Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Eddy Soeparno: Pemilu Terpisah Butuh Desain Tata Kelola Baru

Eddy Soeparno: Pemilu Terpisah Butuh Desain Tata Kelola Baru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap dampak sistem pemilu nasional dan daerah yang dipisahkan, sebagaimana diamanatkan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024.

Menurut Eddy, keputusan pemisahan waktu pelaksanaan pemilu—dengan jeda minimal dua tahun—tidak hanya berdampak pada aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga mengubah secara mendasar dinamika politik elektoral dan strategi pemenangan di lapangan.

“Putusan ini bukan hanya soal waktu, tetapi menyangkut desain ulang tata kelola pemilu secara keseluruhan. Harus dipikirkan ulang bagaimana strategi partai, pola kampanye, logistik pemilu, dan tentu saja konsekuensi biaya politik yang meningkat,” ujar Eddy dalam keterangannya, Jumat (27/6/2025).

Ia menilai, selama ini caleg DPR RI, DPRD provinsi, hingga kabupaten/kota saling menopang dan bekerja secara sinergis dalam pemilu serentak. Namun dengan skema pemilu terpisah, kerja kolektif itu tak lagi bisa dilakukan.

“Dengan sistem yang lama, ada efisiensi. Tapi dengan pemilu lokal dipisah, masing-masing caleg harus menanggung beban sendiri. Ini akan menaikkan biaya politik secara signifikan,” katanya.

Eddy juga menyoroti dampak lanjutan dari keputusan MK terhadap masa jabatan pejabat publik di daerah. Ia menyebut, PAN masih mengkaji skema perpanjangan jabatan kepala daerah dan DPRD yang otomatis menjadi dua tahun hingga 2031 sebagai transisi menuju pemilu lokal berikutnya.

“Ini bukan hanya soal legalitas, tetapi juga efektivitas. Apakah kepala daerah dan anggota DPRD yang diperpanjang akan tetap optimal dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya? Ini harus jadi perhatian bersama,” ujar Eddy.

Lebih jauh, ia meminta DPR dan pemerintah tidak terburu-buru dalam menyusun revisi Undang-Undang Pemilu, dan harus melibatkan partai politik serta masyarakat sipil dalam dialog terbuka dan inklusif.

“Putusan MK ini monumental. Maka proses penyusunan UU Pemilu yang baru harus betul-betul cermat, komprehensif, dan partisipatif. Jangan sampai justru menambah kebingungan dalam pelaksanaan pemilu di masa mendatang,” tegasnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Pemilu nasional—yang meliputi pemilihan presiden, DPR, dan DPD—harus dipisahkan dari Pemilu daerah, yang terdiri dari DPRD dan kepala daerah. Jeda minimal dua tahun ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan mencegah kelelahan pemilih maupun penyelenggara.

Namun bagi partai politik, tantangan baru juga muncul—dari soal kesiapan logistik, pembiayaan, hingga pembentukan mesin politik yang terpisah. Eddy berharap momentum ini bisa menjadi titik awal reformasi sistem pemilu Indonesia secara lebih mendalam.

“Pemisahan ini jangan hanya dianggap soal teknis, tapi sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki arsitektur demokrasi kita agar lebih kuat, transparan, dan efisien,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet saat menerima Dirut Jakpro Iwan Takwin di Jakarta, Jumat (28/3/25).

    Bamsoet: Formula E-Jakarta 2025 Tampilkan Teknologi Balap Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ajang balap mobil listrik dunia, Formula E-Jakarta 2025, siap digelar pada 21 Juni 2025 di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol. Kejuaraan ini akan menjadi panggung bagi debut mobil balap listrik generasi terbaru, Gen3 Evo, yang menghadirkan berbagai inovasi teknologi. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, menegaskan kesiapan Indonesia sebagai […]

  • Kereta Rel Listrik

    KRL Tanpa Subsidi, Bagaimana Daya Beli Masyarakat Terhadap Tarif Asli?

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah berencana mengubah skema subsidi untuk Kereta Rel Listrik (KRL) dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis penerima. Selama ini, masyarakat Jabodetabek menikmati tarif KRL dengan bantuan subsidi PSO, tetapi jika subsidi ini dihapus, daya beli masyarakat terhadap tarif asli KRL patut dipertanyakan. Saat ini, penumpang KRL hanya membayar Rp 3.000 […]

  • Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro.

    Fauzi Amro: Penundaan Tarif oleh Trump Pulihkan Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menilai penundaan kebijakan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai sinyal positif bagi stabilitas ekonomi global. Kebijakan ini disebut langsung berdampak pada penguatan indeks bursa saham dan nilai tukar rupiah yang sempat tertekan akibat ketidakpastian global. “Langkah ini patut diapresiasi. Setidaknya, memberi ruang […]

  • Irjen Pol. Prof. Dr. Chrisnanda Dwilaksana, M.Si.,

    Irjen Pol. Chrisnanda Dorong Smart Policing sebagai Solusi Era Digital

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam Dialog Peradaban bertema Polisi dan Peradaban yang diadakan Institute Peradaban di Perpustakaan Nasional, Rabu (2/10/2024), Irjen Pol. Prof. Dr. Chrisnanda Dwilaksana, M.Si., menyampaikan pentingnya penerapan Smart Policing untuk menghadapi tantangan era digital. Menurutnya, kepolisian harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar bisa merespons perubahan zaman yang semakin kompleks. Chrisnanda menjelaskan bahwa Smart […]

  • Borneo FC Perpanjang Kontrak Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan Hingga 2029

    Borneo FC Perpanjang Kontrak Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan Hingga 2029

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Samarinda, editoria.co.id  – Borneo FC Samarinda resmi mengamankan masa depan dua pemain pentingnya, Nadeo Argawinata dan Rivaldo Pakpahan, dengan memberikan perpanjangan kontrak hingga tahun 2029. Keputusan ini menjadi bagian dari langkah klub dalam mempersiapkan skuad menghadapi padatnya kompetisi musim 2026/2027. Kepastian tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Borneo FC pada Sabtu (13/6/2026). Klub berjuluk Pesut […]

  • Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ST.PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pidatonya di hadapan para rektor di Rusia, Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu produktivitas manusia, tetapi harus dikelola dengan bijak. “Saya mencermati bahwa perkembangan AI memang luar biasa, tapi juga berbahaya jika disalahgunakan,” ujar […]

expand_less