Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Muhammad Arief Rosyid Hasan : Silaturahmi, Gagasan, dan Cita-cita Perubahan

Muhammad Arief Rosyid Hasan : Silaturahmi, Gagasan, dan Cita-cita Perubahan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Di tanah yang pernah dilintasi pasukan Sultan Hasanuddin dengan gelegar semangat melawan kolonialisme, dan di antara batu-batu benteng tua Somba Opu yang masih menyimpan bau mesiu dan kenangan keberanian, Muhammad Arief Rosyid Hasan dilahirkan pada 4 September 1986. Kelak anak laki-laki itu akan menjelma bukan hanya sebagai pemimpin organisasi, tetapi juga penjelajah cita, pemanggul nilai, dan penjaga asa anak bangsa.

Arief tumbuh dalam rumah yang teduh di Sungguminasa, Gowa—tanah warisan Kerajaan Gowa yang penuh kehormatan dan sejarah. Ayahnya, Dr. Ir. H. Hasan Hasyim, M.Si, adalah lelaki berdarah bangsawan yang tak pernah jemu menimba ilmu, sementara ibunya, drg. Hj. Ratnawati Asaad, perempuan yang hangat dan bersahaja, adalah cerminan kasih tanpa batas dari darah Bugis, Arab, dan Jawa yang berkelindan dalam dirinya. Arief tumbuh dalam pelukan nilai-nilai luhur yang menyeimbangkan keuletan dan kelembutan, antara tegasnya prinsip dan lenturnya empati.

Sejak kecil, ia dikenal sebagai pengumpul teman dan penggerak pertemanan. Rumah masa kecilnya di Jalan Mawar tak pernah sepi dari tawa dan jejak sandal. Ia bukan sekadar anak yang pandai bergaul, tapi juga pemimpin geng kecil yang mengatur jadwal main bola, nonton TV, hingga bermain PlayStation. Jiwa kolektifnya tumbuh dari halaman rumah yang selalu terbuka bagi siapa pun, tak peduli latar belakang dan rupanya.

Di SMA Negeri 1 Sungguminasa, Arief menjelma menjadi remaja yang penuh warna. Sepak bola, musik, hingga komunitas geng motor bernama Kaizar mewarnai masa mudanya. Namun Kaizar bukan sekadar urusan mesin dan knalpot, melainkan tempat berlatih loyalitas, persaudaraan, dan mengelola perbedaan.

Keputusan masuk Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin seolah menjadi arah hidup yang jelas. Tapi jalan nasib sering kali punya simpang yang tak terduga. Arief jatuh cinta bukan pada anatomi atau fisiologi rongga mulut, melainkan pada dinamika organisasi dan perbincangan di tengah lingkaran diskusi. Dunia HMI menyambutnya dengan peluh dan gemuruh. Tahun 2004, ia mengikuti Basic Training, lalu menjabat Ketua Komisariat FKG dan kemudian Ketua BEM FKG Unhas. Langkah-langkah kecilnya di kampus mengantarkannya menapaki anak tangga panjang organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, HMI.

Di tengah riuh tugas kuliah dan tekanan laboratorium, Arief justru memburu buku-buku filsafat, sosial, dan politik. Ia memilih jalan sunyi yang jarang ditempuh mahasiswa kedokteran: jalan membaca dan berdialektika. Di kamar kecil kosannya di Palbatu, Jakarta Selatan, ukuran 3×3 meter, berjejal buku-buku dan pakaian, ia bertahan hidup dalam kesederhanaan. Seorang Ketua Umum PB HMI yang lebih memilih burjo dibanding restoran elit. Ia tak sedang menampilkan kesahajaan, tapi sungguh-sungguh menjalaninya.

Kegagalan di Makassar, saat ia mencalonkan diri sebagai Ketua Cabang HMI, tak membuatnya patah arang. Justru dari kekalahan itu, ia belajar menerima luka dan menjadikannya kekuatan. Tahun 2013, sejarah pun terukir: Arief terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar HMI lewat drama kongres yang menegangkan. Satu bulan penuh kongres HMI waktu itu berjalan dan mengalami perpindahan arena lokasi kongres sampai tiga kali. Kongres HMI, yang menurut sebagian kader dan alumninya, sebagai kongres terlama dalam sejarah HMI.

Terpilihnya Arief dalam Kongres HMI di GOR Ragunan itu adalah sebuah prestasi luar biasa yang membuyarkan stereotip bahwa anak kedokteran gigi tak bisa jadi jago diskusi, apalagi pemimpin nasional. Dimulai dari titik itulah, langkah Arief Rosyid semakin panjang.

Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), menggagas berdirinya ISYEF, forum pemuda masjid yang berpikir dan bertindak dalam semangat kewirausahaan. Ia ingin masjid tak hanya menjadi tempat bersujud, tapi juga bangkitnya ekonomi umat.

Tahun 2020, namanya menghiasi lembar-lembar media ketika ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank Syariah Mandiri. Setahun berselang, ia bergabung dengan Bank Syariah Indonesia. Tapi jabatan baginya bukan singgasana yang harus dipertahankan mati-matian. Tahun 2023, ia mundur karena menjadi Komandan Pemilih Muda dalam Tim Kampanye Prabowo-Gibran. Di sana, ia tak hanya membawa suara, tapi membawa visi.

Pada pertengahan 2024, ia resmi menyerahkan hidupnya kepada dunia politik secara lebih formal. Bergabung dengan Partai Golkar, langsung menerima Kartu Tanda Anggota dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Sosok Bahlil, yang juga datang dari jalanan perjuangan, menjadi inspirasi baginya. Arief merasa, jalan Golkar adalah jalan yang bisa ia isi dengan semangat HMI: membangun bangsa dari akar rakyat.

Meski telah menulis lima buku, menjadi komisaris, dan menjelma menjadi tokoh publik, Arief Rosyid tak pernah menjauh dari rumah. Rumah kecil di Gowa masih jadi tempat ia pulang, tempat teman-teman lamanya berkumpul saat Idul Fitri, dan tempat kenangan masa kecilnya tak pernah pudar. Ia hidup dalam irama silaturahmi, dari masa ke masa, dari lapangan bola hingga ruang rapat kementerian.

Muhammad Arief Rosyid Hasan adalah anak muda yang menolak hidup biasa-biasa. Ia mengubah jalan hidupnya dari kampus kedokteran gigi menuju ruang publik yang lebih luas. Dari rumah kecil yang riuh oleh sahabat, ia melangkah ke panggung besar bangsa dengan hati yang tetap sederhana, dan keyakinan bahwa perubahan lahir dari mereka yang berani mengambil jalan berbeda (*)

*Tulisan ini disarikan ulang dari buku berjudul Arief Rosyid Hasan : Komitmen Merawat Kebaikan

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joko Widodo dan Kaesang Pangerap, Ketua Umum DPP PSI yang juga anak Jokowi.

    Duel Bapak vs Anak di PSI, Jokowi dan Kaesang Masuk Bursa Ketum

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Drama politik rasa sinetron keluarga muncul di tubuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Presiden Joko Widodo dan putranya, Kaesang Pangarep, dikabarkan sama-sama masuk dalam bursa calon Ketua Umum PSI menjelang Pemilihan Raya partai tersebut. Adu kuat antara ayah dan anak? Atau justru duet dinasti demokratis? Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, William Aditya […]

  • Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi

    Menhub Dudy Perintahkan Percepatan Evakuasi Korban KMP Tunu

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan percepatan proses pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam (2/7). Instruksi tersebut disampaikan Menhub di Jakarta, Kamis (3/7), sebagai bentuk tanggapan cepat atas tragedi pelayaran yang menyita perhatian publik. “Saya turut prihatin atas kejadian […]

  • Gambar adalah ilustrasi

    AJI Indonesia Kecam Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis CNN

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam keras pencabutan kartu identitas liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Pencabutan kartu liputan tersebut dilakukan setelah Diana mengajukan pertanyaan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sesaat tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, […]

  • PM Malaysia, Anwar Ibrahim.

    Malaysia Kecam Agresi Israel, Serukan Keadilan untuk Iran

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, CUPLIKAN.CO.ID – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan kecaman tegas terhadap serangan Israel ke wilayah Gaza dan Iran, menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kemanusiaan dan hukum internasional. Dalam pernyataan resmi melalui akun media sosial X (dulu Twitter) miliknya pada Selasa malam (24/06), Anwar juga mengungkap isi komunikasi langsungnya dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian […]

  • Sekretaris Jendral DPP PA GMNI Abdy Yuhana

    PA GMNI Usulkan Ali Sastroamidjoyo dan Dua Tokoh Lainnya Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) menyuarakan usulan agar Ali Sastroamidjoyo, Soegarda Poerbakawatja, dan Sri Soemantri dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Usulan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, yang menilai ketiga tokoh tersebut berperan penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan ideologi negara melalui […]

  • Rumah Jabatan Anggota DPR RI

    Rumah Jabatan DPR Dihapus, Tunjangan Perumahan Disiapkan untuk Efisiensi

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretariat Jenderal DPR RI secara resmi menghapus fasilitas rumah jabatan untuk anggota DPR periode 2024-2029. Sebagai pengganti, anggota DPR akan menerima tunjangan perumahan setiap bulan. Kebijakan ini diumumkan melalui Surat Sekretariat Jenderal DPR nomor B/733/RT.01/09/2024 tertanggal 25 September 2024. “Anggota DPR RI periode 2024-2029 akan diberikan tunjangan perumahan dan tidak diberikan fasilitas […]

expand_less