Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » KPAI: Tindakan Suruh Anak Menggonggong Langgar Perlindungan Anak

KPAI: Tindakan Suruh Anak Menggonggong Langgar Perlindungan Anak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Aris Adi Leksono, menyayangkan tindakan salah satu orang tua siswa SMA Gloria 2 Surabaya yang memerintahkan seorang siswa untuk sujud dan menggonggong. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Aris di Jakarta, Kamis (14/11/2024).

Menurut Aris, tindakan tersebut tergolong kekerasan terhadap anak dan merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak. “Memerintahkan anak untuk sujud dan menggonggong adalah bentuk kekerasan psikologis yang tidak bisa dibenarkan dalam situasi apa pun,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa orang tua seharusnya tidak mengambil tindakan ekstrem seperti itu, meskipun merasa anaknya mengalami perlakuan tidak menyenangkan di sekolah. Aris mengingatkan agar setiap dugaan kekerasan antar peserta didik segera ditindaklanjuti dengan koordinasi antara orang tua dan pihak sekolah.

“Mestinya orang tua berkoordinasi dengan pihak sekolah jika ada dugaan anaknya menjadi korban kekerasan sesama peserta didik,” lanjutnya. Dengan adanya komunikasi yang baik antara orang tua dan sekolah, diharapkan masalah yang dihadapi anak dapat diselesaikan tanpa perlu menggunakan cara-cara yang tidak sesuai.

Aris juga menyoroti pentingnya respons cepat dari sekolah dalam menangani kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. Keterlambatan respon hanya akan memperburuk situasi dan bisa berdampak negatif pada kondisi psikologis anak.

“Selain orang tua, pihak sekolah juga harus bertanggung jawab dengan melakukan respon cepat dalam penanganan kasus seperti ini,” imbuhnya.

Tindakan yang melibatkan kekerasan fisik atau verbal terhadap anak tidak hanya merugikan perkembangan mental dan emosional anak tetapi juga dapat dikenai sanksi hukum. KPAI pun mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih bijak dalam menangani permasalahan anak di lingkungan sekolah.

Dengan adanya kasus ini, KPAI berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan mengingatkan pentingnya menjaga hak dan keamanan anak dalam setiap situasi (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

    Said Iqbal: Kenaikan PPN 12% Ancam Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025 sebagai kebijakan yang akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil dan buruh. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menurunkan daya beli, tetapi juga memperbesar kesenjangan sosial serta menjauhkan target […]

  • Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M.Qodari

    Bukan Hanya Simbol, Qodari Beberkan Fungsi Koperasi Desa!

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SRAGEN, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menegaskan bahwa koperasi desa bukan sekadar simbol kelembagaan, tetapi harus dijalankan secara profesional dan berbasis bisnis nyata. Menurutnya, pembiayaan koperasi ke depan harus ditopang oleh proposal bisnis yang matang dan layak secara ekonomi. “Koperasi desa mau maju? Harus punya kegiatan usaha yang nyata dan dibutuhkan […]

  • Haeny Relawati Rini Pujiastuti, Anggota Komisi VIII DPR RI

    Haeny Relawati Minta Pemerintah Waspadai Risiko Transisi Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah agar tidak meremehkan fase transisi tata kelola ibadah haji 2026 yang kini berpindah dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah (KHU). Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Haeny Relawati Rini Widyastuti, menilai proses peralihan ini menyimpan potensi risiko serius jika tidak […]

  • Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Fanta, Arief Rosyid.

    Arief Rosyid Gabung Golkar, Bawa Semangat Aktivis Muda

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid, resmi bergabung dengan Partai Golkar. Keputusan tersebut diumumkan pada Sabtu (28/6/2025), bersamaan dengan bergabungnya 150 aktivis muda dari kelompok Cipayung ke organisasi sayap Partai Golkar, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Dalam pernyataannya, Arief mengungkapkan bahwa langkah politiknya kali ini terinspirasi oleh Ketua […]

  • Sejumlah Pendemo di Nepal berhasil merampas senjata laras panjang milik Aparat Kepolisian dan Militer saat demonstrasi yang be rujung rusuh.

    Sejarah Operasi Rahasia CIA di Nepal Kembali Disorot Publik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    NEPAL, CUPLIKAN.CO.ID – Gonjang-ganjing politik terbaru di Nepal kembali menyeret nama Amerika Serikat (AS) dalam pusaran kecurigaan. Banyak pihak menilai dinamika pembubaran pemerintahan terpilih tak bisa dilepaskan dari jejak panjang keterlibatan Washington di negara Himalaya itu, yang sejak lama dipandang sebagai wilayah strategis dalam persaingan geopolitik. Jejak tersebut bukan sebatas rumor. Arsip-arsip yang kini dideklasifikasi […]

  • Chamad Hojin (Penulis/Voicer)

    Tantangan Humas di Era Post Truth, Algoritma dan AI

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : Chamad Hojin* Saat ini semua praktisi hubungan masyarakat atau public relations (Humas/PR) menghadapi tantangan dan dinamika yang luar biasa dalam mengelola reputasi kelembagaan atau perusahaan. Apalagi mereka yang menjaga dan mengelola reputasi kelembagaan pemerintahan dan politik. Sangat keras dan cepat pertarungannya dalam merebut simpati publik atau sebaliknya dalam merusak sebuah kepercayaan publik. Semua […]

expand_less