Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Diduga Ada Tenaga Ahli Fiktif, Mahasiswa Siapkan Laporan ke KPK, Akademisi Desak Gubernur Banten Beri Penjelasan

Diduga Ada Tenaga Ahli Fiktif, Mahasiswa Siapkan Laporan ke KPK, Akademisi Desak Gubernur Banten Beri Penjelasan

  • account_circle DDY
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan  – Pengelolaan anggaran belanja jasa tenaga ahli di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menjadi sorotan publik. Selain kenaikan anggaran yang terjadi secara berturut-turut sejak 2024 hingga 2026, kini muncul dugaan adanya tenaga ahli fiktif yang disebut tetap menerima honorarium dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten.

Isu tersebut mencuat di tengah kritik publik terhadap besarnya belanja tenaga ahli serta munculnya tulisan bertajuk “Mafia APBD” yang sebelumnya disuarakan kalangan mahasiswa melalui spanduk di sejumlah titik strategis di Kota Tangerang Selatan.

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Muhamad Cahya, menilai Gubernur Banten Andra Soni perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait polemik yang berkembang.

“Di tengah polemik yang terjadi dan derasnya kritik publik saat ini, seharusnya Gubernur Banten tampil memberikan penjelasan kepada publik, bukan malah menghindar. Masyarakat Banten hanya membutuhkan penjelasan dari gubernur,” ujar Cahya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (2/8).

Menurut Cahya, tata kelola pemerintahan di Banten harus dijalankan secara transparan dan bersih agar tidak membuka ruang terhadap praktik yang berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Banten harus bersih dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mengarah pada perilaku koruptif. Jangan sampai komitmen Banten bebas korupsi yang selama ini dikampanyekan Andra Soni hanya menjadi slogan, tetapi dalam praktiknya justru berujung pada persoalan hukum,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Jaringan Mahasiswa Banten (JMB) Jakarta, Kasman Guntoro, mengatakan pihaknya bersama sejumlah elemen mahasiswa tengah melakukan kajian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Provinsi Banten, termasuk dugaan penyimpangan anggaran belanja tenaga ahli.

“Saat ini kami mahasiswa Banten sedang fokus melakukan kajian mendalam terkait isu-isu di Banten,” kata Kasman saat ditemui di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Kasman menyebut hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain berkonsultasi, pihaknya juga akan meminta lembaga antirasuah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan penggunaan APBD, termasuk anggaran belanja tenaga ahli dan anggaran sewa hotel di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten.

“Selanjutnya kami akan datang ke KPK. Selain konsultasi, kami juga akan meminta KPK segera melakukan penyelidikan terhadap polemik kenaikan anggaran tenaga ahli, termasuk dugaan penyimpangan penggunaan APBD di Dindikbud Banten, salah satunya anggaran sewa hotel yang nilainya mencapai sekitar Rp3,7 miliar,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penelusuran JMB, tenaga ahli yang dibiayai melalui APBD tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan jumlah terbanyak berada di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Banten.

Kasman mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, terdapat dugaan sejumlah tenaga ahli tercatat menerima honorarium, namun diduga tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Dugaan kami, tenaga ahli fiktif itu salah satunya ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), dan setiap tahun menerima honor dari APBD. Kami nanti akan menyampaikan permohonan informasi terkait dugaan tersebut,” katanya.

Data anggaran menunjukkan belanja jasa tenaga ahli Pemprov Banten terus mengalami peningkatan. Pada 2024, anggaran untuk pos tersebut tercatat sebesar Rp38 miliar. Setahun kemudian meningkat menjadi Rp52,38 miliar atau naik Rp14,38 miliar. Sementara pada APBD 2026, alokasi anggaran kembali bertambah menjadi Rp55,47 miliar atau naik sekitar Rp3,09 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, anggaran belanja tenaga ahli Pemprov Banten meningkat lebih dari Rp17 miliar dalam kurun waktu dua tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Gubernur Banten Andra Soni maupun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin terkait dugaan tenaga ahli fiktif maupun polemik kenaikan anggaran tersebut.

Wartawan telah berupaya menghubungi kedua pihak untuk memperoleh konfirmasi. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kamala Harris

    Kamala Harris Menuntut Debat Kedua: Pemilih Berhak Melihat Pilihan Mereka

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    AMERIKA, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah debat presiden pertama yang sengit di Philadelphia, Kamala Harris menanggapi penolakan Donald Trump untuk mengikuti debat kedua dengan pernyataan keras di North Carolina. Harris menegaskan bahwa pemilih “berhak” untuk melihat debat tambahan karena besarnya kepentingan pemilihan mendatang. “Apa yang dipertaruhkan tidak bisa lebih penting,” kata Harris dalam rapat umum kampanye tersebut. […]

  • Tim Pansel Ombudsman RI

    Seleksi Terbuka Calon Anggota Ombudsman RI Dimulai

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mendaftar sebagai calon anggota Ombudsman Republik Indonesia periode 2026–2031. Seleksi ini resmi dimulai setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk lima tokoh sebagai Panitia Seleksi (Pansel), sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 57/P Tahun 2025 yang ditandatangani pada 3 Juni 2025. Wakil Menteri Sekretaris […]

  • Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrokhman.

    LBH Jakarta Soroti Gejala Autocratic Legalism di Parlemen

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menilai bahwa pernyataan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 17 Juni 2025 hanyalah salah satu contoh dari tren yang lebih besar dan mengkhawatirkan: menguatnya gejala autocratic legalism atau legalisme otoriter di dalam tubuh parlemen Indonesia. Dalam keterangannya, Direktur LBH Jakarta […]

  • Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa

    Erick Thohir Didesak Satukan Pemuda Indonesia

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengangkatan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) oleh Presiden RI langsung menuai sorotan. Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa, menegaskan bahwa tantangan utama Erick bukan hanya soal prestasi olahraga, melainkan juga tugas berat menyatukan pemuda Indonesia yang hingga kini masih terfragmentasi. “Agenda penyatuan pemuda harus menjadi […]

  • whatsapp image 2024 09 12 at 17.15.07

    Bamsoet: Politik Uang Merusak Demokrasi dan Meningkatkan Ketimpangan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti dampak buruk politik uang terhadap sistem demokrasi di Indonesia, yang menurutnya telah menjurus pada demokrasi komersialisasi dan kapitalisasi. Dalam orasi pada perayaan HUT ke-46 FKPPI, Bamsoet menjelaskan bahwa maraknya politik uang telah membuat demokrasi Indonesia terjebak dalam “demokrasi angka-angka.” Sudah bukan menjadi rahasia lagi, kata Bamsoet, […]

  • Usman M. Tokan

    Usman Tokan Puji Jokowi Tolak Jadi Ketum PPP

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Juru Bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Usman Tokan, memberikan tanggapan menyejukkan atas penolakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menolak wacana menjadi Ketua Umum PPP. Bagi PPP, penolakan Jokowi bukanlah penolakan politik biasa, tapi cerminan kedewasaan dalam memahami kultur partai. “Kami sangat menghargai sikap politik Pak Jokowi. Beliau sebagai mantan Presiden […]

expand_less