebih lanjut, Prof. Iswandi menjelaskan bahwa program-program lintas disiplin, seperti yang diikuti Bahlil, bertujuan untuk memberikan solusi atas masalah kebangsaan.

“Ini sangat bagus karena mendekatkan perguruan tinggi dengan para pengambil kebijakan, seperti Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM,” tambahnya.

Menanggapi kritik yang menyebut gelar Doktor Bahlil sekadar formalitas, Prof. Iswandi melihat niat tulus Bahlil untuk benar-benar belajar.

“Jika dia hanya mengejar gengsi, dia bisa mendapatkan gelar Honoris Causa tanpa harus mengikuti kuliah. Namun, Bahlil memilih jalur reguler dan serius mengikuti pendidikan hingga ujian terbuka,” tegasnya.

Prof. Iswandi juga membantah tuduhan plagiarisme dalam disertasi Bahlil. Iswandi menyebut setiap disertasi pasti melewati pemeriksaan similarity dengan standar yang ketat.

“Jika ada yang meragukan, mereka mungkin tidak paham prosedur akademik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kritik yang tidak berdasarkan fakta justru lebih bersifat personal.

Prof. Iswandi juga mempertanyakan mengapa gelar Bahlil dipermasalahkan, padahal semua prosedur telah dilalui sesuai aturan. “Jika Bahlil diinvestigasi, apa yang sebenarnya ingin diinvestigasi?” tutupnya.

*Kembali ke Mekanisme Internal UI*

Hal senada juga disampaikan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, DR. Sofyan Syaf. Menurutnya, setiap perguruan tinggi memiliki metode dan mekanisme yang berbeda dalam program pascasarjana, terutama terkait jalur riset dan kuliah.

“Di program pascasarjana, ada banyak metode. Jalur kuliah dan riset di tiap perguruan tinggi berbeda. Ada yang satu atau dua semester, paling cepat tiga tahun, dan lama studi bergantung pada kemampuan mahasiswa,” jelas DR. Sofyan Ketika dihubungi Minggu (20/10).

Ia menambahkan bahwa jalur riset di program pascasarjana sering kali melibatkan jurnal riset yang diakui secara internasional dan memiliki mekanisme khusus.

Mengenai gelar Doktor yang diperoleh Bahlil Lahadalia dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI, DR. Sofyan menegaskan bahwa UI memiliki mekanisme tersendiri dalam mengelola program tersebut.

“Pak Bahlil itu mengikuti mekanisme di UI. Kita serahkan kepada UI untuk merespons. Memang ada kampus lain yang mempertanyakan, tapi kita harus arif dan bijaksana karena UI memiliki mekanismenya sendiri,” ujarnya.

DR. Sofyan juga menekankan pentingnya untuk tidak membandingkan proses pendidikan antarperguruan tinggi. “Menurut saya, jangan dibandingkan. Normal atau tidaknya, UI yang menentukan karena setiap perguruan tinggi punya mekanismenya masing-masing,” tegasnya.

Kedua pernyataan ini cukup penting di tengah perdebatan mengenai gelar akademik yang diperoleh tokoh publik dan perolehan gelarnya sering kali dipertanyakan oleh pihak luar kampus.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Lahadalia, Sari Yuliati dan Sarmuji beserta jajaran pengurus DPP Partai Golkar dalam acara Senam Partai di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (16/11) menyambut HUT ke-60 Partai Golkar.

    Golkar Siap Sambut Jokowi, Jendela Sampai Pagar Dibuka!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan sinyal terbuka bagi siapa pun tokoh nasional yang ingin bergabung ke partai berlambang pohon beringin itu, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini muncul menanggapi hangatnya isu keterlibatan Jokowi dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang belakangan santer dikaitkan dengannya sebagai calon ketua […]

  • Pager Explosion

    Akibat Ledakan Pager di Lebanon, Sistem Komunikasi Hezbollah Terganggu

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ledakan ribuan pager di seluruh Lebanon pada Selasa (17/9/24) kemarin, menyebabkan sembilan orang tewas dan ribuan lainnya terluka. Insiden ini mengungkap kerentanan serius dalam sistem komunikasi Hezbollah yang telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menghindari penyadapan Israel. Menurut Zeina Khodr, koresponden Al Jazeera yang melaporkan dari Beirut, ledakan ini tampaknya merupakan bagian dari serangan […]

  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti

    Mu’ti Akhiri Program Laptop Rp10 Juta Nadiem!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di era Menteri Nadiem Makarim memasuki babak baru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, akhirnya angkat bicara dan menegaskan bahwa program tersebut sudah tidak lagi dilanjutkan. “Programnya sudah tidak ada,” ujar Mu’ti singkat saat ditemui di Gedung SCTV Tower, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Ia menegaskan bahwa […]

  • Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)

    UNU Sebagai Daya Ungkit Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Oleh. Fathorrahman Fadli* JAKARTA, RADIANTVOICE.ID – Siapa yang berani mendebat jika kampus adalah sarana pendidikan yang strategis dalam membangun daya ungkit kemajuan bangsa. Kalau ada yang berani, silakan satu meja dengan saya. Yang penting orang itu mampu membangun argumentasi yang logis untuk membatalkan tesis di atas. Kemajuan bangsa di mana mana dibelahan dunia selalu saja […]

  • Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Martin Manurung

    RUU PPRT Jadi Sorotan, DPR Tegaskan Komitmen Perlindungan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah situasi demonstrasi yang mencekam di sekitar Gedung DPR RI, Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) di bawah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI tetap menunjukkan komitmen tinggi melanjutkan pembahasan. Panja RUU PRT menegaskan komitmen untuk memberikan perlindungan kepada Pekerja Rumah Tangga. Sikap ini diapresiasi Koalisi Sipil […]

  • Gambar adalah Ilustrasi

    Bukan Sekedar Bubarkan DPR

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmadie Thaha (Cak AT) Seorang anak bangsa bernama Affan Kurniawan, ojek online yang sehari-hari mengais rezeki di jalanan, akhirnya ditelan aspal Senayan, dilindas mobil rantis seberat 12 ton. Tragis, heroik, sekaligus ironis. Ia bukan mati di medan perang lawan penjajah, melainkan di depan Gedung DPR, gedung yang katanya rumah rakyat, tapi entah rakyat […]

expand_less