Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » KRL Tanpa Subsidi, Bagaimana Daya Beli Masyarakat Terhadap Tarif Asli?

KRL Tanpa Subsidi, Bagaimana Daya Beli Masyarakat Terhadap Tarif Asli?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah berencana mengubah skema subsidi untuk Kereta Rel Listrik (KRL) dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis penerima. Selama ini, masyarakat Jabodetabek menikmati tarif KRL dengan bantuan subsidi PSO, tetapi jika subsidi ini dihapus, daya beli masyarakat terhadap tarif asli KRL patut dipertanyakan.

Saat ini, penumpang KRL hanya membayar Rp 3.000 untuk 25 kilometer pertama, sementara tarif normal tanpa subsidi disebut-sebut mencapai Rp 25.000 per 25 kilometer.

“Ini bukan subsidi biasa, tapi PSO, yaitu tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan transportasi umum terjangkau bagi masyarakat,” ungkap Deddy Herlambang, pengamat transportasi sebagaimana dilansir Detik Finance.

Jika PSO dihapus, biaya perjalanan KRL akan memberatkan banyak penumpang, terutama mereka yang bergantung pada KRL sebagai moda transportasi utama.

“Biaya ini mencerminkan biaya operasional yang harus ditanggung penuh oleh penumpang jika subsidi ditiadakan,” jelas Deddy.

Pertanyaan yang muncul adalah apakah daya beli masyarakat Jabodetabek akan mampu menyesuaikan dengan tarif asli KRL? Mengingat banyak dari mereka adalah pekerja dengan penghasilan menengah ke bawah, kenaikan tarif akan berdampak signifikan terhadap pengeluaran harian mereka.

Selain itu, perubahan skema subsidi berbasis NIK juga dapat menimbulkan tantangan administratif. Apakah pemerintah siap mengelola data jutaan pengguna KRL dan memastikan subsidi tepat sasaran? Ini menjadi isu penting yang harus diantisipasi sebelum kebijakan ini diterapkan.

Deddy juga menambahkan bahwa jumlah penumpang mempengaruhi besar kecilnya subsidi yang diperlukan.

“Jika jumlah penumpang turun, seperti saat pandemi, biaya per penumpang akan meningkat, membuat subsidi lebih mahal untuk pemerintah,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas mewakili pemerintah dalam sidang uji formil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) di MK. Sumber foto : Istimewa.

    Pemerintah Bela Revisi UU TNI, Mahasiswa Gugat ke MK!

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah, melalui Menteri Hukum dan HAM yang mewakili Presiden Prabowo Subianto, hadir dalam sidang uji formil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Senin (23/6/2025). Dalam persidangan, pemerintah mempertanyakan legal standing atau kedudukan hukum para […]

  • Demo Agustus

    Negara Dinilai Langgar HAM Berat, PJI Soroti Penahanan Aktivis

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perempuan Jaga Indonesia (PJI) menuding negara telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam penanganan demonstrasi pro demokrasi Agustus 2025. Dari penangkapan sewenang-wenang hingga pembatasan hak menyusui bagi tahanan perempuan, deretan temuan PJI menyoroti praktik represif aparat yang dinilai mencederai prinsip keadilan. Menurut PJI, unjuk rasa yang menewaskan 10 orang dan […]

  • Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum

    Anas: Prabowo Harus Galang Dunia Akhiri Konflik

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, mengajak Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin langkah diplomatik global guna menghentikan perang yang tengah berlangsung. Melalui cuitan di akun X miliknya pada Minggu (22/6), Anas menyatakan bahwa tidak ada perang yang menguntungkan dunia dan menyebut anggapan bahwa perang bisa menciptakan perdamaian sebagai “cacat logika.” […]

  • Adies Kadir saat Memimpin rapat pleno bersama jajaran pengurus DPP Ormas MKGR untuk membahas susunan kepanitiaan Musyawarah Besar (Mubes), tempat dan waktu pelaksanaan. Sumber foto : Instagram @adies.kadir

    MKGR Buka Pintu untuk Jokowi dan Gibran Gabung Golkar

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wacana bergabungnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka ke Partai Golkar atau organisasi sayapnya kembali mencuat. Menanggapi isu tersebut, Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Adies Kadir, menyatakan kesiapan organisasinya menerima keduanya jika memang ingin merapat. MKGR merupakan salah satu dari tiga organisasi pendiri Partai Golkar […]

  • Pemerintah Indonesia saat melakukan dialog dengan rombongan dari Pemerintah Malaysia yang dipimpin PM Malaysia, Anwar Ibrahim. Sumber foto : Sekretariat Presiden.

    Prabowo-Anwar Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis Kedua Negara

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim menegaskan komitmen mereka untuk mempercepat dan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Malaysia, mencakup berbagai sektor strategis seperti ekonomi, pendidikan, budaya, hingga perdagangan dan riset teknologi. Pertemuan resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, menjadi simbol eratnya hubungan […]

  • Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Tembus US,1 Triliun

    Elon Musk Resmi Jadi Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Tembus US$1,1 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id  – Elon Musk kembali mencatatkan namanya dalam sejarah dunia bisnis dan teknologi. Pendiri Tesla, SpaceX, xAI, dan platform media sosial X tersebut resmi menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun, dengan total harta mencapai sekitar US$1,1 triliun menurut data Bloomberg Billionaires Index. Pencapaian ini menempatkan Musk jauh di atas para […]

expand_less