Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Program Makanan Bergizi Gratis Dinilai Belum Sentuh Esensi SDM

Program Makanan Bergizi Gratis Dinilai Belum Sentuh Esensi SDM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai masih perlu evaluasi dalam implementasinya. Meski dinilai memiliki niat baik, kebijakan tersebut disebut belum sepenuhnya menyentuh aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.

Pandangan itu disampaikan oleh Dzulkarnain Jamil, M.Sos., dalam diskusi publik bertajuk “Harmoni Silaturahmi dalam Bingkai Filosofis” yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ushuluddin UIN Sunan Ampel Surabaya di Resto Joss Gandos, Jemursari, Senin malam (27/10).

“Program MBG mungkin berhasil mengenyangkan perut, tetapi apakah ia melahirkan generasi emas 2045 yang kreatif dan inovatif? Tantangan kita hari ini bukan hanya soal pangan, tapi bagaimana mencetak pemikir-pemikir brilian di era kecerdasan buatan,” ujar Dzulkarnain.

Ia menegaskan bahwa orientasi kebijakan publik seharusnya tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan pada pembangunan kualitas manusia. Menurutnya, program seperti MBG perlu disinergikan dengan peningkatan pendidikan, literasi teknologi, dan pemberdayaan anak muda agar tujuan jangka panjang bangsa dapat tercapai.

“Kita harus kritis dalam menyikapi kebijakan pemerintah. Dalam setiap program, pasti ada sisi baik dan buruk. Tugas kita memperkuat yang baik dan memperbaiki yang lemah,” tambahnya.

Diskusi yang juga dihadiri puluhan mahasiswa dan aktivis muda itu menjadi wadah refleksi atas satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Para peserta aktif membahas peran generasi muda dalam memastikan kebijakan publik berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ketua Umum HMI Komisariat Ushuluddin, Ahmad Mustakim, menyebutkan bahwa pandangan kritis seperti yang disampaikan Dzulkarnain menjadi bukti bahwa mahasiswa tetap berperan sebagai pengawal moral dan intelektual bangsa.

“Kritik dari kalangan muda bukan bentuk penolakan, tapi kontribusi agar kebijakan publik semakin matang dan berpihak pada rakyat,” katanya.

Acara yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB itu ditutup dengan seruan agar generasi muda terus aktif mengawal kebijakan pemerintah secara objektif dan berbasis data (red).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rifqinizami Pilkada3

    Rifqinizami: Jangan Ada Kekosongan Hukum Pemilu Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai 2029 menuai respons serius dari DPR RI. Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizami Karsayuda, menegaskan bahwa ke depan diperlukan rumusan transisi hukum yang solid agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan dan legislasi, terutama menyangkut masa jabatan kepala daerah dan anggota […]

  • Para peserta Musyawarah Kelurahan Khusus dalam rangka pembentukan Koperasi Merah Putih Kelurahan Duren Tiga (Kompduta) yang berlangsung di Kantor Kelurahan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (31/5). Musyawarah ini diikuti oleh tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, pelaku UMKM, dan unsur pemerintah.

    Warga Duren Tiga Resmikan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi rakyat kembali bergema di tengah masyarakat urban. Hari ini, warga Kelurahan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, resmi mendirikan Koperasi Merah Putih Kelurahan Duren Tiga (Kompduta) dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang berlangsung demokratis dan penuh antusiasme. Kompduta merupakan bagian dari gerakan nasional membentuk 80.000 koperasi di seluruh […]

  • Rapat terbatas keempat yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 23 Juni 2025. Sumber foto : Sekretariat Kabinet.

    80 Ribu KopDes Siap Beroperasi, Prabowo Pasang Target!

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah bergerak cepat dalam merealisasikan janji penguatan ekonomi desa. Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Hambalang, Senin (23/6/2025), yang secara khusus membahas rencana pembangunan dan pengoperasian Koperasi Desa Merah Putih (KopDes) dalam skala nasional. Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa dari target 80.133 koperasi desa dan kelurahan, seluruh struktur […]

  • Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (kiri) dalam pertemuan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta pada Jum'at (17/1/2025) kemarin

    Kementrans dan Kemdiktisaintek Gandeng Tangan, Bangun Pendidikan di Transmigrasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kolaborasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan transmigrasi. Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi usai rapat kerja kedua kementerian di Jakarta, Jumat (17/1/2025). “Saya mendampingi Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dalam rapat kerja […]

  • NSL Dorong Keberpihakan Anggaran bagi Dosen dan PTS

    NSL Dorong Keberpihakan Anggaran bagi Dosen dan PTS

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta – Alokasi anggaran untuk tunjangan profesi dosen non-PNS dan dukungan bagi perguruan tinggi swasta (PTS) menjadi sorotan dalam pembahasan anggaran pendidikan. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nilam Sari Lawira (NSL), mengatakan alokasi tunjangan profesi dosen non-PNS yang baru mencakup 65.666 dosen selama 10 bulan. Padahal, sekitar 78 ribu dosen berhak menerima […]

  • Menkum: Pengguna Karya Jurnalistik untuk Kepentingan Komersial Wajib Bayar Royalti

    Menkum: Pengguna Karya Jurnalistik untuk Kepentingan Komersial Wajib Bayar Royalti

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah berencana memperkuat perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik melalui revisi Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dalam revisi tersebut, karya jurnalistik diusulkan secara tegas masuk sebagai objek hak cipta sehingga pemanfaatannya untuk kepentingan komersial harus mendapat izin dari pemegang hak dan disertai pembayaran royalti. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi […]

expand_less